Kasus Bullying Berujung Maut di Kampar, Wakil Rakyat Merasa Terpukul
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Kasus bulying hingga meninggalnya Elva Susanti (salah seorang siswi SMA di Kampar) sangat disayangkan wakil rakyat yang duduk di Komisi V DPRD Riau. Wakil rakyat pun merasa terpukul dengan insiden tersebut.
"Kita merasa terpukul dengan kejadian ini dan menyayangkan persoalan bully ini, apalagi menyebabkan siswi meninggal dunia," kata Ade Agus Hartanto, Sekretaris Komisi V DPRD Riau kepada riauterkinicom, Selasa (01/08/17).
Untuk itu, agar persoalan ini tidak terulang lagi, pihaknya meminta kepada seluruh instansi terkait, agar mengambil langkah konkrit. Salah satunya, memberikan pemahaman bagi siswa tentang bahaya dari buli tersebut.
"Persolan ini jangan sampai terulang lagi, cukuplah yang kemarin itu untuk yang terakhir kali. Persoalan buli ini mesti diatasi segera, kalau tidak maka akan menimbulkan korban baru, jangan sampai ini terjadi lagi," ungkapnya.
Kepada para orang tua, ia menghimbau agar selalu mengawasi tingkah laku anaknya, baik saat ia mengikuti pendidikan di sekolah maupun di luar sekolah. Orang tua pun harus menanamkan rasa ingin tau yang tinggi terhadap anaknya.
"Bagi siswa atau siswi yang mengalami buli dari teman-temannya, jangan malu untuk melapor ke gurunya atau orang tuanya," tutup politisi PKB ini.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Elva Susanti (16) yang hanyut tenggelam di Sungai Kampar Desa Kumantan akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan di wilayah Desa Batu Belah Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar sekitar 1 km dari lokasi awal tenggelamnya Senin (31/7/17).
Korban pertama kali ditemukan oleh salah satu warga bernama Yeni Rahman, kemudian oleh petugas dibantu warga dievakuasi ke RSUD Bangkinang untuk di visum dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarganya.
Salah satu paman korban yang mewakili pihak keluarga yaitu Juliardi menyampaikan informasi langsung melalui Paur Humas Polres Kampar, bahwa penyebab korban depresi hingga nekat terjun ke Sungai Kampar bukan karena sakit dan minta diluruskan pemberitaannya. (rtc)
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







