Perawat ini Bantu Tahanan Lari, Lalu Berhubungan Intim di Hotel

Sabtu, 10 Maret 2018 - 17:08:12 WIB
Perawat ini Bantu Tahanan Lari, Lalu Berhubungan Intim di Hotel

iNHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang petugas kesehatan yang bekerja di Klinik Kejiwaan Birmingham, Inggris, melakukan hubungan seks di hotel dengan tahanan, setelah dia membantunya melarikan diri. Dilansir dari Mirror, Danielle Wyatt (30), memesan hotel dengan Edward Morey, sehari setelah dia memberi penjaga slip saat menerima perawatan medis.

Pasangan ini memesan sebuah hotel di Leamington Spa, yang dibayar Wyatt, dan berhubungan seks.

Selama sebulan, asisten perawatan kesehatan dan Morey - yang dipenjara karena pencurian - pergi berbelanja ke tempat-tempat seperti Coventry, Walsall, Gloucester dan Dudley.

Pasangan itu akhirnya tertangkap setelah polisi menghentikan mobilnya, dan menemukan Morey di kursi penumpang.

Wyatt, dari Stonecroft Avenue, Rubery, mengaku membantu Morey untuk melarikan diri dari tahanan dan diberi hukuman dua tahun, diskors selama dua tahun.

Pengadilan Tinggi Birmingham mendengar Morey telah menjalani hukuman tujuh tahun, karena serangkaian pencurian. Namun telah dipindahkan ke klinik kejiwaan Reaside karena masalah merugikan diri sendiri.

"Wyatt bekerja di bangsal yang merawat Morey dan jelas bahwa ada hubungan diam-diam antara mereka," kata Aliya Rashid, jaksa penuntut.

Morey dikawal ke Rumah Sakit Queen Elizabeth oleh empat anggota staf Reaside, setelah melukai tangannya pada 25 November di tahun 2016.

Borgolnya dilepas saat dia memasang plastercast, dan dia melarikan diri saat dibawa ke bus mini yang sedang menunggu.

Morey memanggil taksi dan menggunakan telepon pengemudi untuk berbicara dengan Wyatt, dan mengatur untuk menemuinya di Morrisons di Rubery. Demikian terungkap di pengadilan.

Keesokan harinya, Wyatt dan Morrey, memesan sebuah hotel di Leamington Spa, yang dibayar Wyatt.

Selama sebulan, pasangan ini melakukan perjalanan ke tempat-tempat seperti Coventry, Walsall, Gloucester dan Dudley.

Namun pada 21 Desember, polisi menghentikan Wyatt di pusat kota Birmingham saat mengendarai Peugeot, dengan seorang penumpang yang diketahui adalah Morey. Keduanya ditangkap.

Jaksa Rashid mengatakan, napi tersebut dikembalikan ke penjara namun tidak dituntut lagi karena kondisi mentalnya.

Ketika menanyai Wyatt, dia telah jatuh cinta pada Morey dan telah memberinya nomor ponselnya, sehingga dia bisa meneleponnya dari telepon umum di Reaside.

Dalam kalimat yang lewat perekaman, Stephen Campbell berkata, "Sementara Anda bekerja, sayangnya, ada perkembangan apa yang berhubungan dengan hubungan yang tidak profesional."

Namun dia mengatakan, bahwa dia menerima Wyatt telah rentan pada saat kejadian tersebut dan menderita kegelisahan dan depresi.

Hakim memerintahkannya untuk menyelesaikan 100 jam kerja tanpa bayar dan membayar biaya £250.

Namun dia mengatakan, dia juga menerima bahwa pada awalnya dia tidak menyadari bahwa Morey telah lolos, dan telah memperhitungkan bahwa dia telah kehilangan kariernya.

Pengacara Wyatt, Arvind Sharma mengatakan, bantuan Wyatt terbatas dan mengatakan bahwa Morey juga pergi ke rumah orang lain.

Dia mengatakan, sebuah ikatan telah terbentuk di antara mereka setelah dia mengalami kesulitan pribadi.

"Dia rentan dan naif dan terlibat, meski dia menilai lebih baik dan akhirnya mengambil terlalu banyak," katanya.

sumber: rakyatku

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Ahad, 18 Maret 2018 - 23:03:08 WIB

Cemburu, Pacar Cekik Mahasiswi Keperawatan di Tempat Tidur

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Long Islander Haley Anderson (22), mahasiswi keperawatan Universitas Bingha

Kamis, 25 Januari 2018 - 23:44:37 WIB

Remas Payudara Pasien Cantik Saat Dibius, Perawat Pria di Rumah Sakit National Hospital Resmi Dipecat

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Adanya dugaan pelecehan seksual terhadap pasien bernama Widya sudah ditangg

Selasa, 07 Maret 2017 - 15:49:15 WIB

Sempat Menjalani Perawatan, Napi Yang Tertembak Ini Akhir nya Meninggal Dunia

INHILKLIK.COM, JAMBI - Saat kerusuhan terjadi di Lapas Kelas IIA Jambi, Rabu (1/3/2017) malam yang l