PILIHAN
Inhil Masuk Daftar Rawan HIV/AIDS
| Foto Ilustrasi (Int) |
Kabupaten Inhil merupakan target penjangkauan informasi dan layanan informasi akses layanan kesehatan terbesar kedua setelah Kota Pekanbaru. Pernyataan ini disampaikan Ketua Advocacy, Awareness dan Community Development, Bangun Desa Payung Negri (BDPN) Inhil Zainal Arifin Hussein, baru-baru ini.
Menurut Zainal, guna menjalankan tugas dan fungsinya dalam memerangi bahaya penyebaran HIV/AIDS, BDPN tidak akan mampu bekerja sendiri, karenanya diperlukan adanya kerjasama dengan beberapa stackholder terkait dan peran aktif masyarakat.
“Inhil dengan total client sebesar 31.961 orang menjadi target kedua setelah Kota Pekanbaru. Dengan kerja yang tidak ringan ini, demi suksesnya memerangi penyebaran HIV/AIDS, tentunya BDPN membutuhkan dukungan dari semua pihak terkait,” ujarnya.
Bantuan itu di antaranya, khusus kepada mitra kerja BDPN yaitu Komisi Penanggulangan Aids (KPA), Dinas Kesehatan (klinik VCT) untuk dapat meningkatkan koordinasi dan kerjasama baik dalam hal pelayanan informasi ke pihak luar maupun pada saat di lapangan.
"Kemudian kepada seluruh instansi anggota Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Indragiri Hilir, kami harapkan dapat meningkatkan program dan mengalokasikan dana sebagai wujud dan langkah nyata partisipasi pada program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Indragiri Hilir," ucapnya.
Untuk DPRD Inhil, khususnya Komisi IV diminta, memberikan perhatian lebih serius dan mendorong SKPD dan lembaga yang tergabung dan terlibat langsung program ini dapat mengalokasikan dananya dan mendukung pendanaan bagi lembaga non pemerintah (LSM) termasuk perusahaan BUMN, BUMD dan perusahaan swasta yang beroperasi di Wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, diharapkan mendukung dan bekerja sama memberikan kontribusi jelas dan nyata.
“Selama empat tahun sejak 2009 BDPN belum pernah mendapatkan dukungan hibah maupun program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS yang bersumber dari APBD Kabupaten Indragiri Hilir. Ke depan, karena Global Fund hanya mendukung program hingga 2015, kami berharap, Pemda mampu melanjutkan dan mendukung program ini secara maksimal, demi keselamatan masyarakat,” harapnya. (*)
Source: haluanriaupress.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







