PILIHAN
Penyelidikan Kebakaran Riau Mengarah Perusahaan
![]() |
| Seorang petugas pemadam kebakaran minum dari galor air, setelah lelah berusaha memadamkan kebakaran lahan dan hutan di Siak, Riau, (4/3). Kebakaran lahan dan hutan menyebabkan polusi udara di beberapa propinsi di Sumatera. Oscar Siagian/Getty Images |
Penyelidikan mencari penyebab kebakaran tersebut, kata dia, membutuhkan proses yang cukup panjang. Polisi tidak bisa bergerak sendiri, sebab untuk urusan kebakaran lahan butuh kordinasi dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup dan melibatkan saksi ahli.
Saat ini polisi sudah menetapkan 28 tersangka pembakar lahan, sebanyak 21 kasus sudah dalam penyidikan, sementara tujuh kasus lagi masih dalam penyelidikan termasuk satu korporasi yakni PT Nasional Sagu Prima (PT NSP) di Kepulauan Meranti. "Satu perusahaan sudah dalam penyelidikan, polisi juga sudah turunkan saksi ahli," katanya.
Komandan Satgas Penanganan Bencana Asap Brigadir Jendral Agus Irianto Penyebutkan, tim pemadam api menemukan titik api di 12 lahan milik perusahaan di sejumlah wilayah Riau. Dalam pantauan udara masih terlihat api yang menyala serta ada beberapa titik api yang sudah padam, namun masih mengeluarkan asap. Kepemilikan lahan itu diketahui setelah dilakukannya pemetaan oleh Dinas Kehutanan Riau. (baca : Kabut Asap Malaysia Bukan dari Riau)
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau menyebutkan, kebakaran lahan di konsesi perusahaan merupakan suatu kelalaian dari perusahaan dalam menjaga lahan konsesi yang sudah diberi izin oleh negara. Lebih mendasar lagi, dia menambahkan, kebakaran lahan tidak terlepas dari tata kelola sektor kehutanan dan perkebunan yang buruk dari negara.
Menurut Riko, 80 persen lahan konsesi di Riau yang diberi izin oleh negara merupakan gambut dalam. Padahal, gambut merupakan lahan yang sangat sulit untuk dijaga, apalagi melakukan land clearing tanpa pengawasan. "Kalau ada kelalaian kejadiannya ya terbakar," kata dia. | tempo
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








