PILIHAN
PT MAS Cemari Sungai di Pelalawan, Masyarakat Adat Hentikan Aktifitas
![]() |
| Aktifitas nelayan kerumutan saat sungai ini belum tercemar./Istimewa/Riaueditor |
"Sejak PKS PT MAS ini hadir, warga mulai takut-takut untuk beraktivitas disungai, takut terkena zat kimia yang berbahaya," ungkap Arifin.
Arifin dan masyarakat adat lainnya tidak menampik atas masuknya para investor berinvestasi di wilayah Petalangan, hanya saja mereka dituntut untuk menghormati hak-hak masyarakat adat.
"Kita selama ini dengan tangan terbuka menerima para investor yang berlabuh di negeri ini, dengan catatan mereka juga harus menghormati tatanan dan kehidupan masyarakat adat disini," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tambun, Hendri T menyayangkan selama ini hanya masyarakat yang mencoba membuka diri dan menerima keberadaan perusahaan.
"Dengan niat baik kita mencoba untuk membangun komunikasi dengan perusahaan, namun celakanya, mereka tidak punya niat baik sama sekali. Jangankan mengucap salam, menebar senyum pun tidak, yang ada justru menebar limbah beracun di negeri kami," sebut Hendri.
Sementara itu, saat dikonfirmasi ke manajemen PKS PT MAS, melalui manajernya Syukur mengakui bahwa jarak PKS dengan sungai Kerumutan amat dekat.
Syukur yang mengaku telah berhenti bekerja di PT MAS ini dengan gamblang dan jujur mengakui bahwa limbah PKS memang di buang ke sungai Kerumutan.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PKS PT MAS bernama Gunawan, saat dihubungi ponselnya ke nomor 085264073xxx, tidak aktif.
Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pelalawan, Syamsul, mengaku akan mengumpulkan data lapangan terkait laporan pencemaran limbah PKS PT MAS.
"Dalam waktu dekat kita akan pantau dan turun langsung ke lokasi PKS tersebut," ujarnya. (zul)
Sumber: Riaueditor.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








