PILIHAN
Dokter Keluarkan Kerangka Janin Usia 36 Tahun dari Perut Perempuan India
![]() |
| Ilustrasi/shutterstock |
Perempuan 60 tahun itu hamil ketika berusia 24 tahun, tetapi ia mengalami keguguran karena janinnya berkembang di luar rahimnya, kata dokter itu kepada kantor berita AFP, Senin (25/8/2014).
Perempuan itu, yang berasal dari sebuah daerah pedesaan miskin di India tengah, ketika itu takut menjalani operasi untuk mengeluarkan jenazah janin tersebut. Ia hanya mencari obat di sebuah klinik lokal untuk menghilangkan rasa sakit.
Walau secara bertahap mereda, rasa sakit itu muncul lagi beberapa tahun kemudian. Hal itu memaksa perempuan tersebut mencari bantuan medis di sebuah rumah sakit di India barat, kata Murtaza Akhtar. "Dia datang pada kami dan mengeluh sakit di bagian perut," kata Akhtar.
Para dokter merasa ada sebuah benjolan di perut kanan bagian bawah perempuan itu dan cemas bahwa itu mungkin kanker. Namun, pemeriksaan lanjutan dan pemindaian mengungkapkan adanya sebuah kalsifikasi (massa padat hasil endapan atau konversi yang menjadi kalsium karbonat atau beberapa senyawa kalsium yang tidak larut lainnya).
"Setelah kami melihat hasil pemindaian, reaksi pertama kami adalah 'apa yang sedang kami hadapi?' Itu benar-benar sebuah kerangka padat yang terbungkus kantung kalsifikasi," kata Akhtar. "Seorang perempuan 60 tahun dengan janin yang berbaring di perutnya selama 36 tahun adalah sebuah keajaiban medis. Ini sesuatu yang kami belum pernah dengar."
Para dokter mencari literatur medis dan menemukan seorang perempuan di Belgia yang telah mempertahankan jenazah janin selama 18 tahun setelah mengalami kehamilan di luar rahim. Kasus di Belgia itu merupakan yang terpanjang yang mereka bisa temukan dalam catatan medis.
Kehamilan di ektopik terjadi ketika telur dibuahi di luar rahim, biasanya di tuba falopi.
Sebuah tim dokter di Nagpur berhasil melakukan operasi untuk mengangkat massa padat yang terdapat di antara rahim, usus, dan kandung kemih perempuan itu. "Ia terkejut ketika kali pertama tahu apa yang terjadi. Namun, kini ia baik-baik saja dan sedang memulihkan diri," kata Akhtar. (AFP/Kompas)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








