PILIHAN
Waduh, Melemahnya Harga CPO Malaysia Berimbas ke Riau
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Drs H. Zulher MS, Selasa (05/08/2014) menyebutkan penurunan harga TBS ini imbas dari pelemahan nilai jual CPO. Pasalnya, harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak hingga Oktober 2014 turun hingga 0,92% ke tingkat harga 2263 RM/ton atau melemah 21 RM/ton.
Pelemahan nilai jual CPO Malaysia dilandasi oleh rilis data ekspor minyak sawit Malaysia yang turun di akhir juli 2014. Berdasarkan data Intertek Testing Services, ekspor CPO Malaysia turun hingga 2,8 persen ke level 1,35 juta ton sepanjang Juli lalu.
"Jadi, penurunan ekspor malaysia itu berimbas kepada nilai jual CPO Indonesia"ujar Zulher.
Namun Zulher yakin penurunan ini merupakan dampak dari perdagangan global. "Perdagangan CPO itu sangat Liquid (cair), jadi bisa berubah tergantung kepada issue pada saat tertentu. Namun setiap penurunan/kenaikan tidak pernah signifikan dan cenderung stabil"sambung Zulher optimis.(syawal/bertuahpos)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







