• Rabu, 01 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Ragam

5 Alasan Banyak Orang Asing yang Fasih dan Cinta Mati dengan Bahasa Jawa

Redaksi

Ahad, 30 Juli 2017 15:56:01 WIB
Cetak
5 Alasan Banyak Orang Asing yang Fasih dan Cinta Mati dengan Bahasa Jawa

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Akhir-akhir ini netizen dihebohkan dengan sebuah video viral orang Korea yang menggunakan logat medoknya dengan bahasa Jawa. Lebih hebatnya, orang Korea ini bahkan sampai menunjukkan betapa bangganya dirinya menggunakan bahasa daerah itu. Salut bukan main, orang Korea ini akhirnya mendapatkan pujian dari netizen.

Pria Korea itu hanya satu dari banyaknya orang asing yang bisa bahasa Jawa. Saking banyaknya sampai-sampai ada sekolah sendiri di luar negeri untuk mereka yang mau belajar bahasa daerah ini. Jadi kira-kira apa ya alasan mengapa sampai begitu banyak bule yang bisa menuturkan bahasa Jawa? Simak ulasan berikut.

1. Bahasa Jawa sudah digunakan di beberapa negara

Siapa sangka kalau penutur Jawa tidak hanya di Indonesia saja. Ya, ternyata di luar negeri pun masih banyak penduduk negara asing yang menggunakan bahasa Jawa. Misalnya saja Suriname, Kaledonia Baru dan beberapa negara lainnya. Semua itu bisa terjadi mengingat pada masa penjajahan dulu banyak orang kita yang dikirim untuk bekerja di sana.

Karena tidak ingin kehilangan ciri khasnya, akhirnya orang Jawa itu tetap mempertahankan budaya hingga cucu dan anak mereka. Bukan hanya itu, faktor lain yang mempengaruhi banyaknya penutur Jawa adalah beberapa negara ternyata mengakui bahasa ini sebagai salah satu pembelajaran di sekolah. Misalnya saja di Australia atau Belanda, di sana ada kelas khusus bahasa Jawa. Bangga dong bahasa daerah kita bisa mendunia.

2. Kosakata bahasa Jawa itu banyak namun simpel

Beberapa penelitian yang dilakukan oleh beberapa orang asing membuktikan kenapa bahasa Jawa ini lebih kaya kosakata ketimbang milik mereka. Tak hanya itu, bahasa Jawa juga dikenal simple namun penuh arti. Misalnya jika dalam bahasa asing perlu digunakan beberapa kata untuk menyebutkan sesuatu hal, di Jawa hanya butuh satu sampai dua kata.

Misalnya saja “Have something between your teeth”  memiliki padanan Seliliten. Mungkin akan sulit buat bule jika ingin menghafal banyaknya kosakata dalam bahasa Jawa, namun di sisi lain, mereka  bisa lebih meringkas penggunaan kata dengan bahasa daerah ini.

3. Orang Jawa ada di mana-mana

Tidak hanya di pulau Jawa, ternyata penutur bahasa ini pun tersebar di mana-mana. Baik di beberapa pulau di Indonesia hingga luar negeri. Itu bukan hal yang aneh mengingat pada era zaman Soeharto dulu digalakannya program transmigrasi. Jadi wajar jika bakal menemui orang  Jawa di pulau lain.

Alhasil saat menggunakan bahasa Jawa dirasa akan lebih mudah dan akrab bila berkomunikasi. Selain itu orang Jawa memang dikenal ramah dan sopan, jadi saat ada orang asing yang bisa menggunakannya bahasanya, mereka akan bangga dan pasti akan memberikan perlakuan lebih baik ketimbang biasa.
Budaya di Jawa yang menggiurkan

4. Budaya di Jawa yang menggiurkan

Tradisi dan budaya dari Jawa rupanya sangat dilirik oleh warga asing. Buktinya, gamelan, wayang, batik dan segala budaya Jawa lainnya rupanya menjadi trend di sana. Beberapa  universitas terkemuka di dunia sampai-sampai membuatkan sebuah kelas khusus untuk mempelajari budaya Jawa. Dengan mempelajari budaya Jawa otomatis mereka juga harus mempelajari bahasanya pula.

Jadi jangan kaget kalau bakal banyak orang asing yang bisa bahasa Jawa walaupun masih terbata-bata. Tidak sampai di situ, bahkan kebanyakan orang asing itu sampai-sampai datang dan menetap di Jawa sendiri demi mempelajari secara langsung budayanya.

5. Banyak orang asing yang kerja atau menikah di Jawa

Faktor pekerjaan juga menjadi salah satu penyebab kenapa banyak orang asing yang bisa bahasa Jawa. Entah itu bisnis atau memang mencari peruntungan lain di negara orang, namun banyak orang asing yang kerja di pulau Jawa.

Mau tak mau mereka harus bisa menggunakan bahasa setempat. Begitu pula dengan yang menikah dengan orang Jawa, kudu wajib bisa, pasalnya orang Jawa sangat menghargai budayanya jadi ada nilai plus jika mereka mampu menguasai bahasa daerahnya itu.

Jadi itulah beberapa alasan mengapa banyak bule yang fasih menggunakan bahasa Jawa. Kita mesti malu dengan mereka, pasalnya para bule ini malah bangga jika bisa bahasa Jawa. Kita tidak boleh kalah dengan para bule ini, jangan malu menggunakan bahasa daerah karena orang asing saja cinta mati dengannya, masa kita nggak. (boomb)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ragam

Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:37:14 WIB

Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.

Ragam

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:17:07 WIB

SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.

Ragam

Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:30:44 WIB

Tembilahan – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh Bhabin.

Ragam

Menyebrangi sungai demi sampai ke lokasi ketahanan pangan Bhabinkamtibmas Polsek Tembilahan Laksanakan kontrol tanama jagung di Seberang Tembilahan Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:01:02 WIB

Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, BRIPTU KUKUH TRI KURNIA.

Ragam

Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 03 Juni 2026 - 10:00:30 WIB

Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabink.

Ragam

Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:42:04 WIB

TEMBILAHAN – Menginjak usia 18 tahun pada Jumat (22/5/2026), Universitas Islam Indragiri (UNISI.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
16 Juni 2026
RDP DPRD Hasilkan Rekomendasi Pembentukan BUMD Telekomunikasi di Inhil
16 Juni 2026
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network