Jelang Akhir Desember 2024, Capaian Pajak Daerah Pekanbaru Tembus 96 Persen
INHILKLIK - Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru dari pajak, tembus 96 persen. Jelang akhir Desember 2024, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berhasil mengumpulkan Rp816 miliar dari target Rp850 miliar.
Realisasi pajak daerah hingga kemarin itu mencapai Rp816 miliar atau setara 96 persen dari target yang telah ditetapkan," ujar Kepala Bapenda Pekanbaru Alek Kurniawan, Jumat (27/12/2024).
Alek menyebut, secara year on year, realisasi pajak Kota Pekanbaru tumbuh sebesar 5,22 persen. Bahkan dia menyebut, angka ini diprediksi terus meningkat.
Kita masih ada beberapa hari kerja lagi tersisa sebelum akhir tahun, untuk menambah PAD Kota Pekanbaru dari pajak," katanya.
Dikatakannya, peningkatan ini setara dengan tambahan Rp40 miliar dari realisasi pajak tahun 2023 yang mencapai Rp783 miliar.
Mayoritas jenis pajak daerah yang dikelola Bapenda telah melampaui target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024. Dari sebelas jenis pajak yang dikelola, delapan di antaranya telah melampaui target yang ditetapkan.
Peningkatan PAD ini terjadi sejak 2022 lalu. Kinerja pajak daerah terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2021, realisasi pajak daerah baru mencapai Rp587 miliar akibat dampak pandemi.
Pada tahun 2019, realisasinya hanya mencapai Rp620 miliar. Namun, sejak tahun 2022 hingga sekarang, angka realisasi pajak daerah meningkat secara berurutan, Rp719 miliar pada tahun 2022, Rp783 miliar pada tahun 2023, dan hingga 24 Desember 2024 sudah mencapai Rp816 miliar.
Peningkatan ini setara dengan kenaikan 39 persen dibandingkan tahun 2021 dan 31 persen dibandingkan tahun 2019, sebelum pandemi melanda. Prestasi ini merupakan hasil dari kebijakan Pemko Pekanbaru melalui Bapenda dengan strategi yang disebut IED (Intensifikasi, Ekstensifikasi dan Digitalisasi).
Ia menjelaskan, intensifikasi merupakan kegiatan optimalisasi penerimaan pajak daerah terhadap objek dan subjek pajak yang telah tercatat. Kemudian ekstensifikasi merupakan perluasan objek dan subjek pajak di luar yang terdaftar dalam administrasi perpajakan.
Sementara digitalisasi adalah optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi perpajakan daerah.
"Implementasi strategi IED ini meliputi pendataan ulang dan pembaruan database perpajakan daerah, penguatan kualitas aparatur pengelola pajak daerah, pengembangan teknologi informasi untuk manajemen perpajakan, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, serta penyediaan layanan pajak daerah yang mudah dan terjangkau," jelasnya.
Dalam implementasinya, langkah-langkah praktis yang dilakukan meliputi pembaruan database perpajakan, peningkatan kualitas aparatur melalui pelatihan, pemanfaatan teknologi informasi seperti aplikasi Smart Tax Pekanbaru dan penyediaan layanan digital untuk pembayaran pajak.
Pihaknya pun optimis capaian positif dari pajak ini akan terus meningkat hingga akhir tahun 2024.**
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
TEMBILAHAN — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Na.
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
TEMBILAHAN — Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) .
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
TEMBILAHAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) memperc.
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
INHILKLIK.COM - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau melakukan kunjugan .
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
TEMBILAHAN- PT Guntung Idamannusa (GIN), anak usaha Musim Mas Group, kembali menunjukkan komitmen.
Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
KAMPAR, RIAU – Asap yang terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dipasti.
iKlik Network







