• Rabu, 01 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Ragam

Beda Usia, Kenal Lewat Telepon, Surojo Resmi Peristri Janda Muda

Redaksi

Selasa, 12 September 2017 19:57:59 WIB
Cetak
Beda Usia, Kenal Lewat Telepon, Surojo Resmi Peristri Janda Muda

SONGKOK yang tampak kedodoran di kepala tak dihiraukannya. Hati Surojo sedang berbunga-bunga. Maklum, diusianya yang menapak 41 tahun, Surojo berhasil menyunting Wahyu Triana, istrinya yang lebih muda 16 tahun.

Pernikahan Surojo dengan Wahyu yang awalnya siri akhirnya diakui negara. Pasutri yang sudah dikaruniai dua anak itu naik pelaminan pada acara nikah masal bersama 11 pasangan lainnya, Selasa lalu (5/9).

Jas dan kebaya yang dikenakan Surojo dan Wahyu berwarna senada. Layaknya pengantin baru yang menggelar resepsi pernikahan, ronce kembang melati melengkapi dandanan.

Rangkain bunga mengalungi leher Surojo. Jilbab yang dikenakan Wahyu juga berhiaskan kembang segar.

‘’Senang pastinya bisa menikah resmi,’’ aku Wahyu.

Apalagi, semua biaya resepsi yang berlangsung di aula kantor Kecamatan Manguharjo itu ditanggung Pemkot Madiun tanpa kecuali.

Mempelai dan keluarganya tak perlu pusing memikirkan urusan dekorasi, rias pengantin, sewa baju, atau hidangan untuk tetamu. Wahyu blak-blakan ikut nikah masal lantaran terkendala biaya.

‘’Saya bersyukur mendapat kesempatan menikah gratis,’’ ungkapnya.

Pasangan itu tinggal bersama orang tua Wahyu. Sebuah rumah sederhana di Jalan Tawang Baru, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, terpaksa ditempati dua kepala keluarga (KK). Kendati menjalani hidup jauh dari kata mewah, kebahagiaan tetap dirasakan mereka.

‘’Suami saya cinta keluarga,’’ puji Wahyu.

Padahal, perkenalan Wahyu dengan Surojo hanya diawali telepon 11 tahun silam. Keduanya juga kerap berkomunikasi via short message service (SMS). Pun, nama Surojo kali pertama didapat dari ibu Wahyu.

‘’Ibu dapat nomor teleponnya juga dari kenalan di Lampung,’’ terangnya sembari menyebut suaminya kerap bekerja di proyek bangunan.

Status Wahyu saat itu sudah seorang janda. Dia awalnya enggan berterus terang ke Surojo yang berada di Lampung itu. Namun, hubungan keduanya sudah kadung dekat kendati domisilinya berjauhan.

Wahyu di Madiun, sedangkan Surojo di luar pulau. Jika sehari tidak saling berkirim kabar, terasa ada sesuatu yang kurang.

‘’Jadi sering telepon, saling kirim foto juga,’’ ujarnya diiringi tawa kecil.

Wahyu sempat kaget saat Surojo hendak melamarnya. Menyeberang dari Lampung menuju Madiun. Tidak langsung menjawab, dia sengaja buka kartu tentang status jandanya. Surojo tidak peduli kendati dia masih perjaka.

‘’Tidak apa-apa, saya akan sampai ke Madiun beberapa hari lagi bersama keluarga dari sini,’’ ucap Wahyu mengingat perkataan Surojo.

Jodoh tampaknya sudah bertemu. Surojo datang melamar mengajak 12 familinya dari Lampung naik bus. Meski sudah mengetahui jika Surojo datang untuk meminang, Wahyu sama sekali tidak memberi tahu orang tuanya.

Ketika rombongan tamu itu tiba, tidak ada persiapan penyambutan. Alhasil, orang tua Wahyu sempat kelabakan menyambut tamu dadakan.

‘’Disuguhi nasi pecel dan pisang goreng. Setelah Lebaran 2006, sekali ketemu langsung jadi,’’ ingat Wahyu.

Orang tua Wahyu tak lupa menjelaskan status anak gadisnya ke calon besan. Namun, cinta tetap muncul sebagai pemenang. Surojo sudi menerima Wahyu apa adanya.

Maksud diutarakan, pinangan dari Sumatera diterima Madiun. Bermalam sehari, Wahyu langsung diboyong ke Lampung esok harinya.

‘’Cuma saya, ayah, dan ibu yang berangkat,’’ ungkap Wahyu.

Selat Sunda yang mulanya menjadi jarak diseberangi Wahyu dan Surojo bersama. Sampai di tanah Sumatera, Wahyu dan Surojo dinikahkan siri.

Keduanya mantap membangun bahtera rumah tangga. Wahyu mengingat acara nikah siri di sana tidak kalah ramai dengan resepsi pernikahan di Madiun.

‘’Disambut dengan meriah,’’ ujarnya.

Kendati nikah siri, Wahyu mantap dengan Surojo. Perkara selisih usia sama sekali bukan menjadi kendala. Wahyu mengaku hanya ingin memiliki pendamping hidup yang setia dan bertanggung jawab.

Berkeluarga di Lampung beberapa lama, keduanya memutuskan kembali ke Madiun dua tahun silam. Wahyu saat itu mengandung anak keduanya.

‘’Dikabari kelurahan ada nikah masal sehari sebelum pendaftaran, langsung ikut. Cari akta kelahiran untuk si bungsu yang mau masuk sekolah,’’ ungkapnya. (radar)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ragam

Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:37:14 WIB

Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.

Ragam

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:17:07 WIB

SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.

Ragam

Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:30:44 WIB

Tembilahan – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh Bhabin.

Ragam

Menyebrangi sungai demi sampai ke lokasi ketahanan pangan Bhabinkamtibmas Polsek Tembilahan Laksanakan kontrol tanama jagung di Seberang Tembilahan Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:01:02 WIB

Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, BRIPTU KUKUH TRI KURNIA.

Ragam

Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 03 Juni 2026 - 10:00:30 WIB

Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabink.

Ragam

Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:42:04 WIB

TEMBILAHAN – Menginjak usia 18 tahun pada Jumat (22/5/2026), Universitas Islam Indragiri (UNISI.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
16 Juni 2026
RDP DPRD Hasilkan Rekomendasi Pembentukan BUMD Telekomunikasi di Inhil
16 Juni 2026
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network