• Sabtu, 16 Mei 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Parlemen
  • Inhil

Jika Rp 4 M Dana Penyelamatan Perkebunan disetujui Tanpa Alasan Jelas, Asun Pastikan Akan “Walk Out”

Redaksi

Sabtu, 09 September 2017 17:58:39 WIB
Cetak
Jika Rp 4 M Dana Penyelamatan Perkebunan disetujui Tanpa Alasan Jelas, Asun Pastikan Akan “Walk Out”
Edi Gunawan.

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Inhil mempertegas akan memperjuangkan habis-habisan untuk mengupayakan penyelamatan kerusakan perkebunan kelapa masyarakat.

Penganggaran sebesar Rp 4 Miliar yang dialokasikan Pemkab Inhil pada rancangan APBD 2018 dinilai mencerminkan “Negri Hamparan Kelapa Terluas di Dunia” nyata hanyalah penyebutan sebatas slogan.

“saya tidaklah ingin menyebut tanggapan Bupati atas pemandangan umum F-PKB “ngawur”. Tetapi yang jelas, tanggapan itu belum menjawab apa yang kita pertanyakan,” ujar Ketua F-PKB di DPRD Inhil, Edy Gunawan menjawab komfirmasi detikriau.org melalui sambungan selularnya, kamis (7/9/2017)

Diterangkan Asun, sebagaimana pria bertitel Sarjana Ekonomi dan Magister Sains ini lajim disapa, penganggaran dana penyelamatan perkebunan masyarakat oleh pemkab Inhil sebesar Rp 4 miliar untuk ta 2018, disebutkannya sebagai kesalahan yang sangat fatal.

Kesalahan fatal itu menurut Asun disebabkan karena Pemkab merubah RPJMD yang sudah disepakati sebelumnya.

Pada RPJMD sebelumnya, penganggaran penyelamatan perkebunan kelapa dikisaran Rp 20-30 miliar, diturunkan menjadi 4 miliar. Ditanyakan Asun, kenapa RPJMD itu dirubah? Bukankah menurutnya tidak ada amanat perundangan-undangan merubahnya? Harusnya perobahan kata Asun juga hanya berkenaan dengan OPD dikarenakan memang ada beberapa OPD yang sudah tidak ada lagi seperti salah satunya misalkan dinas kehutanan.

“Namanya juga hanya perobahan, yang namanya perubahan itu kalau boleh dipersentasekan mungkin hanya 50 persenanlah. Kalau sudah lebih, itu bukan perobahan atau revisi. Itu namanya pergantian perda,” Pertegas Asun.

Okelah misalnya dilanjutkan Asun, karena dengan alasan tertentu memang pengalokasian angka itu harus dirobah menjadi 4 m. Namun tentunya yang akan menjadi pertanyaan, apakah memang sudah benar program penyelamatan perkebunan itu di tahun 2018 sudah tercapai? penyelamatan perkebuan tidak lagi diperlukan?

“Kan tidak. Hasil reses dprd terbaru, hampir disemua dapil, masyarakat masih mengeluhkan kerusakan perkebunan mereka. Inikan fakta.”

Dulu saja ketika dianggarkan 20-30 milyar yang sekira 1,2% dari total APBD itu, kita masih menuai kritikan pedas, masyarakat menilai perhatian kita terhadap kerusakan perkebunan kelapa masih sangat minim. Lantas bagaimana hari ini jika hanya 4 miliar? Artinya semakin masyarakat dan dprd menjerit, anggaran malah diturunkan, dibanting tepatnya. “Inikah aneh. yang 20-30 M saja masyarakat petani menjerit, lantas  bagaimana jika hanya Rp 4 M ?” lagi pertanyakan Asun

Yang lebih parahnya dinilai Asun juga, 4 m itu tentunya sudah termasuk perencanaan, artinya anggaran penyelamatan mungkin hanya sekitar 2,5 m. “program penyelamatan apa yang bisa kita bikin? Kita tak bisa ngomong lagi. Ini diluar logika kita.”

Asun memintakan harus ada alasan hitung-hitungan dan logika yang jelas terkait kebijakan  penurunan penganggaran penyelamatan perkebunan kelapa.

Misalnya bisa saja kata Asun berandai-andai, mungkin dengan menjadi tuan rumahnya Pemkab Inhil pada Festival Kelapa Internasional ini persoalan perkebunan kita seluruhnya sudah selesai dan artinya program perbaikan perkebunan tidak lagi diperlukan.

“Terlepas dari tanggapan Bupati itu menyambung atau tidak nyambung, jelas saya sudah menginstruksikan kepada anggota fraksi kami yang ada di pansus untuk memperjuangkan secara habis-habisan persoalan ini. Jangan sampai Rp 4 M. Harus dirobah sebelum disahkan.” Tegaskannya

“Kalau ternyata misalnya angka 4 M masih dipertahankan, artinya disahkan RPJMD  perobahan sebagai Perda, saya akan walk out dari sidang. Itu sikap saya. Kita butuh dukungan kawan-kawan di pansus. Jika tidak didukung, setidaknya saya pribadi akan walk out.”

Dipenghujung pernyataannya Asun kembali meminta agar Pemkab Inhil memberikan alasan yang jelas mengenai kebijakan penganggaran Rp 4 itu. Jika memang misalnya disebutkan karena regulasi maka penganggaran memang hanya bisa 4 M dengan alasan kita nanti akan dibantu pusat Rp 1 triliun misalnya dan Rp 100 M itu di poskan untuk selamatkan perkebunan, itu kata Asun tentu akan lain lagi ceritanya. Itu memang masuk akal. “Jadi yang terpenting harus ada alasan yang kuat. Itu solusinya.”

Disinggung Asun juga, di awal-awalnya, pada Visi dan Misi Bupati yang sudah dituangkan dalam RPJMD 2013-2018 disepakati komitmen bupati untuk menganggarkan hingga Rp 50 M untuk penyelamatan perkebunan kelapa masyarakat pada akhir 2018. Lantas kenapa sekarang komitmen itu dirubah?.

“Artinya bukan hanya memperjuangkan tetapi F-PKB “akan sangat” memperjuangkan anjloknya penganggaran penyelamatan perkebunan masyarakat dengan “mati-matian” penegasan Asun diakhir kalimatnya. (*)

 

Sumber: Detikriau.org


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Parlemen

DPRD Inhil Gelar RDP Bersama Pemkab dan AWI, Bahas Penguatan Sinergi Pers dan Pemerintah

Selasa, 14 Oktober 2025 - 00:38:23 WIB

TEMBILAHAN  - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengge.

Parlemen

Anggota DPRD Inhil Hadiri Pemancangan Pertama Gedung Krematorium Hati Gemilang Memorial Park Tembilahan

Ahad, 19 Oktober 2025 - 00:28:45 WIB

TEMBILAHAN - Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili oleh Ang.

Parlemen

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Hadiri Pembukaan Pawai & Stan MTQ Ke-55

Kamis, 30 Oktober 2025 - 00:13:27 WIB

TEMBILAHAN - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Bapak Ir. H. Amd. Junaidi An., M.Si men.

Parlemen

Wakil Ketua I DPRD Inhil Hadiri Upacara Hari Pahlawan 2025

Selasa, 11 November 2025 - 00:00:35 WIB

TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar rangkaian Peringatan.

Parlemen

Fraksi PKB Inhil Temui Ketua Fraksi PKB DPR RI, Sampaikan Aspirasi dan Usulan Program Prioritas Daerah

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 16:10:03 WIB

Jakarta — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) .

Parlemen

DPRD Inhil Gelar RDP 6 Jam, Sepakati 7 Rekomendasi Terkait Penundaan Penerapan Aplikasi Xstar

Selasa, 09 September 2025 - 07:03:23 WIB

TEMBILAHAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Panen Raya Kelapa Perlu Dikelola Bijak, Dinas Pertanian Inhil Ajak Petani Pahami Dinamika Harga
15 Mei 2026
PT GIN Salurkan 18 Ekor Sapi Qurban untuk Desa Binaan dan Karyawan
14 Mei 2026
Penghitungan Suara Calon Anggota BPD Sungai Intan 2026-2034 Berlangsung Terbuka
13 Mei 2026
‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
23 April 2026
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
22 April 2026
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 ‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
  • 2 Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
  • 3 Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
  • 4 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 5 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 6 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 7 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network