PILIHAN
Dikerubungi Pengemis, Gubernur Riau Marah-marah
![]() |
| Gubernur Riau Annas Maamun saat dikerubungi pengemis (foro:Banda/Okezone) |
Pantauan di lapangan, saat kejadian Gubernur Riau mengenakan baju koko rwarna putih dengan kopiah putih. Saat baru menuruni tangga mesjid terbesar di Riau ini, dia sudah ditunggu belasan pengemis yang terdiri dari anak-anak, orangtua, dan orang cacat.
Begitu politikus Golkar ini datang, mereka langsung menengadahkan tangan. Ada yang juga menggunakan ember kecil untuk meminta sedikit rezeki dari sang gubernur berusia 75 tahun, ada juga yang menengadahkan kedua tangannya.
Semula Gubernur Riau hanya menatap para pengemis yang mengebunginya itu. Namun Annas kemudian mengambil sejumlah uang dari saku celana. Begitu Gubernur terlihat memagang sejumlah uang pecahan Rp50 ribu, para pengemis semakin merangsek mendekati Annas dan jumlahnya semakin banyak.
"Pak saya minta pak," kata salah satu pengemis sambil mengadahkan ember kecilnya ke tangan Annas yang diikuti sesama pengemis lainnya, Jumat (11/7/2014).
Kondisi itu sempat sedikit riuh. Dikerubuti pengemis, wajah Annas pun memerah. Dia lalu berkata keras kepada para pengemis yang mengitarinya itu. Bahkan terlihat Annas Maamun mendorong sejumlah ember kecil milik para pengemis di depannya.
"Tak usah, tak usah kalau gitu (tidak jadi memberi uang)," kata Annas dengan nada keras, sambil kembali memasukan kembali uang pecahan Rp50 ribu kedalam sakunya.
Melihat Gubernur marah, para pengemis mulai surut. Namun sebagian tetap menengadahkan tangan berharap belas kasihan Annas Maamun. Melihat Annas Maamun dikebungi, salah satu ajudan Gubernur Riau meminta para pengemis pergi. "Sudah, sudah (meminta pergi)," kata ajudan.
Sementara Annas Maamun terus berlalu tanpa menghiraukan para pengemis yang tetap mengiba. Bahkan terlihat beberapa pengemis mengejar Annas sampai mobil dinas yang di parkir di halaman Masjid Annur. Namun perjuangan para pengemis sia-sia, Gunernur Riau tidak mau memberikan apapun dan meninggalkan mereka pergi.
"Ini gara-gara orang dua itu, ribut kali dan mendesak-desak. Jadi Pak Gubernur marah. Jadi kita tidak dapat rezeki," keluh salah satu pengemis wanita sambil menunjuk dua pengemis lainnya. (Sindonews)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








