5.724 Narapidana di Riau Dapat Remisi
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Riau memberikan Remisi (pengurangan masa hukuman, red) bagi 5.724 orang Narapidana pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus besok. Bahkan 159 orang diantaranya dapat menghirup udara bebas.
Data yang diperoleh dari Kanwil Kemenkumham Riau Rabu (16/8/2017) sore dirincikan, 5.724 Narapidana yang mendapat Remisi tersebut dibagi menjadi tiga, diantaranya Remisi normal, Remisi Pidsus sesuai PP nomor 99 tahun 2012 dan Remisi Pidsus PP nomor 28 tahun 2006.
Untuk Remisi normal tercatat sebanyak 4.564 Narapidana yang mendapatkannya. Mereka diberi pemotongan masa hukuman (RU 1, red) yang berbeda-beda, mulai dari satu hingga enam bulan. Sedangkan 109 orang lainnya langsung bebas (RU 2, red) pada saat HUT kemerdekaan RI, 17 Agustus besok.
Sementara untuk Remisi Pidsus PP nomor 99 tahun 2012, ada 876 Narapidana yang mendapat pemotongan masa tahanan, dengan rincian 860 orang Narapidana kasus Narkotika, 10 Narapidana kasus Korupsi, satu Narapidana kasus pencucian uang (Money Loundry, red) serta lima Narapidana terkait kasus lainnya.
Menariknya, ada 50 Narapidana yang bakal bebas, sesuai Remisi Pidsus PP nomor 99 tahun 2012 tersebut. Bahkan dua orang merupakan Narapidana terkait kasus Korupsi, serta sisanya kasus Narkotika dan lain sebagainya. Namun sayang, Kemenkumham Riau tidak merincikan siapa dua orang Koruptor yang mendapat Remisi bebas itu.
Terakhir, Remisi Pidsus PP nomor 28 tahun 2006. Tercatat ada 125 Narapidana yang mendapat Remisi pengurangan masa tahanan, dengan rincian 119 orang terkait kasus Narkotika, empat Napi kasus Psikotropika, satu orang kasus Korupsi dan satu lagi kasus lainnya. Dari jumlah itu, tidak ada satu pun yang mendapat Remisi bebas.
Dengan adanya Narapidana yang mendapat Remisi bebas tersebut, setidaknya dapat mengurangi jumlah warga binaan yang menghuni Rutan dan Lapas di Provinsi Riau. Di mana diketahui kalau saat ini sudah dalam kondisi over kapasitas.
Hal itu diungkapkan Kakanwil Kemenkumham Riau Dewa Putu Gede saat berbincang dengan GoRiau.com di kantornya beberapa hari lalu. Dia menyebutkan, kapasitas semestinya hanya cukup menampung 3.000 orang, namun diisi sekitar 10 ribu lebih. "Hampir 299 persen over kapasitas," ujar Dewa. (grc)
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
Tembilahan – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh Bhabin.
Menyebrangi sungai demi sampai ke lokasi ketahanan pangan Bhabinkamtibmas Polsek Tembilahan Laksanakan kontrol tanama jagung di Seberang Tembilahan Selatan
Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, BRIPTU KUKUH TRI KURNIA.
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan
Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabink.
Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
TEMBILAHAN – Menginjak usia 18 tahun pada Jumat (22/5/2026), Universitas Islam Indragiri (UNISI.
iKlik Network







