• Jumat, 17 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

Fakta Mengenai Tradisi “Bom-Boman”, Perkelahian Anak Muda Ala Gladiator yang Merenggut Nyawa

Redaksi

Ahad, 17 September 2017 19:19:43 WIB
Cetak
Fakta Mengenai Tradisi “Bom-Boman”, Perkelahian Anak Muda Ala Gladiator yang Merenggut Nyawa

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Umunya tradisi pertarungan satu lawan satu gladiator hanya bisa kita lihat saat kejayaan kerajaan Romawi. Namun siapa sangka di Indonesia juga ada sebuah tradisi serupa, namun mirisnya dilakukan oleh kalangan pelajar. Ya, layaknya gladiator, para pelajar ini saling pukul satu sama lain hingga salah satu di antara mereka tidak bisa bertanding.

Rupanya tradisi berdarah mirip gladiator itu oleh anak-anak muda disebut “Bom-boman”. Mirisnya tradisi ini tumbuh subur di kalangan remaja dan sama sekali tidak diketahui sekolah. Bahkan beberapa waktu yang lalu seorang pelajar meninggal karena pertarungan berdarah ini. Berikut merupakan ulasan lengkap mengenai tradisi berdarah yang merenggut nyawa generasi muda itu.

Tradisi ala gladiator di kalangan anak muda

Seperti yang diketahui,mungkin kita mengenal duel sampai mati layaknya gladiator hanya terjadi pada saat masa kejayaan Romawi. Namun siapa sangka rupanya tradisi seperti itu ternyata sampai ada hingga sekarang, bahkan dilakukan oleh anak-anak muda.

bomboman

Ya, sebuah tradisi nyeleneh mirip ajang gladiator bernama “Bom-boman” ini beberapa waktu yang lalu merenggut nyawa seorang pelajar di Bogor bernama Hilarius Christian Event  Raharjo. Rupanya siswa ini suruh berduel dengan seorang pelajar dari sekolah lain sampai meninggal dan hanya ditonton oleh puluhan orang sebagai hiburan. Ya, nyawa anak muda ini melayang demi tradisi berdarah yang entah untuk tujuan apa diadakan.

Tradisi “Bom-boman” sangat terorganisir

Siapa sangka ternyata ada campur tangan beberapa orang senior dalam tradisi berdarah ini. Ya, bahkan para alumni pun ikut andil dalam penyelenggaraan bom-boman. Sistemnya, para alumni mempersiapkan dan  mengkoordinir tempat dan penyelenggaraan tradisi ini. Kemudian mereka menghubungi para junior mereka yang masih sekolah yang umumnya berada di kelas tiga.

marak di kalangan pemuda

Baru setelah itu, para murid kelas tiga ini mencari seorang petarung dari angkatan yang lebih rendah, umumnya kelas satu untuk bertanding. Biasanya para petarung ini akan dibawa ke sebuah lapangan kosong atau tempat sepi untuk dihadapkan dengan lawannya dari sekolah lain. Umumnya yang bisa menonton pertandingan tersebut juga kalangan-kalangan mereka sendiri.

Biasanya terjadi saat ada pertandingan basket

Entah sejak kapan, namun tradisi bom-boman antara pelajar dua sekolah di Bogor ini selalu dekat dengan waktu pertandingan basket. Ya, para umumnya setelah pertandingan berakhir para siswa laki-laki berkumpul untuk melaksanakan tradisi bom-boman. Ternyata jika menengok lebih jauh, pertarungan ala gladiator ini sendiri sudah ada sejak tahun 2000-an hingga saat ini.

 

bisa merengut nyawa [image source]

Bahkan pihak sekolah sendiri pun tidak tahu-menahu mengenai tradisi ini hingga kasus kematian pelajarnya terkuak secara publik. Bisa dibilang kalau mereka yang ikut terlibat baik penonton, penyelenggara maupun petarung, benar-benar menjaga rahasianya.

 

Masih banyak dilakukan dan pastinya nyawa generasi muda terancam

Hilarius Christian Event  Raharjo adalah salah satu kisah dari tradisi bom-boman sendiri yang mendapatkan sebuah nasib kurang beruntung. Padahal mungkin di luar sana, masih banyak para pelajar yang mungkin juga melakukan tradisi serupa. Mungkin bagi mereka dengan berkelahi seperti itu bagi mereka bisa terlihat lebih jantan, padahal bisa saja kematian mengintai.

 

Hilarius Christian Event Raharjo [image source]

Buktinya, di youtube masih banyak video “bom-boman” pelajar SMA yang  jadi bukti kalau tradisi macam ini masih tumbuh subur di kalangan pelajar di beberapa daerah. Pastinya ini menjadi perhatian buat Indonesia, bukan hanya pihak kepolisian, namun semua elemen yang ada termasuk kita dalam menyelamatkan generasi bangsa.

 

Entah harus berkata apa pada generasi muda yang satu ini, mending kalau berkelahi di atas ring merebutkan gelar juara, paling tidak kalau kalah bakal dapat uang juga. Lah ini? Akan lebih bijak jika waktu luang di usia muda digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat, olahraga lah, belajar lah, apapun yang penting bisa membahagiakan orang tua. (boombastis)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network