• Kamis, 08 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Lingkungan

Kerusakan Alam Riau Kian Parah, Ekosistem Dunia Terancam

Redaksi

Rabu, 12 April 2017 13:23:59 WIB
Cetak
Kerusakan Alam Riau Kian Parah, Ekosistem Dunia Terancam

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Perubahan iklim yang terjadi di Indonesia kian terasa. Cuaca ekstrem berulang kali terjadi di sejumlah daerah yang tidak jarang menyebabkan bencana alam. Hal itu memang mesti menjadi perhatian serius. Sebab jika akar masalah tidak diselesaikan secara tuntas, bisa saja bencana alam terulang lagi. Seeprti yang disampaikan pengamat lingkungan Dr Elviriadi SPi MSi.


"Memang sekarang perubahan yang drastis, cuaca ekstrem tidak menentu terjadi di dunia. Banyak rona muka bumi yang berubah. Gambut misalnya, fungsi untuk menyimpan karbondioksida dalam jumlah besar. Sekarang dikeruk sehingga lepas zat karbon. Ini yang menyebabkan gangguan kepada cuaca, timbul pemanasan di muka bumi," terangnya.

Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska ini juga katakan dampak ekstrem pemanasan global yakni mencairnya es di kutub.

"Ini berdampak pergeseran pada ekosistem lainnya. Karena ada kesalingkaitan antar degradasi lingkungan yang satu berimbas dengan situasi lingkungan yang lainnya," terangnya.
Elviriadi katakan terjadinya hal itu dikarenakan tutupan lahan yang sangat minim di Indonesia, khususnya Riau.

"Yang dulunya hutan hujan tropis sekarang sudah merosot kanopi tutupan lahannya itu. Ini menyebabkan terjadinya imbas kepada bentukan-bentukan ekologis," katanya.
Elviriadi juga mengkritisi pemerintah pusat dan daerah yang cenderung lebih berpihak pada perusahan-perusahaan.

"Pemberian izin lahan-lahan konsesi ratusan hektare secara masif, ke perusahaan HTI dan sawit itu yang menyebabkan kerusakan. Perusahaan-perusahaan ini yang jadi biang kerok kerusakan alam dengan cepat. Kalau masyarakat berapalah eksploitasi hutan,' katanya.

Memang tidak dipungkiri adanya upaya perusahaan yang kembali memulihkan hutan-hutan yang sudah dirusak.
“Tetapi tidnakan perusahaan yang mengganti kerusakan tidak efektif dampaknya juga tidak signnifikan. Itu pun kadang-kadang tidak ada pengawasan. Seharusnya dinas kehutanan kita tidak mengecek itu," katanya. Belum lagi kasus ilegal logging yang terjadi di Riau terus saja terulang.

"Ilegal logging di Riau ini sudah jadi lingkaran setan. Di sini bermain, di sana bermain. Harus tindak tegas tanpa jera, komitmen seluruh pihak. Kalau ini tegak hukumnya, insyaallah tidak ada yang bermain," katanya.

Maka tidak heran jika Dunia Barat acap kali mengkritisi Indonesia terkait kebijakan yang tidak pro lingkungan. Namun tidak dipungkiri sikap dunia Barat dalam proporsional cara pandang.

"Memang ada ketidak adilan dari cara pandang. Tetapi kita juga harus sadar, hutan di negara-negara Barat habis habis duluan ekosistemnya. Paru-paru dunia itu tinggal kita lagi. Makanya kita yang diwanti-wantinya," sebutnya.

Jika persoalan ini dibiarkan berlanjut, maka harus bersiap dengan dampak yang lebih besar. "Akan terjadi perubahan iklim ekstrem. Kalau cuaca panas, panas sekali. Sewaktu dingin, dingin sekali. Ketika datang la nina dan el nino dampaknya akan gawat. Semuanya akan bermuara pada terganggunya ekonomi masyarakat, berdampak ke sosial politik. Timbul lah gejolak ASEAN," katanya.

Hanya saja Elviriadi menilai lebih arif jika pemerintah daerah khususnya di Riau bergerak melindungi ekosistem tanpa harus menunggu dunia Barat.

"Yang penting disini bagaimana Indonesia dan Riau khususnya komitmen dalam merehabilitasi lingkungan. Jangan menunggu bantuan Barat ke kita," katanya. (bpc)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Lingkungan

Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor

Sabtu, 19 September 2026 - 18:26:18 WIB

PELANGIRAN — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan .

Lingkungan

PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung

Sabtu, 19 September 2026 - 18:04:52 WIB

TEMBILAHAN - PT Guntung Idamannusa (GIN) mengerahkan personel dan sejumlah peralatan pemadam keba.

Lingkungan

PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan

Selasa, 15 September 2026 - 22:27:59 WIB

INDRAGIRI HILIR — PT Guntung Idamannusa (GIN) kembali menunjukkan kepedulianny.

Lingkungan

Bantu Tangani Karhutla di Lahan Masyarakat Belantaraya, PT GIN Kerahkan Tim dan Peralatan Pemadam

Rabu, 02 September 2026 - 23:10:16 WIB

TEMBILAHAN - PT Guntung Idamannusa (PT GIN) mengerahkan tim pemadam kebakaran dan sejumlah perala.

Lingkungan

PT GIN Bergerak Bersama Masyarakat Cegah Karhutla di Desa Binaan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:21:33 WIB

Pelangiran – PT Guntung Idamannusa (GIN) terus menunjukkan komitmennya dalam u.

Lingkungan

Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Ahad, 26 Juli 2026 - 14:10:33 WIB

MANDAH – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa (PT GIN) bersam.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
17 September 2026
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
17 September 2026
PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
15 September 2026
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
11 September 2026
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
09 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 2 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 3 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 4 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 5 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 6 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
  • 7 PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network