• Jumat, 24 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

Fakta dan Kejanggalan Kecelakaan Setya Novanto

Redaksi

Sabtu, 18 November 2017 18:08:57 WIB
Cetak
Fakta dan Kejanggalan Kecelakaan Setya Novanto

INHILKLIK.OCM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mau kalah cerdik dengan siasat Papa Setnov, sebutan Ketua DPR RI, Setya Novanto yang selalu menghindari proses hukum. Di tengah proses perawatan akibat kecelakaan, penyidik langsung mengeluarkan surat penahanan terhadap tersangka korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) tersebut.

Dengan adanya surat penahanan tersebut, Setnov praktis berstatus tahanan KPK. Setnov tak punya pilihan selain harus mengikuti proses hukum. KPK kini memonitor seluruh aktivitasnya.

Dia harus minta izin ke pimpinan KPK jika ingin pulang dari opname di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Politikus berjuluk Papa itu kemarin memang pindah lokasi perawatan dari RS Medika Permata Hijau ke RSCM.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik sudah menerbitkan surat perintah penahanan terhadap Setnov selama 20 hari ke depan di Rutan Klas I Jakarta Timur cabang KPK. Surat tersebut telah disampaikan kepada Setnov kemarin.

”Sebelum berangkat ke RSCM, penyidik KPK memperlihatkan dan membacakan surat itu di depan pihak SN (Setnov),” kata Febri kemarin (17/11) dilansir pojoksatu.id.

Fredrich Yunadi pengacara Setya Novanto

Fredrich Yunadi, pengacara Setya Novanto

Hanya, pengacara Setnov, Fredrich Yunadi, menolak menandatangani berita acara penahanan tersebut. Surat tersebut akhirnya ditandatangani penyidik dan dua saksi dari RS Medika.

Selanjutnya, surat tersebut diserahkan ke istri Setnov, Deisti Astriani Tagor, yang kebetulan selalu mendampingi suaminya selama menjalani perawatan pasca kecelakaan. Friedrich juga menolak menandatangani ketika penyidik menyodorkan surat pembantaran penahanan.

”Penyidik kemudian membuat berita acara penolakan, sekaligus menandatanganinya,” terang mantan aktivis ICW tersebut.

Pasca pemberkasan kemarin, Setnov secara hukum berada dibawah kewenangan KPK. Tim penyidik itu pun langsung melakukan pengamanan dan pengawasan ketat selama Setnov dirawat di RSCM. Setelah Setnov dianggap sudah sembuh oleh tim medis, KPK segera melakukan penahanan.

”Untuk kondisi kesehatan, kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit,” imbuhnya.

Setnov Kecelakaan

Polisi melakukan olah TKP tempat Papa Setnov kecelakaan

Terkait indikasi pihak yang menyembunyikan Setnov, KPK belum mau berkomentar banyak. Menurut Febri, pihaknya saat ini fokus terhadap penanganan perkara pokok yang dilakukan Setnov.

”Kami belum bisa menyampaikan secara rinci (pihak yang diduga menyembunyikan, Red),” terangnya.

KPK juga masih fokus terhadap upaya praperadilan jilid II yang diajukan Setnov di PN Jakarta Selatan.

”Gugatan praperadilan kami terima siang ini (kemarin, Red), di panggilan sidang yang dikirim jadwalnya tanggal 30 November,” ujarnya.

 

Kuasa hukum Setnov memang kembali mengajukan gugatan praperadilan pada Rabu (15/11) lalu. Dalam gugatan dengan nomor 133/Pid.Pra/2017/PN JKT SEL itu, pihak Setnov meminta penyidikan KPK dihentikan.

Febri menambahkan, KPK kemarin juga menerima pengaduan masyarakat tentang indikasi obstruction of justice (menghalangi proses hukum) yang dilakukan kuasa hukum Setnov.

Pimpinan KPK mengkaji isi pengaduan tersebut. Dalam pengaduan itu, perwakilan masyarakat meminta KPK agar menjerat kuasa hukum Setnov dijerat dengan pasal 21 UU KPK dengan tuduhan merintangi penyidikan e-KTP. ”Kami akan dalami fakta-fakta yang ada,” paparnya.

Sementara itu, masa perawatan Setnov di RS Medika Permata Hijau tidak sampai 24 jam. Berdasar rekomendasi dari dokter RS Medika, Setnov siang kemarin (17/11) dipindahkan ke RSCM.

Keputusan pemindahan Setnov dilakukan berselang sekitar tiga jam setelah dr Bhimanesh Sutardjo SpPD, dokter yang merawat Setnov, menyampaikan kondisi terakhir ketua DPR RI.

Sekitar pukul 12.30, Setnov yang berbaring di brangkar, dengan balutan kain di seluruh kepala dikawal dengan ketat melewati jepretan dan sorotan kamera media.

Sejumlah orang yang mengelilingi Setnov berusaha keras menutup wajah Setnov dengan selimut saat akan dibawa masuk ke ambulans. Hanya terlihat bagian muka Setnov dengan mata terpejam.

Tidak terlihat benjolan sebesar bakpau yang disebut Fredrich, karena tertutup oleh kain berwarna pink. Sementara luka bagian pipi yang juga sempat disebut Fredrich juga tidak terlihat. Pipi Setnov masih tampak mulus.

Kondisi mobil yang ditumpangi Setya Novanto saat mengalami kecelakaan Kamis (16/11) malam.

Kondisi mobil yang ditumpangi Setya Novanto saat mengalami kecelakaan Kamis (16/11) malam.

Fredrich menjelaskan, kliennya dipindah ke RSCM atas rekomendasi dari dokter RS Medika. Dia menyebut, ketua DPR itu harus segera menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Namun, mesin MRI yang dimiliki RS Medika dalam kondisi rusak.

”MRI di sini rusak, sedangkan cedera kepalanya tidak bisa ditunda lagi. Tadi kaki beliau kram, matanya tidak bisa dibuka. Kalau dibuka matanya berputar,” kata Fredrich.

Setelah berkoordinasi dengan tim dokter RSCM, telah diputuskan untuk dirujuk ke RSCM. Namun, sempat ada ide agar Setnov dirujuk ke RS Medika di Bintaro yang juga memiliki peralatan yang sama.

”Daripada mencari swasta, diputuskan mencari RS pemerintah tipe A, nah tipe A ini RSCM, di Kencana,” ujarnya.

 

Fredrich menegaskan, pemindahan kliennya tidak terkait dengan dokter maupun penyidik. Namun, penyidik dalam hal ini tetap mengikuti keberadaan Setnov, termasuk saat dibawa ke RSCM. ”KPK tetap ngikutin,” ujarnya.

Meski begitu, Fredrich menyebut ada satu peristiwa yang menurut dia tidak mengenakkan terjadi. Setelah ada kesepakatan untuk memindah Setnov ke RSCM, datang penyidik KPK dengan inisial D menyerahkan surat penahanan. Dalam surat itu dinyatakan bahwa kliennya telah ditahan.

”Saya katakan, Pak SN diperiksa belum pernah, ditanya juga belum pernah, wewenang mana yang memberi peluang KPK langsung menahan, dijawab itu wewenang KPK,” kata Fredrich.

Meski begitu, dia menyebut bahwa rekomendasi dokter juga harus dipatuhi. Menurut dia, Bimanesh menegaskan bahwa sesuai UU Kedokteran, wewenang terkait kondisi pasien sepenuhnya ada dokter.

”Artinya itu tidak benar, periksa juga belum, masak sudah ditahan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, sebelum pemindahan Setnov, Bimanesh menjelaskan bahwa Setnov mengalami gejala hipertensi. Setnov tiba di RS Medika sekitar pukul 18.30 bersama dengan ajudannya.

”Setengah 7 datang dengan keadaan hipertensi berat ada kecelakaan yang terjadi,” ujar dr Bimanesh didampingi sejumlah staf RS Medika.

Dari hasil observasi, Bimanesh menyebut ditemukan ada cedera di kepala sebelah kiri. Namun, Bimanesh menepis jika ada kabar bahwa Setnov mengalami patah tulang.

”Secara fisik saya enggak melihat itu. Dari laka lantas cedera di kepala. Ada lecet di leher dan sebelah kanan,” ujar dokter spesialis penyakit dalam itu.

Evakuasi mobil yang ditumpangi Setya Novanto. Foto via jawapos.com

Evakuasi mobil yang ditumpangi Setya Novanto. Foto via jawapos.com

Bimanesh menolak ketika Jawa Pos menanyakan lebih lanjut mengenai detail luka. Menurutnya keterangan mengenai detail luka sudah dia serahkan ke laporan visum pihak berwajib.

Yang menjadi janggal adalah tidak ada memar maupun bengkak di sekitar luka. Model bebat atau perban di jidat kiri Novanto pun terkesan dipaksakan.

Dia menggunakan bebat hypafix yang biasanya dialami oleh penyandang luka yang cukup berat. Hal tersebut diutarakan oleh spesialis bedah kepala leher RSUD dr Soetomo, Surabaya, dr Urip Mirtedjo SpBKL.

“Lihat foto yang beredar, yang baru datang. Itu di jidatnya tidak ada luka pendarahan. Pasti hanya memar,” ucap Urip memastikan. Jika betul luka dibalik perban itu bukan luka jahitan atau luka besar, maka pemakaian bebat hypafix menurut Urip tidak tepat. “Memar itu tidak perlu hypafix. Itu ndeso,” ungkap Urip.

 

Sedang Bimanesh mengatakan, Setnov mengeluh pusing karena vertigo. Namun, lagi-lagi Bimanesh menepis bahwa Setnov harus menjalani MRI seperti yang disampaikan pengacara Fredrich.

”Jadi kita yang dimintakan dokter yang menangani masalah saraf, cedera kepalanya itu CT scan yang akan kita kerjakan, jadi belum MRI,” ujarnya.

Terkait dengan keberadaan dokter dan penyidik KPK, Bimanesh menyatakan sudah melakukan komunikasi. Saat bertemu dengan dokter KPK, hal yang dibicarakan masih sebatas kondisi Setnov sebagai pasien. Bimanesh mengaku tidak bisa menahan jika KPK memutuskan memindahkan Setnov.

”Saya nggak bisa nahan juga. Jadi gini, kita kan semua harus menghargai hak pasien juga, dia punya hak untuk dirawat di mana, terlepas dari masalah hukum atau apapun di balik itu,” ujarnya.

Setya Novanto yang terbaring di RS Permata Hijau

Setya Novanto yang terbaring di RS Permata Hijau

Bimanesh juga membantah adanya isu bahwa lantai 3 RS Medika dikabarkan dipesan habis oleh pihak Setnov. Bimanesh menegaskan bahwa tidak ada pasien yang diistimewakan terkait perawatan maupun pelayanan di RS Medika.

”Kami tidak ada yang istimewa, nggak ada blok-blokan. RS Swasta nggak bisa kaya gitu,” kata Bimanesh.

Ambulans yang membawa Novanto meninggalkan RS Medika Permata Hijau sekitar pukul 13.00. Ambulan berwarna abu-abu itu menuju RSCM Kencana. Tepatnya di Klinik Eksekutif 24 jam.

Hingga berita ini ditulis, Papa Setnov maupun RSCM belum memberikan keterangan. Pemeriksaan masih dilakukan. Nampak di dalam ada Fredrich dan beberapa kerabat Novanto.

Berikut 25 Fakta dan Kejanggalan Kecelakaan Papa Setnov :

 

1. Tidak terlihat benjolan sebesar bakpau yang disebut pengacara Setnov, Fredrich sebesar bakpau.

2. Pipi Setnov masih tampak mulus, tidak seperti pernyataan Fredrich kepada awak media.

3. Tidak ada memar maupun bengkak di sekitar luka. Model bebat atau perban di jidat kiri Novanto terkesan dipaksakan.

4. Bebat hypafix biasanya dialami oleh penyandang luka cukup berat

Versi dr Bhimanesh Sutardjo SpPD, dokter yang merawat Setnov

1. dr Bimanesh menjelaskan bahwa Setnov mengalami gejala hipertensi. Setnov tiba di RS Medika sekitar pukul 18.30 bersama dengan ajudannya.

2. Dari hasil observasi, Bimanesh menyebut ditemukan ada cedera di kepala sebelah kiri. Namun, Bimanesh menepis jika ada kabar bahwa Setnov mengalami patah tulang.

3. Dari laka lantas cedera di kepala. Ada lecet di leher dan sebelah kanan.

4. Setnov mengeluh pusing karena vertigo.

Analisa Indonesia Defensive Driving Center Bintarto Agung. Kecelakaan agak aneh karena:

1. Kaca samping pecah. Seharusnya tidak ada gaya sentrifugal yang cukup besar yang dapat menyebabkan bagian kepala penumpang terbawa ke samping dan membentur kaca samping.

2. Kecelakaan merupakan sebuah frontal crash yang tidak kencang. Tidak lebih dari 35-45 km/jam

3. Kecelakaan tidak berat karena tiang listrik yang ditabrak masih berdiri tegak, kaca depan tidak rusak, apron dan cross member mobil juga kelihatannya tidak rusak parah.

Versi Ketua GMPG Ahmad Doli Kurnia

1. Selama ini Setnov hidup dengan bergelimang kemewahan dan harta yang berlimpah. Doli juga mengaku tidak pernah melihat Setnov berkendara dengan mobil sekelas fortuner. “Itu bukan levelnya,” ungkap Doli.

2. Setiap perjalanan yang dilakukan Setnov selalu dibarengi ajudan dan pengawalan ketat Patwal Polantas. Namun kejadian malam itu di kawasan Jakarta selatan, Setnov hanya bersama pengemudi bernama HM dan pria bernama Reza.

3. Alasan terburu-buru saat dalam perjalanan pun menurutnya tidak masuk akal. Pasalnya Setnov kabur pada saat upaya penjemputan paksa dan seharian itu diketahui dalam pencarian KPK.

4. Kerusakan mobil dikategorikan ringan. Ditambah lagi kondisi tiang listrik yang masih berdiri gagah. ”Seperti dengan sengaja ditabrakkan. Jadi tidak ada yang bisa terluka parah dengan kecelakaan aneh itu,” kata Doli.

 

Fakta-fakta di balik kecelakaan

1. Mobil Toyota Fortuner bernomor B 1732 ZLO yang ditumpangi Setya Novanto mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Permata Berlian, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. -Insiden terjadi sekitar pukul 19.00 WIB kemarin.

2. Kecelakaan yang dialami Novanto tepat berada di samping kediaman Surya Paloh yang merupakan Ketua Umum Partai NasDem. Sekaligus bos dari Metro TV.

3. Sebelum kecelakaan terjadi, Novanto dijadwalkan datang ke studio TV milik Surya Paloh tersebut. -Sopir yang mengemudikan kendaraan Fortuner diketahui merupakan salah seorang karyawan Metro TV bernama Hilman.

Manajer Public Relations of Toyota Astra Motor, Rouli Sijabat

1. Menolak jika mobil pabrikan Toyota disebut memliki kualitas yang buruk.

2. Seluruh standar keamanan yang dirancang dalam Toyota Fortuner pabrikan Indonesia telah sesuai dengan standar keamanan Toyota Global.

3. Seluruh mobil Fortuner telah menggunakan sistem keamanan yang baik.

4. Setiap model Toyota yang dipasarkan di Indonesia telah memenuhi standar keselamatan regulasi pemerintah dan standar Toyota Global.

5. Fortuner termasuk salah satu model yang di ekspor ke lebih dari 50 negara di dunia.

 

Sumber: pojoksatu.id


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
23 April 2026
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
22 April 2026
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 ‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
  • 2 Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
  • 3 Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
  • 4 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 5 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 6 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 7 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network