• Rabu, 01 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Ragam
  • Pekanbaru

Tanjak Melayu Riau Kian Diminati

Redaksi

Senin, 06 November 2017 15:37:51 WIB
Cetak
Tanjak Melayu Riau Kian Diminati

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Tanjak yang merupakan tutup kepala khas Melayu Riau dengan filosofinya atau seperti blangkon pada masyarakat Jawa kian dikenal warga Riau hingga nusantara dan kini pemasarannya mulai marak. Pemilik usaha Tanjak Caraka Corporation Alfa Noni di Pekanbaru, Sabtu menyatakan, dalam 2-3 minggu ini sudah memasarkan ratusan Tanjak sebagai unit usaha yang baru digelutinya selain catering dan iven.

"Kita pasarkan Tanjak saat ada kegiatan pemerintah seperti Rapat Kordinasi, pameran termasuk di luar Riau serta dibawa utusan Riau yang punya kegiatan di daerah lain," ujarnya.

Ia juga berniat mengisi kebutuhan tanjak di anjungan Riau di Taman Mini Indonesia Indah untuk dipasarkan kepada pengunjung sebagai suvenir dengan permintaan 100 unit setiap kali pesanan. "Kita belum berani MoU karena produksi masih terbatas dan takut tidak bisa memenuhi kesepakatan," ujar Noni sambil menjelaskan hanya ada lima pekerja yang memproduksi tanjak di tempat usahanya.

Tanjak yang diproduksinya lebih untuk kebutuhan suvenir sekalian mengenalkan peci khas Melayu kepada masyarakat Indonesia. Atas dasar itu ia juga aktif memiralkan dan memasarkan tanjak melalui media sosial dan online.

Untuk tanjak yang biasa dipakai raja atau hulubalang dengan menggunakan kain tenus asli Siak, harganya ratusan ribu rupiah, sementara tanjak yang dipasarkan dengan corak Melayu berkisar seharga Rp50-100 ribu saja perbuahnya.

Noni menjelaskan sudah minta izin untuk memroduksi tanjak secara masif. "Kalau mengacu ke lembaga adat Melayu bentuk tanjak itu beda-beda ada yang motif Dendam Tak Sudah, Hulubalang dan Elang, namun yang kita produksi murni untuk suvenir," jelasnya.

Saat ini Tanjak mulai marak dipasarkan di arena pameran, di gerai penjualan suvenir, Pasar Bawah Pekanbaru, hingga distro yang bisa memasarkan busana kasual ikut menjual tanjak.

"Dewan Kerajinan Nasional Daerah di berbagai kabupaten dan kota di Riau ikut membuat tanjak. Kita berharap ada regulasi pemerintah agar penggunaan tanjak kian marak dalam mengkristalkan Riau sebagai entitas Melayu," ujarnya.

Siak yang merupakan pusat dari kerajaan Melayu di Riau menurut Bupati Siak Syamsuar pihaknya akan mendorong pengrajin agar lebih banyak lagi memproduksi Tanjak.
"Setiap tamu yang datang ke Siak, akan dikasih cenderamata, salah satunya Tanjak," ujarnya dilansir antarariau.com.

Ia menyatakan tamu khusus yang datang ke Siak akan dikasih Tanjak sebagai bentuk melestarikan budaya Melayu, apalagi Siak merupakan muasal berkembangnya kebudayaan Melayu di Riau. Kalau ingin mengetahui sejarah Melayu, ya memang di Siak ini tempatnya," jelas Syamsuar.

Di Riau kini juga sudah ada komunitas Tanjak yang anggotanya sebagian besar anak muda. Mereka mempopulerkan kembali Tanjak ini sebagai identitas pria Melayu.

- Tanjak yang merupakan tutup kepala khas Melayu Riau dengan filosofinya atau seperti blangkon pada masyarakat Jawa kian dikenal warga Riau hingga nusantara dan kini pemasarannya mulai marak. Pemilik usaha Tanjak Caraka Corporation Alfa Noni di Pekanbaru, Sabtu menyatakan, dalam 2-3 minggu ini sudah memasarkan ratusan Tanjak sebagai unit usaha yang baru digelutinya selain catering dan iven.

"Kita pasarkan Tanjak saat ada kegiatan pemerintah seperti Rapat Kordinasi, pameran termasuk di luar Riau serta dibawa utusan Riau yang punya kegiatan di daerah lain," ujarnya.

Ia juga berniat mengisi kebutuhan tanjak di anjungan Riau di Taman Mini Indonesia Indah untuk dipasarkan kepada pengunjung sebagai suvenir dengan permintaan 100 unit setiap kali pesanan. "Kita belum berani MoU karena produksi masih terbatas dan takut tidak bisa memenuhi kesepakatan," ujar Noni sambil menjelaskan hanya ada lima pekerja yang memproduksi tanjak di tempat usahanya.

Tanjak yang diproduksinya lebih untuk kebutuhan suvenir sekalian mengenalkan peci khas Melayu kepada masyarakat Indonesia. Atas dasar itu ia juga aktif memiralkan dan memasarkan tanjak melalui media sosial dan online.

Untuk tanjak yang biasa dipakai raja atau hulubalang dengan menggunakan kain tenus asli Siak, harganya ratusan ribu rupiah, sementara tanjak yang dipasarkan dengan corak Melayu berkisar seharga Rp50-100 ribu saja perbuahnya.

Noni menjelaskan sudah minta izin untuk memroduksi tanjak secara masif. "Kalau mengacu ke lembaga adat Melayu bentuk tanjak itu beda-beda ada yang motif Dendam Tak Sudah, Hulubalang dan Elang, namun yang kita produksi murni untuk suvenir," jelasnya.

Saat ini Tanjak mulai marak dipasarkan di arena pameran, di gerai penjualan suvenir, Pasar Bawah Pekanbaru, hingga distro yang bisa memasarkan busana kasual ikut menjual tanjak.

"Dewan Kerajinan Nasional Daerah di berbagai kabupaten dan kota di Riau ikut membuat tanjak. Kita berharap ada regulasi pemerintah agar penggunaan tanjak kian marak dalam mengkristalkan Riau sebagai entitas Melayu," ujarnya.

Siak yang merupakan pusat dari kerajaan Melayu di Riau menurut Bupati Siak Syamsuar pihaknya akan mendorong pengrajin agar lebih banyak lagi memproduksi Tanjak.
"Setiap tamu yang datang ke Siak, akan dikasih cenderamata, salah satunya Tanjak," ujarnya dilansir antarariau.com.

Ia menyatakan tamu khusus yang datang ke Siak akan dikasih Tanjak sebagai bentuk melestarikan budaya Melayu, apalagi Siak merupakan muasal berkembangnya kebudayaan Melayu di Riau. Kalau ingin mengetahui sejarah Melayu, ya memang di Siak ini tempatnya," jelas Syamsuar.

Di Riau kini juga sudah ada komunitas Tanjak yang anggotanya sebagian besar anak muda. Mereka mempopulerkan kembali Tanjak ini sebagai identitas pria Melayu.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ragam

Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:37:14 WIB

Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.

Ragam

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:17:07 WIB

SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.

Ragam

Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:30:44 WIB

Tembilahan – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh Bhabin.

Ragam

Menyebrangi sungai demi sampai ke lokasi ketahanan pangan Bhabinkamtibmas Polsek Tembilahan Laksanakan kontrol tanama jagung di Seberang Tembilahan Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:01:02 WIB

Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, BRIPTU KUKUH TRI KURNIA.

Ragam

Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 03 Juni 2026 - 10:00:30 WIB

Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabink.

Ragam

Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:42:04 WIB

TEMBILAHAN – Menginjak usia 18 tahun pada Jumat (22/5/2026), Universitas Islam Indragiri (UNISI.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
16 Juni 2026
RDP DPRD Hasilkan Rekomendasi Pembentukan BUMD Telekomunikasi di Inhil
16 Juni 2026
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network