Sungai Guntung Punya Pasar Megah Puluhan Milyar, Tapi Tak Difungsikan, Pedagang Berjualan di Badan Jalan
INHILKLIK.COM, KATEMAN - Sangat disayangkan, Sungai Guntung Kecamatan Kateman memiliki pasar megah berlatai dua namun tidak dimanfaatkan sejak mulai dibangun tahun 2006, bangunan yang menelan anggaran APBD Inhil sebesar 13 Milyar lebih itu seakan terbuang sia-sia.
Pantauan Inhilklik.com dilapangan bangunan yang berdiri permanen itu kini dimanfaatkan menjadi tempat tinggal oleh warga. Hampir seluruh bagian bangunan pasar terisi penuh, mulai lantai dasar hingga ke lantai dua, terutama ruang yang telah disekat-sekat yang awalnya akan difungsikan sebagai kios.

Kondisi bagian dalam Pasar untung
Sedangkan lapak terbuka, contoh saja lapak sayur dan daging, kondisinya sangat kotor tidak terurus serta diselimuti debu. Terlebih lagi pada bagian lantai yang sudah dilapisi keramik itu hampir diseluruh bagian sudah tampak retak dan pecah.
Camat Kateman, Marlis Syarif ketika dikonfirmasi media ini terkait terbengkalainya bangunan pasar guntung tersebut mengungkapkan dirinya sangat menyayangkan. Bukan tidak ada keinginan untuk memanfaatkannya, namun Marlis menyampaikan pihaknya (pemerintah kecamatan) tidak memiliki wewenang karena ada persoalan mendasar dengan berbagai pihak terkait.

Kondisi lapak terbuka pasar sungai guntung
Karena tidak ada tempat, para pedagang memilih berjualan disepanjang badan jalan DAM ditepi laut disepanjang pasar Sungai Guntung sehingga terlihat kumuh dan terkesan tidak tertata.
“Jika saja proses pembangunan pasar itu tidak ada masalah, sudah dari dulu saya pindahkan para pedagang ke sana,” kata Marlis mengesalkan, Minggu (29/5/2016).
Untuk sekedar mengingatkan, Bangunan pasar guntung ini dibangun melalui anggaran tahun jamak APBD Inhil TA 2006 – 2009 senilai Rp 13 Milyar lebih.
Anggota DPRD Inhil asal daerah pemilihan Empat (Kateman - Belengkong - Pulau Burung), Edy Gunawan alias Asun ketika diminta tanggapannya juga turut menyayangkan karena tidak dimanfaatkannya pasar Guntung tersebut.

Pedagang membuka kios dan bejualan di badan jalan DAM pasar sungai guntung
Sebagai putra daerah asal Kateman, politisi PKB tersebut diberbagai kesempatn baik rapat hearing dengan SKPD terkait maupun rapat paripurna pandangan Komisi dan Fraksi selalu persoalan ini disampaikan kepada Pemda agar pasar Sungai Guntung jadi perhatian serius karena tidak sedikit dana yg sudah dihabiskan, namun hingga saat ini pasar tersebut masih terlihat seperti bangunan tua yang tak terurus.
"Ini kan sangat disayangkan, masyarakat guntung sudah sekian tahun menunggu tapi tidak ada juga realisasinya. dan tak ada jalan lain kepada Pemda segera melakukan audit dan segera dioerbaiki bangunan yang rusak serta segera difungsionalkan," ungkap Asun, Senin (30/05/2016). (Ard)
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







