PILIHAN
Masih Ingat Reza, Bocah Kecil Asal Tembilahan yang Tubuhnya Terbakar 6 Bulan Lalu? Begini Kondisinya Sekarang
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Tubuhnya memang masih kecil, namun
keinginan hidupnya jauh lebih besar dari ukuran tubuhnya. Dialah Reza,
bocah tiga tahun asal pesisir Inhil yang harus menahan sakit pasca
tubuhnya terbakar 6 bulan yang lalu.
Dulu, Reza sama dengan bocah-bocah seumurannya, memiliki wajah yang
lucu, namun sejak peristiwa kebakaran menimpanya, 50 persen tubuhnya
menjadi mengeriput dan memerah.
Sejak enam bulan lalu, hingga kini, bocah yang berasal dari Desa Kuala
Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Riau itu harus menjalani
perawatan rutin.
Sang ibu, Dewi (22) menceritakan kisah tragis yang dialaminya itu,
dimana tepat enam bulan lalu, ia dan dua buah hatinya terlelap tidur.
Kemudian tiba-tiba, ia merasakan panas yang luar biasa, dan ketika ia terbangun, tangan sebelah kirinya sudah terbakar.
Tidak hanya itu, ia melihat dua anaknya pun ikut dilalap api yang diduga berasal dari lampu teplok.
"Malam itu, kami cuma bertiga, bapaknya pergi melaut. Mungkin lampu
yang diletak tak jauh dari kelambu disenggol kucing, jadi mengakibatkan
kebakaran," cerita ibu dua anak itu, Jumat (17/6/2016) saat menemani
Reza menjalani perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan.
Pertolongan pun langsung dilakukan, karena kondisi yang sangat parah, kedua anaknya di rujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan.
Karena jauhnya perjalanan menggunakan speedboat, anak pertamanya yaitu
kakak Reza yang berumur lima tahun, Putri Sarisa Lestari tidak bisa
diselamatkan. Ia menghembuskan nafas terakhir ketika masih di
perjalanan.
"Baru sampai Sungai Piring, kakaknya sudah meninggal. Kondisi dia lebih
parah dari Reza, seluruh tubuhnya terbakar," tambah Dewi istri dari
seorang nelayan itu.
Akhirnya, Reza pun bisa diselamatkan. Setelah berbulan-bulan menjalani perawatan, Reza diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit.
"Kata dokter, tunggu kering dulu kulitnya, baru diobatin lagi. Jadi
setelah beberapa bulan, baru kita lanjutkan lagi pengobatannya,"
lanjutnya.
Saat ini, Reza masih menjalani pengobatan, seperti pantauan GoRiau.com,
walaupun matanya tidak bisa menutup meskipun sedang tidur dan kedua
belah tangannya membengkok, ia tetap ceria dan sekekali bernyanyi di
ruangan anak RSUD Puri Husada Tembilahan.
"Makacih," ujar Reza kepada salah saorang ibu yang ditemuinya di Rumah Sakit karena memberikannya sebungkus air teh hangat. (net/riauair/grc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








