• Jumat, 16 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

Jam Tangan Setya Novanto Jadi Bukti Baru KPK di Kasus E-KTP

Redaksi

Jumat, 06 Oktober 2017 14:45:30 WIB
Cetak
Jam Tangan Setya Novanto Jadi Bukti Baru KPK di Kasus E-KTP

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami pengakuan mendiang Direktur Utama PT Biomorf Lone Indonesia, Johannes Marliem, terkait pemberian uang miliaran ke sejumlah pejabat Indonesia dan jam tangan mewah ke Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Pengakuan Johannes sudah terkonfirmasi sebelumnya dan tertuang dalam gugatan yang diajukan Pemerintah Federal Minesotta terhadap Marliem atas kasus dugaan pencucian uang.

Dalam gugatan itu, agen khusus FBI Jonathan Holden menyatakan Marliem mengakui memberikan sejumlah uang dan benda lain kepada pejabat di Indonesia terkait lelang proyek e-KTP tahun 2011-2012.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, saat ini KPK sedang meneliti pengakuan Marliem kepada agen khusus FBI yang masih bertalian erat dengan proyek e-KTP. Agus menyebut, KPK sudah mendapat informasi langsung dari penegak hukum di Amerika Serikat itu.

"Rincinya masih kami teliti, karena selain dari berita koran kami juga ada informasi langsung yang diberikan kepada KPK," kata Agus di kantornya, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Oktober 2017.

Menurut Agus, berdasarkan informasi didapat jajarannya, ada tiga jam tangan mewah yang dibeli Johannes Marliem yang uangnya diduga bersumber dari proyek e-KTP. Dua jam tangan dipakai Marliem sendiri, sedangkan satu lagi diberikan ke Setya Novanto yang saat proyek e-KTP 2011 bergulir masih menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar.

Agus belum bisa merincikan kapan tanggal pemberiannya. Yang jelas, kata Agus, mengenai jam mewah itu, nantinya menjadi salah satu bukti yang baru.   

"Jam tangan itu infonya ada tiga, yang dua untuk Johannes Marliem sendiri, dan yang satu diberi kepada seseorang," kata Agus.

Berdasarkan pengakuan Johannes, dalam gugatan di AS, Ia memberikan jam tangan merek Richard Mille yang ditaksir senilai US$135 ribu atau sejumlah Rp1,8 miliar kepada Setya Novano. Selain itu, ia juga mentransfer uang US$700 ribu ke rekening mantan pimpinan Komisi II DPR, Chaeruman Harahap.

Penegak hukum di Minesotta ingin menyita aset Marliem sebesar US$12 juta yang diduga didapatkan dari proyek e-KTP. Johannes melalui perusahaannya PT Biomorf masuk dalam konsorsium PNRI atau perusahaan yang mendapat tender e-KTP. Ia memasok produk Automated Fingerprint Identification Systems (AFIS) merek L-1 untuk e-KTP.

Marliem sempat diperiksa pihak KPK sebelum meninggal dunia. Sayangnya dalam persidangan terdakwa Irman dan Sugiharto, ia mencabut sebagian keterangan, khususnya mengenai pertemuan dengan Setya Novanto.

Agus berharap temuan-temuan dalam proses hukum yang dilakukan AS terhadap Johannes Marliem dapat menjadi bukti baru untuk memproses pihak lain di kasus e-KTP ini, termasuk untuk kembali menjerat Novanto. "Mudah-mudahan menjadi bukti baru untuk kami proses selanjutnya," kata Agus.

Dalam perkara e-KTP, KPK sejatinya telah menjerat enam orang yang dianggap bertanggungjawab atas hilangnya uang negara Rp2,3 triliun. Mereka yakni mantan Pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, anggota DPR Markus Nari, pengusaha Andi Narogong, Dirut Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo, dan Ketua DPR Setya Novanto.

Namun untuk Setya Novanto, status tersangkanya telah dibatalkan hakim praperadilan PN Jaksel saat ini. Tapi KPK meastikan akan menerbitkan kembali Sprindik yang baru.  

Adapun Irman dan Sugiharto sudah mendapat vonis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, sementara Andi Narogong masih menjalani persidangan. (yan/viva)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PKB Inhil akan Gelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Mukercab 2026–2031
15 Oktober 2026
Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
14 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
13 Oktober 2026
PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
13 Oktober 2026
Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
13 Oktober 2026
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
  • 2 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 3 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 4 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 5 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 6 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 7 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network