Harga Gas Elpiji 3kg Melambung, Mahasiswa Di Merangin Sebut Pemkab Tutup Mata
INHILKLIK.COM, MERANTI - Melambungnya harga LPG (elpiji) 3 Kg hingga mencapai Rp45 ribu Kg per tabung, membuat masyarakat di Kabupaten Merangin resah. Tidak hanya karena harga yang naik tajam, kadangkala sulit didapat alias langka.
Menyikapi hal kelangkaan LPG bersubsidi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Merangin, Kamis (23/3/2017) menggelar aksi demo. Demo dimulai dengan berorasi di simpang empat Kantor Bupati Merangin, meski menggangu lalulintas namun aksi ini berjalan tertib. Kemudian menuju Dinas Koperindag dan berakhir di Kantor Bupati Merangin.
HMI Cabang Merangin terkait dengan kelangkaan LPG 3 Kg itu menduga, terjadinya pembiaran dari Pemerintah Kabupaten Merangin (Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan). “Seakan-akan tutup mata terhadap harga yang dijual dan pengoplosan oleh pangkalan, “ katanya.
Himpunan Mahasiswa Islam ini juga menduga adanya pembiaran Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin saat ada distribusi yang tidak tepat sasaran. Selain itu kurangnya upaya pemerintah Kabupaten Merangin dalam menambah kuota tabung gas, dan lebih miris lagi adanya dugaan permainan oknum pejabat pemerintah dengan pangkalan terhadap harga.
Terkait hal itu, HMI Cabang Bangko, mendesak pemerintah daerah Kabupaten Merangin agar, mencabut izin pangkalan yang berani menjual harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), apalagi berani mengoplos. Membuat Peraturan Bupati (Perbup) atau semacamnya agar PNS dan masyarakat yang berpenghasilan tinggi tidak memakai gas LPG 3 Kg. “ Secepatnya menambah kuota tabung LPG 3 Kg dan menindak oknum pejabat pemerintah yang berani memainkan harga LPG 3 Kg," ujar Ketua Umum HMI Cabang Bangko, Eka Putra Caniago.
Sementara Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Junaidi, SIP ditemui sejumlah wartawan mengatakan, penyebab kelangkaan karena kebutuhan LPG 3 Kg yang semakin meningkat sementara kuota yang ada tetap.
“Kebutuhan kita (LPG 3 Kg) sekitar 185.000 tabung sementara kuota hanya 98.000 tabung. Dan kita sudah berupaya untuk menambah kuota ke Menteri ESDM, “ tegasnya.
Menurut Junaidi, pihaknya telah merekomendasikan sejumlah pangkalan untuk ditindak karena diketahui menjual LPG 3 Kg ditas Harga Eceran Tertinggi.
"Setidaknya ada 4 pangkalan yang kita rekomendasikan untuk ditindak oleh distributor LPG 3 Kg karena menjual di atas HET," tandasnya. (sc)
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
TEMBILAHAN - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. Eko Radhippa, MM, menegaskan .
PT Guntung Idamannusa Gelar Panen Jagung Kuartal IV Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
MANDAH – PT Guntung Idamannusa (PT GIN) melaksanakan kegiatan Panen Jagung Kuartal IV sebagai b.
Mayoritas Pemilik Lahan di Sungai Guntung Setujui Proses HGU Pola Kemitraan
Sungai Guntung — Mayoritas pemilik lahan di wilayah Sungai Guntung menyatakan .
Rapimprov Kadin Riau 2025: Kolaborasi Bangun Ekonomi Daerah
PEKANBARU – Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau tahun 20.
UMKM Expo dan Pameran Ekonomi Kreatif Inhil 2025 Akan Digelar 10-16 Desember 2025
TEMBILAHAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bekerja sama .
103 Pemilik Kapal Dibawah GT-7 Di Inhil Terima E-Pass Gratis Dari KSOP Kelas IV Tembilahan
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan resmi menyerahkan 103 E-P.
iKlik Network







