PILIHAN
Studi: Air di Bumi Berasal dari Tabrakan Asteroid ?
| Ilustrasi asteroid berukuran raksasa menghantam permukaan Bumi [foto ilustrasi] (starryskies.com) |
Melansir Space, Minggu 27 Oktober 2013, temuan baru itu didapat oleh tim peneliti setelah mempelajari meteorit Tagish Danau yang jatuh ke Bumi pada Januari tahun 2000 lalu. Meteorit itu dikenal sebagai jenis batuan chondrite karbon yang berasal dari asteroid yang ada di antara Mars dan Jupiter.
"Dengan menggunakan mikroskop elektron kami mengamati partikel kecil magnetik di meteorit tersebut dan menemukan adanya unsur kristal koloid," kata Yuki Kimura, pemimpin penelitian dari Tohoku University.
Kemudian, tambah Kimura, kristal-kristal itu terbentuk dan bertransisi menjadi air setelah mengalami perubahan dari es ke uap. Itu menunjukkan curah air di induk asteroid mulai menghilang pada tahap awal pembentukan Tata Surya.
"Dari hasil analisis kami, kandungan air di Bumi dipasok oleh asteroid pada periode awal terbentuknya planet ini, sekitar 4,6 miliar tahun lalu. Jadi, bukan pada tabrakan asteroid besar yang terjadi pada ratusan juta tahun lalu," kata Kimura.
Dia menambahkan, dari hasil analisis membuktikan bahwa induk asteroid telah kehilangan sebagian besar kandungan air setelah mengalami tabrakan dengan Bumi.
"Sementara asteroid yang menabrak Bumi pada beberapa ratusan juta tahun lalu itu relatif sudah kering dari kandungan air (sebelum menabrak Bumi)," ujar Kimura.
Penelitian lainnya juga mendukung temuan ini. Sebuah makalah yang diterbitkan di Jurnal Science mengungkapkan bahwa air di Bulan dan Bumi berasal dari sumber yang sama.
Sederhananya, pada 4,5 miliar tahun lalu ada sebuah asteroid yang menabrak Bumi kemudian menyebarkan puing-puingnya ke Bulan.
"Analisis lebih lanjut perlu dilakukan untuk mencari tahu molekul-molekul apa saja yang terbentuk pada awal terciptanya Tata Surya," tutup Kimura. (*)
Source: viva.co.id
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







