• Rabu, 22 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Cerita Penggali Kubur Saat Bongkar Makam MA Tertuduh Pencuri Ampli yang Dibakar Massa

Redaksi

Kamis, 10 Agustus 2017 14:54:14 WIB
Cetak
Cerita Penggali Kubur Saat Bongkar Makam MA Tertuduh Pencuri Ampli yang Dibakar Massa

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Polisi membongkar makam MA, tertuduh pencuri ampli musala Al Hidayah yang tewas diamuk dan dibakar massa. Penggali makam TPU Kedondong, Ahmad menceritakan kisahnya menggali makam MA.

"Kebetulan saya yang menggali makamnya. (Jenazah) diplastik (kantong mayat) waktu diangkat, plastiknya dibuka," ujar Ahmad di lokasi pemakaman, Rabu (9/8/2017).

Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian MA. Proses pembongkaran dan autopsi jenazah dilakukan tim forensik Rumah Sakit Polri.

Proses autopsi dilakukan tim forensik yang terdiri dari dokter bedah mayat dan penyidik selama satu jam dan tertutup. Polisi pun menutup kembali makam tersebut serta meninggalkan tenda dan garis polisi.

Ahmad mengaku tidak lihat wajah tertuduh pencuri ampli musala. Namun dia bisa merasakan bagian tubuh jenazah telah hancur.

"Tubuh masih utuh tapi lembek karena ada berair. Ya sebetulnya wajar saja, karena sudah seminggu dikubur," paparnya.

Selama autopsi, Ahmad tidak diperbolehkan melihat oleh tim forensik. Ketika dikubur kembali, jenazah sudah digantikan kain kafan yang baru.

"Saya tidak lihat tubuhnya, kalau tadi (autopsi) bongkar di atas, kain kafan (jenazah) diganti baru dan plastik (kantong mayat) dikubur lagi karena masih banyak darah (sisa bagian tubuh)," beber Ahmad.

Ahmad mengaku melihat proses pemakaman MA yang berjalan tanpa hambatan. Dia juga merasakan ada satu keanehan yang dialaminya ketika menggali makam pertama kali.

"Ini ada bedanya, tanah itu harusnya udah ada mayatnya, ada yang dikubur lima tahun lalu. Tapi pas saya gali, mulus dan kosong," ujar Ahmad.

Menurut Ahmad tertuduh pencuri amplifier di atas makam orang. Namun jenazah yang sebelumnya telah dikubur tidak menyisakan tulang belulang.

"Saya gali dalamnya 1,5 meter. Biasanya sih harusnya ada (tulang). Tapi ini kenapa bisa kosong. Ya anehnya di situ," pungkasnya.

Sementara itu polisi menyimpulkan MA (25) sebagai terduga kuat pelaku pencurian amplifier di Musala Al-Hidayah, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Kesimpulan ini didasari fakta-fakta dari bukti dan keterangan para saksi.

"Kami pun sebagai penyidik ingin pastikan apakah ampli itu benar milik musala. Faktanya adalah ampli tersebut diakui milik musala itu. Pertama, di amplifier itu, mohon maaf, ada bekas kotoran burung," ujar Kapolrestro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Kotoran burung itu menjadi ciri khas amplifier yang ditemukan di tas ransel MA milik musala. Sebab, atap musala yang tidak sempurna memungkinkan burung menjatuhkan kotorannya ke amplifier tersebut.

"Mengapa (burung) ada di musala itu, karena musalanya tidak sempurna atapnya, sehingga burung bisa masuk ke dalam. Di saat itu burung itu kemudian buang kotoran yang jatuh ke casing amplifier," sambungnya.

Fakta lain, bukti kuitansi pembelian amplifier yang dipegang oleh Rojali menguatkan bahwa barang tersebut milik musala. Rojali adalah marbut di musala tersebut.

"(Fakta) kedua, yang mutlak adalah Saudara Rojali membawa kuitansi bukti pembelian ampli tersebut dan, setelah kita cek, ternyata kode pembelian sama dengan ampli tersebut. Itulah yang kemudian menguatkan bahwa benar amplifier itu milik Musala Al-Hidayah," jelasnya.

Rojali memang tidak mengetahui persis ketika MA melakukan dugaan pencurian itu. Akan tetapi dia mencurigai MA sebab sebelumnya MA sempat menunaikan salat asar di musala itu.

Setelah mengetahui amplifier di musala hilang, Rojali kemudian mengejar MA, yang saat itu menggunakan motor. Rojali kemudian menemukan MA di Pasar Muara, yang berjarak 3-4 km.

Rojali berhasil menangkap MA saat itu. Warga pun mengerumuninya. Rojali sempat menjelaskan kepada warga bahwa MA telah mencuri amplifier. Emosi warga pun tersulut sehingga bersama-sama mengeroyok korban dan membakarnya hingga tewas.

Terkait dengan aksi pengeroyokan terhadap MA, polisi telah menetapkan 5 tersangka, salah satunya SD (27), yang menyiramkan bensin ke tubuh korban dan menyulutnya dengan korek api sehingga korban terbakar. (dtk)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 2 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 3 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 4 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 5 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 6 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 7 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network