PILIHAN
Kabar Ada `Naga Raksasa`, Warga Ramai Kunjungi Retakan Misterius
![]() |
| Retakan Tanah Misterius di Jepara (Liputan6.com/Edhie Prayitno Ige) |
Mereka datang untuk menyaksikan kabar bahwa adanya 'ular raksasa' yang terus bergerak menyambut Imlek. Karena tak ada rambu peringatan maupun pembatas, warga leluasa berdiri hingga tepi retakan sepanjang 250 meter dengan kedalam 10 meter itu.
Kepala Desa Sukodono, Sagiman menyatakan, sejak 3 hari terakhir, warga yang penasaran dengan kondisi tanah retak terus berdatangan. Tidak hanya warga sekitar lokasi, warga dari desa lain bahkan luar kota pun datang menyaksikan langsung.
"Padahal di lokasi itu sangat berbahaya karena sewaktu-waktu tanah masih bisa longsor. Selain kondisi tanah yang labil, tidak ada rambu peringatan atau tali pembatas jarak aman," ujar Sagiman di lokasi, Jepara, Jumat (31/1/2014) sore.
Pantauan Liputan6.com, warga yang datang bisa mengabadikan lewat kamera foto berdiri bergerombol di bibir retakan tanah. Jika hujan turun, tanah masih longsor terutama yang di sebelah selatan.
Sagiman menambahkan, hingga saat ini, tanah retak tersebut belum ditinjau oleh pihak berkait. Baik dari tim ahli maupun dari pemerintah Kabupaten Jepara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, kata Sagiman, hanya sekali meninjau lokasi retakan tanah.
"Sekali ditinjau itu dulu waktu awal-awal. Hanya diperintahkan untuk memasang gawang bambu agar kalau ada pergerakan tanah bisa diketahui kemana arahnya. Kalau dari tim ahli belum ada yang datang," tambah Sagiman.
Sementara itu, mereka yang datang ke lokasi mengaku penasaran dengan keberadaan naga raksasa besar. Cerita dari mulut ke mulut yang beredar di masyarakat, retakan tanah itu lantaran bertepatan dengan tahun baru Imlek. Sehingga tanah membentuk retakan besar memanjang lurus.
"Katanya ada naga raksasa yang bertapa, terus bergerak sehingga tanahnya retak seperti ini. Tapi saya kok tidak lihat naga yang banyak diceritakan banyak orang itu," kata Novie salah satu pengunjung. | lp6c
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








