PILIHAN
Sekda Inhil Buka Acara Sosialisasi Perlindungan Anak
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, Said Syarifuddin membuka secara resmi sosialisasi perlindungan anak dari tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh pusdatin puandri, Kamis (13/10/2016).
Kegiatan yang digelar di gedung wanita Inhil ini dihadiri langsung oleh ketua pusdatin Inhil Zulaikhah Wardan serta menghadirkan narasumber dari ketua Pustadin Puanri Riau, pisikolog dan tokoh agama dan 200 orang peserta dari guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak.
Dalam sambutannya, Sekda Inhil menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga yang sering kali menjadi objek atau sasaran dari tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak hanya kaum perempuan saja, tetapi anak juga seringkali bisa menjadi korban.
Padahal sejatinya, lanjut Said lagi, anak merupakan karunia dan amanah Tuhan sekaligus generasi penerus cita-cita bangsa yang harus dijaga dan dilindungi, serta tumbuh kembangnya sejak dini juga merupakan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara.
"Setiap anak selama dalam pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan deskriminasi, eksploitasi baik ekonomi maupun seksual. Penelantaran kekejaman, kekerasan termasuk kekerasan seksual, penganiayaan, ketidakadilan dan perlakuan yang salah lainnya sebagaimana yang termasuk pada pasal 13 ayat 11 UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," jelasnya.
Tidak hanya itu Sekda Inhil juga menyampaikan, dalam proses tumbuh kembang anak, sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor baik biologis psikis sosial, ekonomi maupun kultural yang kemudian bisa berdampak pada tidak terpenuhinya hak-hak anak sebagaimana semestinya akibat dari kehilangan hak-hak itu.
"Oleh karena tidak memiliki arah yang telat, maka banyak pula anak-anak mulai bersinggungan bahkan melakukan tindakan yang melawan hukum seperti pencurian, perkelahian dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan," tutupnya (Adv)
Kegiatan yang digelar di gedung wanita Inhil ini dihadiri langsung oleh ketua pusdatin Inhil Zulaikhah Wardan serta menghadirkan narasumber dari ketua Pustadin Puanri Riau, pisikolog dan tokoh agama dan 200 orang peserta dari guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak.
Dalam sambutannya, Sekda Inhil menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga yang sering kali menjadi objek atau sasaran dari tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak hanya kaum perempuan saja, tetapi anak juga seringkali bisa menjadi korban.
Padahal sejatinya, lanjut Said lagi, anak merupakan karunia dan amanah Tuhan sekaligus generasi penerus cita-cita bangsa yang harus dijaga dan dilindungi, serta tumbuh kembangnya sejak dini juga merupakan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara.
"Setiap anak selama dalam pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan deskriminasi, eksploitasi baik ekonomi maupun seksual. Penelantaran kekejaman, kekerasan termasuk kekerasan seksual, penganiayaan, ketidakadilan dan perlakuan yang salah lainnya sebagaimana yang termasuk pada pasal 13 ayat 11 UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," jelasnya.
Tidak hanya itu Sekda Inhil juga menyampaikan, dalam proses tumbuh kembang anak, sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor baik biologis psikis sosial, ekonomi maupun kultural yang kemudian bisa berdampak pada tidak terpenuhinya hak-hak anak sebagaimana semestinya akibat dari kehilangan hak-hak itu.
"Oleh karena tidak memiliki arah yang telat, maka banyak pula anak-anak mulai bersinggungan bahkan melakukan tindakan yang melawan hukum seperti pencurian, perkelahian dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan," tutupnya (Adv)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








