• Jumat, 17 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home

900 Orang Tewas di Jalan Raya Dalam Sehari

Redaksi

Sabtu, 06 Mei 2017 21:59:34 WIB
Cetak
900 Orang Tewas di Jalan Raya Dalam Sehari

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Hampir 900 orang meninggal setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas di Wilayah Pasifik Barat, dan ngebut menjadi faktor utama bagi separuh kecelakaan mematikan di kebanyakan negara yang berpenghasilan rendah dan menengah, menurut catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurut WHO, rata-rata 337.000 orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut, yang meliputi 37 negara dan wilayah di Asia Timur, Asia Tenggara dan Oseania.

"Sebanyak 69 persen orang yang meninggal di jalan wilayah tersebut adalah pengguna jalan yang rentan seperti pejalan kaki, pesepada dan pengendara motor. Jutaan orang lagi menderita luka tak fatal, dan banyak orang menderita cacat seumur hidup akibat cedera mereka," kata pernyataan itu.

WHO menyatakan cedra akibat kecelakaan lalu lintas darat mengakibatkan kerugian ekonomi besar bagi korban, keluarga mereka dan bangsa, tambah WHO, sebagaimana diberitakan Xinhua.

"Kerugian ini muncul dari biaya perawatan, termasuk rehabilitas dan penyelidikan kecelakaan, serta mengurangi atau kehilangan produktivitas bagi mereka yang tewas atau cacat akibat cedera mereka, dan buat anggota keluarga yang memerlukan waktu untuk tidak bekerja atau bersekolah demi merawat mereka yang cedera."

"Cedera lalu lintas darat membuat negara yang berpenghasilan rendah dan menengah menanggung beban sebanyak lima persen produk nasional kotor mereka," kata WHO.

Lembaga kesehatan dunia itu menyatakan risiko meninggal akibat kecelakaan lalu lintas darat adalah 2,5 kali lebih besar di negara yang berpenghasilan rendah dan menengah dibandingkan dengan di negara yang berpenghasilan tinggi.

Cedera menciptakan lingkaran kemiskinan, kata WHO. Kondisi cedera itu bisa membuat orang tak dapat bekerja atau mengurus diri mereka, sehingga menguras anggaran keluarga dan harapan bagi kemakmuran.

Dan satu cara yang paling sederhana untuk menghindari kecelakaan lalu lintas darat dan jutaan kematian serta cedera yang ditimbulkannya ialah mengemudi secara perlahan, kata WHO. Ditambahkannya, langkah pencegahan lain meliputi menghindari minum alkohol sebelum mengemudi, dan memakai helm bagi pengendara motor.

Jalan raya yang makin padat kendaraan membuat orang menjadi sangat perlu untuk mengemudi secara perlahan, kata WHO, yang mengatakan makin cepat orang berkendaraan, makin tinggi resiko kecelakaan dan cedera parah yang mungkin diderita.

Dengan mengutip studi, WHO mengatakan mengurangi kecepatan rata-rata perjalanan sampai cuma lima persen dapat mengurangi kecelakaan fatal di jalan sampai 30 persen.

"Jika setiap kendaraan di setiap jalan dikemudikan secara perlahan sekalipun cuma sedikit, kecelakaan mungkin dapat berkurang --dan tentu saja kematian serta cedera serius juga bisa berkurang," kata Shin Young-soo, Direktur Regional WHO untuk Pasifik Barat.

WHO menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran mengenai bahaya ngebut. Setiap dua tahun, WHO menyelenggarakan United Nations Global Road Safety Week untuk melihat skala cedera lalu lintas darat dan kebutuhan mendesak guna meningkatkan tindakan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.

Tahun ini, tema yang diangkat untuk UN Global Road Safety Week 2017, yang akan diselenggarakan 8-14 Mei di Sydney, Australia, adalah usaha menjaga keselamatan di jalan buat pejalan kaki dan pengguna lainnya. (Rmn)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pemkab Sergai Gelar Isra Mi’raj di Serbajadi

Jumat, 11 Maret 2022 - 08:13:13 WIB

INHIKLKLIK.COM, SERGAI, -Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya dan Wak.

Raden Cici Sistiansyah: Sukseskan FSQ ke-XVIII Tahun 2021 Kabupaten Serdang Bedagai

Kamis, 23 September 2021 - 20:08:42 WIB

INHILKLIK.COM, SERGAI,| Dalam mensukseskan penyelenggaraan Festival Seni Qasidah.

Potret Kolam Mewah Kerajaan Majapahit, Ditemukan Usai Ratusan Tahun Tertimbun Lahar

Jumat, 26 Maret 2021 - 17:40:46 WIB

INHILKLIK.COM- Sejarah bangsa Indonesia memang sangat menyenangkan unt.

Bhabinkamtibmas Desa Igal Bripka Firdaus Khotbah Keliling Masjid

Ahad, 21 Maret 2021 - 13:36:21 WIB

INHILKLIK.COM, MANDAH - Bhabinkamtibmas Bripka Firdaus Agusril melaksanakan shalat Jumat keliling.

Kawasan Candi Borobudur akan Dipugar Jadi Cagar Budaya Kelas Dunia

Ahad, 14 Maret 2021 - 14:03:49 WIB

INHILKLIK.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan revitalisasi t.

Arkeolog Temukan Harta Karun dari Periode Awal Islam di Israel

Jumat, 12 Maret 2021 - 13:16:02 WIB

INHILKLIK.COM YERUSALEM - Arkeolog yang menggali kota Ramla di Israel te.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network