• Jumat, 24 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Berikut Foto-foto Bocah Korban Narkoba Flaka, Murid SD Meninggal

Redaksi

Kamis, 14 September 2017 19:05:37 WIB
Cetak
Berikut Foto-foto Bocah Korban Narkoba Flaka, Murid SD Meninggal

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Narkoba Flaka menelan korban jiwa. Seorang murid SD kelas enam berinisial N (11) meninggal setelah mengkonsumsi narkoba flaka.

N sempat dirawat setelah kejang-kejang dan semacam gangguan mental di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari sejak kemarin. Dokter menyatakan bahwa korban overdosis berat.

Obat yang dicampur narkoba flaka

Obat yang dicampur narkoba flaka

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan, sebanyak 42 bocah sudah menjadi korban dari keganasan narkoba jenis flaka ini.

Sejak kemarin, puluhan remaja masuk rumah sakit dengan gejala yang sama. Mereka tidak sadarkan diri dan berhalusinasi. Diduga, hal itu merupakan efek dari narkoba flaka.

Informasi yang didapat dari pasien, mereka telah meminum obat yang disebut PCC. Obat tersebut mereka dapatkan secara gratis dari oknum yang mereka tidak kenal. Rupanya, PCC ini merupakan narkoba flaka.

Informasi meninggalnya bocah N dibenarkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendari, Muniarty. Ia menengarai korban meninggal setelah mengonsumsi obat-obatan sejenis flaka secara berlebihan.

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. (Instagram/infotabedaeng)

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. (Instagram/infotabedaeng)

“Efek obat menjadi sangat hebat sehingga bisa menyebabkan mabuk, bahkan bisa menyebabkan kematian bagi yang overdosis,” kata Muniarty usai menjenguk puluhan korban yang dirawat di rumah sakit, Rabu (13/9).

Menurut Muniarty, korban meninggal dunia setelah mengonsumsi PPC bersama tantenya. Tantenya sendiri juga mengalami gangguan mental dan masih dirawat di Rumah Sakit Jiwa Kendari.

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. (Instagram/infotabedaeng)

Setelah mengonsumsi obat, lanjut Muniarty, korban tidak sadarkan diri dan dilarikan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. (Instagram/infotabedaeng)

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. (Instagram/infotabedaeng)

“Sekarang kami masih mendalami mengapa obat tersebut diberikan dari tantenya ke korban. Tantenya sekarang belum sadar juga,” ujarnya.

Para korban yang masih dirawat di rumah sakit mengalami gejala yang sama. Mereka mengalami gangguan mental dan kejang-kejang setelah mengkonsumsi narkoba jenis flaka.

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. (Instagram/infotabedaeng)

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. (Instagram/infotabedaeng)

“Bisa jadi narkoba jenis Flaka. Karena bahannya dicampur dari berbagai merek obat. Sama halnya flaka yang campuran dari beberapa jenis narkoba. Kami masih menyelidiki peredaran narkoba flaka tersebut,” pungkas Murniaty.

Video Bocah Bersikap Aneh ini Bikin Heboh, Warganet Pengaruh Narkoba Jenis Ini

Masyarakat kembali dibuat khawatir dengan beredarnya informasi soal penyalah gunaan obat bernama PCC.

Akun Facebook Fadlyazis Kdi membagikan video seorang anak kecil yang bertingkah sangat aneh.

Terlihat di video terlihat bocah berkaos hitam tersebut awalnya membungkuk.

Matanya terbuka lebar.

Bajunya juga basah kuyup, mungkin karena air di sampingnya.

Di video yang sudah 100 ribu kali dibagikan tersebut, tampak pula banyak orang yang hanya menontoni bocah ini.

"tolong pemerintah kendarai tolong dihilangkan itu mumbul, pengaruhnya mumbul ini," kata lelaki di video.

Bocah yang tak diketahui identitasnya tersebut tak kuasa berdiri.

Dia hanya terlihat berbaring di atas tanah dengan kubungan air.

"tolong BNN dimusnahkan itu mumbul,

disampaikan kedapa pemerintah Kota Kendari tolong itu mumbul dimusnahkan.

pcc dengan itu obatnya orang gila.

tadi rumah sakit jiwa 30 lebih masuk," begitu suara yang terdengar di video yang baru diunggah 8 jam lalu itu.

Dalam keterangan, disebutkan bawah penyebabnya yakni karena obat PCC.

Disampaikan kepada Teman2, Saudara, Sahabat untuk melakukan pengawasan Ekstra terhadap putra putrinya, sejak semalam sampai saat ini RSJ Kota Kendari kedatangan hingga sampai 50 pasien, di antaranya ada anak dan remaja dengan gejala yg sama, Mereka Tidak Sadarkan Diri dan Berhalusinasi, Info yg didapat dari pasien mereka telah meminum obat yg disebut PCC (Mumbul) dan ada juga yang disebut Flakka Jenis Narkotika terbaru, dan obat tersebut didapatkan secara gratis oleh oknum yg mereka tidak kenal, Untuk diketahui Sudah ada Korban Meninggal dunia yang merupakan siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) di Kota kendari.

Untuk meminimalisir jatuhnya korban diharapkan kerjasama dari para orang tua untuk melakukan pengawasan terhadad Putra Putri nya, Terima Kasih.

 

Belum dapat dibenarkan soal video tersebut.

Disadur dari Kompas.com, puluhan remaja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (13/9/2017) dilarikan ke beberapa rumah sakit di wilayah itu, lantaran mengalami gangguan mental usai mengonsumsi obat- obatan yang belum diketahui jenisnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari Murniati, mengatakan, terdapat seorang korban yang masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dilaporkan meninggal.

Dia mengaku, belum dapat memastikan jenis obatnya yang dikonsumsi para remaja tersebut. "Kita masih selidiki dulu. Untuk sementara ada 30 orang yang dirawat dan tersebar di beberapa rumah sakit," ucap Murniati.

Sementara itu Kepala Rumah Sakit Jiwa (RSJ)Kendari Abdul Razak menyebutkan, sejak kemarin pihaknya menangani pasien tersebut. Semuanya adalah usia-usia remaja dan pelajar. RSJ ini merupakan rumah sakit yang paling banyak menangani korban.

"Sejak tadi malam datang di UGD dan sampai tadi kami mencatat 13 orang. Dari 13 itu dilakukan pemeriksaan berdasarkan gejala gangguan secara jiwa. Ada yang ngamuk, ngomong ngawur, ada yang diam. Ternyata mereka mengaku habis memakai zat-zat tertentu. Mengarah ke pil atau narkoba," kata Rasak di kantornya, Rabu (13/9/2017).

Setelah itu, pihaknya melakukan seleksi berdasarkan indikasi medis dan melakukan penanganan dan tersisa 3 orang yang harus dirawat secara intensif dan pasien lainnya sudah dipulangkan. Untuk penanganan sementara, para pasien diberikan obat penenang.

"Kami sudah komunikasi dengan BNNKendari terkait hasil pemeriksaan karena itu kewenangan mereka. Kami minta juga ada posko di sini karena jangan sampai ada lagi yang datang," ujarnya.

Di UGD RSJ Kendari terlihat beberapa pasien terpaksa diikat tangan dan kakinya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. (pojoksatu)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 2 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 3 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 4 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 5 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 6 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 7 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network