Trump Setujui UU yang Mendukung Pemrotes Hong Kong, China Marah

Kamis, 28 November 2019 - 22:53:30 WIB
Trump Setujui UU yang Mendukung Pemrotes Hong Kong, China Marah

INHILKLIK.COM, WASHINGTON - Presiden AS pada hari Rabu (27/11/2109) menandatangani undang-undang kongres yang mendukung para pemrotes di Hong Kong.

Undang-undang baru itu disetujui dengan suara bulat oleh Senat AS dan kurang satu anggota parlemen di DPR pekan lalu.

Isinya mewajibkan Departemen Luar Negeri untuk meninjau Hong Kong setiap tahun, dan menentukan apakah wilayah itu mempertahankan otonomi yang cukup, sesuai ketentuan perdagangan AS yang menguntungkan.

Itu juga mengancam pemberlakuan sanksi terhadap pejabat yang dianggap bertanggung jawab atas pelanggaran HAM di Hong Kong.

"Saya menandatangani RUU ini untuk menghormati Presiden Xi, China, dan orang-orang Hong Kong. Mereka diberlakukan dengan harapan bahwa Pemimpin dan Perwakilan China dan Hong Kong akan dapat menyelesaikan perbedaan mereka secara damai untuk perdamaian jangka panjang. dan kemakmuran untuk semua, "kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Tapi Undang-undang itu membuat China marah.

"Ini adalah campur tangan murni dalam urusan dalam negeri China," kata kementerian luar negeri Cina, Kamis (28/11/210(, beberapa jam setelah RUU tersebut ditandatangani oleh Trump. 
“RUU ini, yang telah dikecam oleh semua orang China, termasuk rekan senegaranya, Hong Kong, penuh dengan prasangka dan kesombongan. Itu memperlakukan Hong Kong dengan intimidasi dan ancaman,” tambah pernyataan itu.

"Kami ingin memberi tahu Amerika Serikat bahwa Hong Kong adalah Hong Kong China dan bahwa urusannya murni urusan dalam negeri China ... Rencana AS akan gagal."

Pemerintah Hong Kong juga mengatakan "sangat menentang dan menyesali" undang-undang tersebut. Mereka menilai bahwa itu akan merusak hubungan kota itu dengan AS, serta mengganggu urusan internal Hong Kong.

Itu juga diyakini akan mengirimkan sinyal yang salah kepada para pengunjuk rasa.

Selain Undang-udang itu, Kongres AS juga telah meloloskan RUU kedua, yang melarang ekspor amunisi pengendalian massa, seperti gas air mata, semprotan merica, peluru karet dan pistol setrum, ke polisi Hong Kong.

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat, 21 Juni 2019 - 23:41:45 WIB

Trump Batalkan Serangan Udara ke Iran Pada Menit Terakhir

INHILKLIK.COM, AMERIKA SERIKAT - Amerika Serikat (AS) berencana untuk melancarkan serangan terh

Selasa, 19 Februari 2019 - 23:31:22 WIB

Gaya Pidato Donald Trump Hampir Mirip Nazi

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengecam pidato Presiden Amerika Serika

Sabtu, 25 Agustus 2018 - 23:29:32 WIB

Trump Perintahkan Pengurangan Bantuan ke Palestina Rp 2,8 Triliun

INHILKLIK.COM, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan lebih dari $200 juta atau s

Senin, 16 Juli 2018 - 23:08:02 WIB

Pangeran Charles dan William Menolak Bertemu Donald Trump

Ratu Inggris bertemu Donald Trump sendirian karena Pangeran Charles dan Pangeran William dilaporkan

Senin, 16 Juli 2018 - 22:57:32 WIB

11 Kali Donald Trump Memuji Vladimir Putin

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Presiden Donald Trump dikenal dengan mulut 'kasar' dan telah mengat

Ahad, 17 Juni 2018 - 23:54:37 WIB

Trump Pamer Mobil Canggihnya ke Kim Jong Un

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump beberapa waktu lalu melakukan pertem