• Jumat, 24 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Mantan Pemijat Hotel Alexis Tetap Tawarkan Pijat Plus

Redaksi

Selasa, 07 November 2017 15:07:31 WIB
Cetak
Mantan Pemijat Hotel Alexis Tetap Tawarkan Pijat Plus

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Pasca ditutupnya Hotel dan Griya Pijat Alexis di Jakarta, bisnis panti pijat, Spa, dan pijat tradisional di Kota Palembang malah semakin subur. Bahkan di beberapa tempat bisnis ini, ditemukan mantan terapis (pemijat) Hotel Alexis yang sengaja hijrah ke Kota Palembang.

Berkedok panti pijat, spa dan pijat tradisional, layanan ini pun sudah mulai menjamur, di Kota Palembang sejak era tahun 90-an. Mulai dari kawasan Kambang Iwak Jalan Tasik, Kawasan Bukit Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, ruko-ruko di Ramayana dan disepanjang jalan Kol Burlian KM 5-7.

Ketika Tim Sriwijaya Post, menelusuri tempat prostitusi berkedok pijat sehat yang ada di Kota Palembang ini, ditemukan beberapa mantan pekerja Griya Pijat dan Hotel Alexis Jakarta.

Para pekerja mantan Griya Pijat dan Hotel Alexis memang daun muda alias masih berusia di bawah 20 tahun.

Rata-rata dari mereka pandai merayu dan genit. Biasanya, para wanita ini memang sudah berstatus janda.

Jika kita ingin merasakan pijatan terapis, dan masuk ke dalam sana, awalnya kita akan disuguhkan pelayanan yang istimewa.

Jika sudah masuk ke dalam, akan ditemukan serta melihat langsung wanita-wanita seksi yang bertugas sebagai terapis(pemijat).

Jika dilihat sepintas dari luar beberapa panti pijat tersebut memang tidak menyediakan layanan seks komersil.

Namun, tidak begitu kenyataannya saat memasuki salah satu panti pijat di kawasan Jalan Tasik.

Tamu langsung disambut oleh seorang wanita yang menyodorkan sejumlah foto wanita berparas cantik. Wanita-wanita itu katanya sebagai pemijat.

Umumnya foto-foto yang ditampilkan merupakan wanita berusia muda dengan mengenakan pakaian sopan.

Namun ada juga ditempat berbeda, wanita-wanita itu di showingkan (ditampilkan) dihadapan tamu.

Setelah memilih salah satu wanita dalam foto, awalnya seperti umumnya panti pijat, wanita tersebut melakukan tugasnya, memijat tamu. Namun pijatan wanita itu tidak seperti pemijat profesional.

Sentuhannya begitu pun lembut ditambah body lotion nyaris tak ada pijatan.

Badan capek dan pegal-pegal pun bukannya hilang tetapi bertambah sakit, dan tubuh menjadi terangsang karena lembut elusan tangan terapis.

Namun dibalik semua itu, usai menjalankan tugasnya, wanita tersebut menawarkan layanan seks dengan tarif antara Rp 200 ribu hingga Rp 350 ribu.

Jika pengunjung tak mau berhubungan seks, wanita itu menawarkan seks lain berupa hand job dan oral.

Tarifnya pun hanya Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu, itu sudah termasuk tips pijatan tadi.

Dengan rayuan gombal, dan bujuknya, sang terapis pun mulai merangsang sang tamu.

Tak ayal banyak tamu yang kesengsem. Ujung-ujung, mereka nego. Jika harga cocok, terapis langsung melayani hasrat tamu.

"Bang kesini sendiri ya atau ada yang menemani? " kata terapissambil memijat tubuh sang tamu.

"Bang kesini cuma pijat aja ya bang. Abang mau lebih tidak, udah tanggung ini. Aku juga udah lama tidak gituan, karena aku janda," ungkap salah satu terapis asal Sukabumi. Sebut saja namanya Ayu (19). Ia mengaku memang pernah bekerja di Hotel dan Griya Pijat Alexis.

Sebelum ditutup, ia dan beberapa temannya memutuskan hijrah ke Kota Palembang.

Setelah diajak bercerita, bagi janda satu anak ini pun, memijat bukanlah keahliannya.

Ia hanya belajar otodidak dari teman-temannya agar bisa diterima di panti pijat plus-plus.

"Saya memijat sebenarnya tidak bisa, tetapi saya mencari uang tambahan dari tips tamu."

"Bermodalkan seksi dan genit sudah cukup. Biar tamu tertarik dan bisa minta lebih (bisa gituan-red) dan dibayar," katanya sambil tersenyum malu, dan bertanya abang kok kepo ya tanya-tanya terus.

Sambungnya, dalam sehari dirinya bisa meminjat tamu 3 hingga 5 orang.

Namun tidak semua tamu mau ditawari layanan seks.

Dalam sehari, selain gaji pijat Rp 150 ribu perorang, untuk plus plus dan tips dirinya mendapatkan uang hampir Rp 1 juta.

"Lumayan juga hasilnya untuk menghidupi anak dan keluarga di kampung pak. Terkadang Ayu merindukan kehadiran si buah hati dan sang pujaan.Tetapi harus bagaimana lagi bang, inilah kehidupan. Bisanya saya pulang mau dekat deket lebaran, atau sudah habis kontrak," tutup Ayu, sambil berkata dirinya sudah lelah bekerja seperti ini.

Sementara, Alamsah (42), salah pelanggan layanan panti pijat plus-plus mengaku sering memanfaatkan layanan beberapa panti pijat.

Alamsah tahu jika pijatan wanita itu tak bisa menghilangkan penatnya sebagai kontraktor.

Namun, bukan pijatan itu yang dicari melainkan layanan plus dari sang pemijat.

"Lumayan juga pak, selain mendapatkan sentuhan pijatan, saya kesini bisa gituan. Dalam sebulan saya bisanya 2 kali datang ke lokasi-lokasi panji pijat," ungkap warga Prabumulih itu seperti dilansir tribun.

Lanjut Alamsah, selain menghabiskan uang Rp 300 ribu untuk memesan satu terapis untuk memijatnya, Alamsah juga mengeluarkan uang Rp 200-500 ribu, untuk mendapatkan layanan plus-plus dari trapis.

"Tergantung dengan wanitanya, cantik, seksi dan genit tidak, kami biasa nego di dalam kamar. Jika cocok yang berlanjut hingga gituan usai dipijat," jelasnya. (hrc)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 2 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 3 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 4 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 5 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 6 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 7 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network