Terbongkar Warga Pekanbaru Nikah Siri Dengan WNA Jerman
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Satu diantara dua orang warga negara asing (WNA) asal Jerman SY (24), terungkap menikah siri dengan salah seorang warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru beinisial LM (26).
Hal itu terbongkar setelah warga mendengar adanya terjadi keributan dari rumah tempat tinggal WNA tersebut, akhir pekan lalu.
Sehingga tokoh masyarakat setempat bertindak dan melepor ke Polsek Tampan.
Kapolsek Tampan, Kompol Rezi Dharmawan ketika dikonfirmasi, membenarkan keberadaan dua WNA tersebut.
"Ya, benar. Tapi setelah kita lakukan pemeriksaan sementara, langsung dijemput oleh pihak Imigrasi Pekanbaru," jawab Rezi kepada riaupotenza.com, Kamis (13/7) kemarin.
Sehingga pemeriksaan lebih lanjut di serahkan kepada Imigrasi, karena pernikahan WNA dengan warga Pekanbaru diduga tidak secara administrasi pemerintahan tidak sah.
Bahkan keduanya juga ditemukan melebihi masa izin tinggal (Overstay) di Indonesia. Sedangkan izinya hanya beberapa bukan saja.
Sementara usut demi usut, SY WNA asal Jerman ini ternyata sudah cukup lama menikah siri dengan warga Kecamatan Tampan Pekanbaru. Dia datang dari Jerman berdua dengan temannya berinisial JL (23) dan satu tempat tinggal.
Namun, WNA ini sempat dicurigai karena membawa bendera berkalimat arab "Lailahaillallah" menempel di dinding rumah sang istri. Setelah diselidiki ternyata bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berwarna putih. Dan diduga tidak berkaitan dengan ISIS.
Terpisah, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto juga membenarkan adanya diamankan dua orang WNA Jerman tersebut.
"Ya, ada. Tapi benar atau tidaknya mereka berasal dari Jerman masih kita diselidiki. Kami bekerjasama dengan Polda Riau untuk mendalami kedua WNA tersebut," jawab Santo ketika berbincang dengan riaupotenza.com, Jumat (14/7) pagi.
Terkait bendera yang ditemukan dirumah istri siri WNA tersebut, Santo, mengaku perlu melakukan pendalaman.
Bahkan dia mengaku belum mengetahui jelas identitas kedua WNA Jerman itu.
Hanya saja diketahui sudah lama tinggal di Pekanbaru.
"Dia (SY) sudah setahun lebih menikah siri dengan warga warga Pekanbaru," sebut Santo.
Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Polda Riau dan Imigrasi.
"Yang jelas status keduanya wajib lapor," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Imigrasi Kelas I Pekanbaru, Provinsi Riau, Pria Wibawa mengatakan, kedua WNA diserahkan oleh pihak kepolisian.
Dia menyatakan, dua orang lelaki WNA tersebut sudah overstay lebih kurang tiga bulan.
"Sudah kita amankan dan dilakukan pemeriksaan. Kita takutnya terkait ISIS karena sudah nikah siri dengan orang sini (Pekanbaru)," ujar Pria.
"Kalau dia (SY) nikah resmi kan harus ada izin dari kedutaannya," ulasnya tegas.
Lebih lanjut disampaikan Pria, dalam pemeriksaan kedua WNA tersebut, ditemukan paspornya ada visa bebas kunjungan wisata yang telah habis masa berlakunya.
Disamping itu, untuk melakukan penindakan, Imigrasi menunggu tindakan dari Kepolisian terkait ada atau tidaknya tindakan pidana.
"Kalau tidak ada, barulah kita tangani dengan Undang-Undang (Imigrasi) kita. Dan selanjutnya akan dilakukan deportasi. Saat ini kita sedang pengurusan tiket keduanya, karena sudah "overstay" lama dan tak sanggup bayar. Sekarang di Imigrasi Pekanbaru kita cekal," jelas Pria Wibawa.
Sementara itu, dua orang WNA Jerman yang diamankan ini berkulit putih, berbadan tegap dan berjenggot. (rpz)
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
Tembilahan – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh Bhabin.
Menyebrangi sungai demi sampai ke lokasi ketahanan pangan Bhabinkamtibmas Polsek Tembilahan Laksanakan kontrol tanama jagung di Seberang Tembilahan Selatan
Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, BRIPTU KUKUH TRI KURNIA.
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan
Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabink.
Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
TEMBILAHAN – Menginjak usia 18 tahun pada Jumat (22/5/2026), Universitas Islam Indragiri (UNISI.
iKlik Network







