• Rabu, 01 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Lingkungan

Kerusakan Alam Riau Kian Parah, Ekosistem Dunia Terancam

Redaksi

Rabu, 12 April 2017 13:23:59 WIB
Cetak
Kerusakan Alam Riau Kian Parah, Ekosistem Dunia Terancam

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Perubahan iklim yang terjadi di Indonesia kian terasa. Cuaca ekstrem berulang kali terjadi di sejumlah daerah yang tidak jarang menyebabkan bencana alam. Hal itu memang mesti menjadi perhatian serius. Sebab jika akar masalah tidak diselesaikan secara tuntas, bisa saja bencana alam terulang lagi. Seeprti yang disampaikan pengamat lingkungan Dr Elviriadi SPi MSi.


"Memang sekarang perubahan yang drastis, cuaca ekstrem tidak menentu terjadi di dunia. Banyak rona muka bumi yang berubah. Gambut misalnya, fungsi untuk menyimpan karbondioksida dalam jumlah besar. Sekarang dikeruk sehingga lepas zat karbon. Ini yang menyebabkan gangguan kepada cuaca, timbul pemanasan di muka bumi," terangnya.

Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska ini juga katakan dampak ekstrem pemanasan global yakni mencairnya es di kutub.

"Ini berdampak pergeseran pada ekosistem lainnya. Karena ada kesalingkaitan antar degradasi lingkungan yang satu berimbas dengan situasi lingkungan yang lainnya," terangnya.
Elviriadi katakan terjadinya hal itu dikarenakan tutupan lahan yang sangat minim di Indonesia, khususnya Riau.

"Yang dulunya hutan hujan tropis sekarang sudah merosot kanopi tutupan lahannya itu. Ini menyebabkan terjadinya imbas kepada bentukan-bentukan ekologis," katanya.
Elviriadi juga mengkritisi pemerintah pusat dan daerah yang cenderung lebih berpihak pada perusahan-perusahaan.

"Pemberian izin lahan-lahan konsesi ratusan hektare secara masif, ke perusahaan HTI dan sawit itu yang menyebabkan kerusakan. Perusahaan-perusahaan ini yang jadi biang kerok kerusakan alam dengan cepat. Kalau masyarakat berapalah eksploitasi hutan,' katanya.

Memang tidak dipungkiri adanya upaya perusahaan yang kembali memulihkan hutan-hutan yang sudah dirusak.
“Tetapi tidnakan perusahaan yang mengganti kerusakan tidak efektif dampaknya juga tidak signnifikan. Itu pun kadang-kadang tidak ada pengawasan. Seharusnya dinas kehutanan kita tidak mengecek itu," katanya. Belum lagi kasus ilegal logging yang terjadi di Riau terus saja terulang.

"Ilegal logging di Riau ini sudah jadi lingkaran setan. Di sini bermain, di sana bermain. Harus tindak tegas tanpa jera, komitmen seluruh pihak. Kalau ini tegak hukumnya, insyaallah tidak ada yang bermain," katanya.

Maka tidak heran jika Dunia Barat acap kali mengkritisi Indonesia terkait kebijakan yang tidak pro lingkungan. Namun tidak dipungkiri sikap dunia Barat dalam proporsional cara pandang.

"Memang ada ketidak adilan dari cara pandang. Tetapi kita juga harus sadar, hutan di negara-negara Barat habis habis duluan ekosistemnya. Paru-paru dunia itu tinggal kita lagi. Makanya kita yang diwanti-wantinya," sebutnya.

Jika persoalan ini dibiarkan berlanjut, maka harus bersiap dengan dampak yang lebih besar. "Akan terjadi perubahan iklim ekstrem. Kalau cuaca panas, panas sekali. Sewaktu dingin, dingin sekali. Ketika datang la nina dan el nino dampaknya akan gawat. Semuanya akan bermuara pada terganggunya ekonomi masyarakat, berdampak ke sosial politik. Timbul lah gejolak ASEAN," katanya.

Hanya saja Elviriadi menilai lebih arif jika pemerintah daerah khususnya di Riau bergerak melindungi ekosistem tanpa harus menunggu dunia Barat.

"Yang penting disini bagaimana Indonesia dan Riau khususnya komitmen dalam merehabilitasi lingkungan. Jangan menunggu bantuan Barat ke kita," katanya. (bpc)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Lingkungan

PT Bumi Palma Lestari Persada Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Musim Kemarau

Selasa, 02 Juni 2026 - 11:29:56 WIB

ENOK – PT Bumi Palma Lestari Persada (BPLP), anak perusahaan Sinarmas Agribusi.

Lingkungan

DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 18 April 2026 - 15:46:45 WIB

TEMBILAHAN - Menanggapi berbagai pandangan yang berkembang di tengah masyarakat terkait pengelola.

Lingkungan

PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa

Selasa, 14 April 2026 - 16:37:29 WIB

Indragiri Hilir – PT Guntung Idamannusa (PT GIN) menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi pe.

Lingkungan

DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09:41 WIB

Tembilahan — Menanggapi keluhan masyarakat terkait persoalan sampah yang kian tidak terkendali .

Lingkungan

PT SRL Gelar Rapat Penilaian Desa Bebas Api, Dua Desa Raih Reward Rp100 Juta

Ahad, 23 November 2025 - 10:24:13 WIB

TEMBILAHAN - PT Sumatera Riang Lestari  (SRL) Blok VI, bersama komite Desa Bebas Api yang te.

Lingkungan

PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Karlahutbun

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:25:59 WIB

Pelangiran — PT Guntung Idamannusa (GIN), anak perusahaan Musim Mas Group, bekerja sama dengan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
16 Juni 2026
RDP DPRD Hasilkan Rekomendasi Pembentukan BUMD Telekomunikasi di Inhil
16 Juni 2026
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network