• Jumat, 24 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Kisah Juru Masak Bogor Jadi Pejuang ISIS, Dicampakkan sampai Ditipu

Redaksi

Kamis, 21 Desember 2017 19:45:52 WIB
Cetak
Kisah Juru Masak Bogor Jadi Pejuang ISIS, Dicampakkan sampai Ditipu
Aldiansyah Syamsudin, juru masak di Bogor yang menjadi pejuang ISIS (Foto: ABC)

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang anggota kelompok ISIS asal Indonesia menceritakan kisahnya bagaimana menemukan jalannya bergabung dengan ISIS. Namanya Aldiansyah Syamsudin alias Abu Assam Al Indonisiy seorang juru masak di Bogor pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Ia ditangkap di Suriah oleh Pasukan Demokratik Suriah yang didukung negara Barat (SDF).

Dia diajari cara menembakkan senapan mesin dan AK-47. ISIS janji dirinya akan menerima empat istri, sebuah mobil dan sebuah rumah, yang ternyata hanya janji belaka.

Selama menjadi pejuang ISIS, bukan istri dan kehidupan wah yang ia dapatkan, malah ditinggalkan dalam keadaan “terluka, sakit dan kelaparan”.

Ia adalah satu-satunya anggota yang selamat dari serangan udara yang menghancurkan kendaraan dan pejuang lainnya.

Sedihnya dalam keadaan terluka parah, dia diabaikan oleh penduduk setempat sebelum akhirnya ditangkap.

“Sekarang ISIS tidak peduli dengan saya, mengapa saya harus mengikuti ajaran mereka?” katanya dalam wawancara dengan ABC.

Yang ia inginkan adalah dia ingin kembali ke Indonesia dan pulang ke rumah seperti sedia kala.

 

Dari Dapur ke Medan Perang

Perjalanan Syamsudin dimulai setelah lulus dari pondok pesantren di Bogor. Ia mengaku mengalami radikalisasi lewat internet, bukan di masjid.

Ia bergabung dengan kelompok bernama Gadi Gado yang terhubung dengan layanan pesan terenkripsi, Telegram dan bertemu dengan banyak orang.

Ia bertemua dengan orang Indonesia yang bernama Abu Hofsah yang memberitahukan kepadanya bagaimana caranya ke Suriah.

Dia mengklaim Hofsah mengiriminya uang sebesar $ AS 1.000 atau Rp. 13 juta untuk tiket pesawat untuk pergi ke Suriah.

Dia tiba di Turki pada bulan Maret tahun 2016 dan tinggal di sebuah rumah di kota Gaziantep sebelum melintasi perbatasan Suriah.

“Pada malam hari seorang Muharrib datang dan memberi tahu kami, ‘saatnya pergi ke perbatasan’ Kami berjalan dengan mobil ke perbatasan dan sepuluh dari kami terus berjalan kaki,” katanya.

“Kami menyeberangi sungai dan terus berjalan kaki. Kami menemukan sebuah barikade logam dan berlari cepat. Tentara Turki menembak kami tapi akhirnya kami tiba di Khilafah,” lanjutnya.

Dia tiba di Suriah pada bulan April 2016, lebih lambat dari pada kebanyakan pejuang asing yang memasuki Suriah.

 

Ceritnya mampu membuktikan ISIS berhasil menembus wilayah perbatasan Turki dengan baik setelah pihak berwenang Turki melakukan pembongkaran.

Syamsudin mengatakan bahwa dia dilatih oleh orang Indonesia, menggunakan alias Abu Walid al Indonesiya dan seorang Filipina yang menggunakan alias Abu Abdulrohman al Phillipini.

Kendati pengakuannya tidak bisa diverifikasi, tapi dia mengaku dilatih oleh IS dalam cara menggunakan berbagai senjata ringan.

“Saya mengikuti pelatihan militer di provinsi Hama (Suriah) selama sekitar 20 hari, saya belajar menggunakan empat senjata, termasuk Kalashnikov, RPG [granat roket] dan senapan mesin PKC,” katanya.

Sementara pihak berwenang yakin ratusan orang Indonesia telah melakukan perjalanan untuk bergabung dengan ISIS.

Syamsudin mengatakan bahwa dia hanya mengenal lima orang negaranya di Suriah.

Dan, meski bertahun-tahun mendapat berita dan propaganda yang menggambarkan kebrutalan kelompok tersebut, dia mengklaim bahwa dia tidak datang ke Raqqa untuk bertarung.

“Saya tertarik untuk bergabung dengan ISIS karena teman saya mengatakan bahwa hidup itu gratis dan nyaman, bisa memiliki empat istri, dan ISIS juga akan memberi uang, rumah dan mobil,” katanya.

Mendengar janji ISIS itu, bukannya tumpangan gratis dan empat istri yang ia dapatkan, Syamsudin mengatakan ia justru menderita.

“Setelah saya menyelesaikan latihan saya, kami bepergian dengan mobil saat kami diserang oleh pesawat tempur. Seluruh teman saya terbunuh tapi saya selamat,” katanya.

“Saya terluka, sakit dan kelaparan. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi Saya tidak mengerti apa-apa,” ujarnya dikutip dari pojoksatu.id.

“Saya tidak mengerti bahasa Arab, saya mendekati penduduk setempat, meminta bantuan pada mereka, tapi malah mereka menghindari saya,” ucapnya.

Dia ditangkap oleh SDF yang didukung barat. Setelah ditangkap ia ingin kembali ke rumah, Syamsudin mengatakan dia tidak akan menimbulkan ancaman.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 2 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 3 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 4 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 5 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 6 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 7 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network