• Selasa, 30 Juni 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Ragam

Artis 'Korea' dan Pesona Sakral Seba Baduy

Redaksi

Ahad, 30 April 2017 20:31:13 WIB
Cetak
Artis 'Korea' dan Pesona Sakral Seba Baduy

INHILKLIK.COM, SERANG - - Negeri Ginseng, Korea Selatan (Korsel), memiliki segudang artis cantik dan ganteng dengan perawatan yang tak murah. Ternyata, sejumlah warga Suku Baduy memiliki paras seperti artis Korea.

Dengan kulit putih, mata sipit, dan berwajah oriental, tak terlihat jika Asmin merupakan warga Suku Baduy Dalam yang masih taat dan kuat menjaga budaya nenek moyangnya sejak ratusan tahun lampau.

"Pantangannya enggak boleh pakai sabun (mandi), enggak boleh pakai odol (sikat gigi). Gosokannya pakai batu kali bisa, pakai honje juga. Keramas pakai honje, sikat gigi pakai sabut kelapa," ucap Asmin, warga Suku Baduy Dalam, yang ditemui di sela-sela Seba Baduy, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Sabtu, 29 April 2017.

Warga Cibeo yang berpenduduk sekitar 600 jiwa itu pun memiliki pantangan lainnya, seperti menanam cengkih dan kopi sesuai aturan adat.

Sekitar 2.000 warga Suku Baduy Dalam dan Luar menggelar proses adat Seba sejak 28 April hingga 30 April 2017. (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

"Buat tamu enggak boleh foto-foto, kalau melanggar ada sial," ujar dia dengan suara rendah.

Sekitar 2.000 warga Suku Baduy Dalam dan Luar menggelar proses adat Seba Baduy sejak 28 April hingga 30 April 2017. Ritual sakral ini telah berlangsung sejak ratusan tahun lampau.

Jalan Kaki Sejauh 90 Km demi Abah Gede
Sekitar 2.000 warga Suku Baduy Dalam dan Luar menggelar proses adat Seba sejak 28 April hingga 30 April 2017. (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

Sekitar 2.000 warga Suku Baduy Dalam dan Luar telah menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 90 kilometer dari kampung halaman mereka di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Mereka bersilaturahmi dengan sejumlah bupati dan Gubernur Banten, selaku pimpinan tertinggi di provinsi.

Warga Suku Baduy Dalam atau Urang Kanekes berjalan kaki tanpa alas keluar masuk hutan, kampung dan berjalan di tepian sawah sembari membopong hasil bumi dan laksa. Sebuah makanan "rajah" yang telah ditirakati dengan berpuasa selama tiga bulan lamanya atau biasa disebut puasa Kawalu.

Sekitar 2.000 warga Suku Baduy Dalam dan Luar menggelar proses adat Seba sejak 28 April hingga 30 April 2017. (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

"Sebuah makanan yang diolah dari padi pilihan yang dibuat di akhir proses adat dengan berpuasa selama tiga bulan, puasa Kawalu," ujar Eneng Nurcahyati selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banten, yang ditemui di sela-sela prosesi Seba Baduy, di Pendopo Lama Gubernur Banten pada Sabtu, 29 April 2017.

Laksa yang dibungkus dengan daun kering lalu diikat berbentuk segi empat itu diserahkan kepada Abah Gede atau Gubernur Banten sebagai simbol eratnya tali silaturahmi dan penghormatan yang diberikan oleh orang Baduy kepada pemerintahan.

Hasil alam Urang Kanekes itu juga bermakna bahwa alam telah menyediakan segala macam kebutuhan manusia. Dengan demikian, setiap makhluk yang tidak gagal di muka Bumi harus bisa saling menjaga dan menghormati tanpa merusak alam.

"Ngalaksa sasaka sangga buana, yang mengajarkan kita untuk menjaga alam," tutur wanita berkacamata ini.

Urang Kanekes atau yang akrab disapa Suku Baduy, khususnya Suku Baduy Dalam berjalan kaki tanpa alas sejak Jumat, 28 April 2017 dari perkampungan di Kanekes dengan tujuan pertamanya menemui Ibu Gede atau Bupati Lebak. Lalu, perwakilan Baduy Dalam dan Baduy Luar pada Sabtu, 29 April 2017, berjalan untuk menemui Ibu Leutik atau Bupati Pandeglang.

Mereka melanjutkan perjalanan menuju Pendopo Gubernur Banten di Kota Serang, untuk bertemu Abah Gede atau Gubernur Banten sebagai puncak tradisi adat Seba Baduy. Hingga pada penutupnya, mereka bersilaturahmi dengan Ibu Leutik lainnya, yakni Bupati Serang pada Minggu (30/4/2017).

Seba Baduy suatu ritual sakral bagi Urang Kanekes. Masyarakat Suku Baduy Dalam pun berjalan kaki sejauh 90 kilometer dari kampung mereka Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, untuk melaksanakan prosesi adat Seba Baduy.

Namun, seorang anggota Suku Baduy terkapar karena kelelahan setelah berjalan kaki sejauh itu.

"Tensi darahnya dari 105/70 jadi 117/80 setelah kita tangani. Kelahan habis jalan. Soalnya jalan dari Kanekes," kata dokter Kristina, tenaga medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, saat ditemui di lokasi Seba Baduy, Pendopo Gubernur Banten, Sabtu, 29 April 2017.

Tim media pun segera mengecek tanda vital "Sang Petapa" yang berjalan kaki di atas tanah aspal saat terik matahari masih di batas kepala.

"Kasih oksigen, cek tanda-tanda vital, dikasih antasida (obat mual) sama paracetamol (obat pusing). Kasih minum, kasih obat, suruh tiduran," kata Sri Kartinah, perawat dari Dinkes Banten saat memberikan obat di tempat yang sama.

Ribuan warga Baduy berjalan kaki memadati jalan-jalan utama di Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (28/4) untuk merayakan tradisi Seba Baduy.

Sedangkan, menurut Mulyono dari Suku Baduy Luar mengatakan bahwa dirinya bersama teman-temannya tak biasa berjalan di atas aspal di kala siang hari. Kondisi ini membuat kakinya panas dan melepuh.

"Kalau pakai alas kaki sih enak, cuma capek fisik aja. Kalau ini kan panas ke kaki," kata Mulyono. (l6c)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ragam

Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:37:14 WIB

Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.

Ragam

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:17:07 WIB

SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.

Ragam

Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:30:44 WIB

Tembilahan – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh Bhabin.

Ragam

Menyebrangi sungai demi sampai ke lokasi ketahanan pangan Bhabinkamtibmas Polsek Tembilahan Laksanakan kontrol tanama jagung di Seberang Tembilahan Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:01:02 WIB

Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, BRIPTU KUKUH TRI KURNIA.

Ragam

Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 03 Juni 2026 - 10:00:30 WIB

Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabink.

Ragam

Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:42:04 WIB

TEMBILAHAN – Menginjak usia 18 tahun pada Jumat (22/5/2026), Universitas Islam Indragiri (UNISI.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
16 Juni 2026
RDP DPRD Hasilkan Rekomendasi Pembentukan BUMD Telekomunikasi di Inhil
16 Juni 2026
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network