• Senin, 31 Agustus 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

Puluhan Ribu Karyawan Freeport Terancam Menganggur

Redaksi

Senin, 06 Maret 2017 09:12:00 WIB
Cetak
Puluhan Ribu Karyawan Freeport Terancam Menganggur
Wilayah pertambangan terbuka Freeport di Timika, Papua. (ANTARA/Muhammad Adimaja)

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Krisis perusahaan tambang PT Freeport Indonesia, hingga kini belum berakhir akibat belum terwujudnya kesepakatan dengan pemerintah. Jika kondisi ini terus berlanjut, diperkirakan akan berdampak sangat luas.

Ribuan orang asli Papua yang menjadi karyawan Freeport terancam terkena pemutusan hubungan kerja. Simon Patrice Morin, salah satu tokoh masyarakat Papua, turut menyikapi kondisi yang terjadi saat ini antara PT Freeport dengan Pemerintah.

"Ada sekitar 32 ribu karyawan Freeport orang Indonesia, baik yang langsung maupun tidak (sub), di antaranya ada 4.000 orang Papua yang menjadi karyawan langsung, mereka akan dirumahkan bila krisis terus berlanjut," ujar Simon di Papua, Senin, 6 Maret.

Menurutnya, situasi yang kini terjadi sangat berdampak luas, terutama terhadap ekonomi secara nasional maupun lokal. Ia berharap pemerintah harus memiliki solusi yang tepat menjawab krisis yang kini terjadi.

"Ada dua rumah sakit yang memberikan layanan gratis khususnya kepada dua suku di lokasi tambang, ada juga ratusan anak yang mendapat beasiswa sekolah. Semua terancam tidak beroperasi dan dihentikan, jika krisis Freeport terus berlanjut," ucapnya.

Dampak lain, menurutnya, perekonomian masyarakat di Kabupaten Mimika akan anjlok drastis. "Banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari beroperasinya Freeport, akan terkena imbas ekonomi," kata Morin yang juga dikenal sebagai tokoh Partai Golkar.

Saat ini, tambahnya, utang para karyawan Freeport di berbagai bank juga sangat banyak. "Untuk Bank Papua saja ada sekitar Rp500 milliar yang dipotong dari asuransi para karyawan, belum bank lain, jika ditutup tidak bisa dibayangkan bagaimana kondisi ekonomi masyarakat," tuturnya.
 
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua akan kehilangan pendapatan jutaan dolar pertahunnya. "Ada dana sekitar US$2 juta yang tinggal di Timika dan Provinsi, itu dari royalti dan pajak-pajak lainnya," ungkapnya.
 
Menurut Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, sudah ribuan pekerja lokal Freeport yang dirumahkan dan puluhan
tenaga asing dipulangkan ke negaranya.

"Ada 1.069 karyawan yang sudah dirumahkan dan 44 tenaga asing dipulangkan ke negaranya baik di Amerika, Australia dan negara lain, akibat krisis yang terus berlanjut," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua Yan Piet Rawar, Senin, 6 Maret.

Sebagai diketahui, Freeport melakukan rasionalisasi, karena belum ada kesepakatan dengan pemerintah terkait ijin. "Freeport ngotot kesepakatan kontrak karya dituntaskan dulu, sedangkan pemerintah mau izin tambang khusus yang diberlakukan. Ini yang terus jadi polemik berimbas pada PHK karyawan," ujarnya.

Menyikapi kondisi yang terjadi, Pemerintah Provinsi Papua telah mengambil  langkah-langkah, agar PHK dilakukan sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan.

"Kami Sedang mempersiapkan regulasi sehingga dapat memberikan layanan ketenagakerjaan yang baik, artinya jika suatu waktu terjadi pemutusan hubungan kerja maka harus dilakukan sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial," ucapnya. (yan/viva)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PT GIN dan Kelompok Tani Ternak Satria Meranti Panen Perdana Ayam Kampung, Dorong Ekonomi Masyarakat Tanjung Simpang
30 Agustus 2026
Semarak MOKA 2026, STIKes Husada Gemilang Sambut Generasi Baru Sekaligus Peringati Dies Natalis ke-5 dan Maulid Nabi
29 Agustus 2026
PT GIN Bergerak Bersama Masyarakat Cegah Karhutla di Desa Binaan
26 Agustus 2026
Pemenang Program GERAK (Gerakkan Transfer Antar Rekening) di Agen BRILink
22 Agustus 2026
Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
22 Agustus 2026
Ayun Bapukung: Warisan Budaya Suku Banjar di Indragiri Hilir yang Ternyata Bermanfaat Bagi Kualitas Tidur Bayi
21 Agustus 2026
Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
14 Agustus 2026
Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
04 Agustus 2026
LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
01 Agustus 2026
Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove
26 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Semarak MOKA 2026, STIKes Husada Gemilang Sambut Generasi Baru Sekaligus Peringati Dies Natalis ke-5 dan Maulid Nabi
  • 2 PT GIN Bergerak Bersama Masyarakat Cegah Karhutla di Desa Binaan
  • 3 Pemenang Program GERAK (Gerakkan Transfer Antar Rekening) di Agen BRILink
  • 4 Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
  • 5 Ayun Bapukung: Warisan Budaya Suku Banjar di Indragiri Hilir yang Ternyata Bermanfaat Bagi Kualitas Tidur Bayi
  • 6 Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
  • 7 Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network