Cara Mudah Cegah Kanker Payudara
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit yang paling dikhawatirkan oleh banyak wanita, termasuk di Indonesia.
Momok ini dibuktikan oleh data yang dihimpun WHO. Data menunjukkan jumlah penderita kanker payudara di Indonesia naik sebanyak tujuh kali lipat.
Maka diharapkan semua wanita dapat menjaga kesehatan payudara sedini mungkin. Rajin lakukan deteksi dini bisa menjadi cara jitu untuk cegah kanker payudara.
Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis bedah onkologi, dr. M. Yadi Permana, Sp. B (K) Onk. dr. Yadi mengatakan, ada beberapa cara untuk mencegah kanker payudara, salah satunya melalui deteksi sejak dini.
Gerakan ini lebih dikenal dengan sebutan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri), dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa adanya perubahan fisik pada payudara.
Cara untuk lakukan deteksi dini juga cukup mudah. Raba seluruh permukaan payudara Anda, rasakan apakah terdapat benjolan. Lalu amati dengan teliti apakah ada perubahan bentuk, warna atau tekstur kulit seperti kulit jeruk.
Gerakan itu harus dilakukan dalam berbagai posisi, yaitu saat kedua tangan berada di samping tubuh, ketika kedua tangan diangkat ke atas, lalu posisi menunduk dan juga saat berbaring.
Menurut dr Yudi yang membuka praktek di Rs. Pondok Indah, waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan payudara adalah tujuh hari setelah masa menstruasi.
"Ketika wanita dalam masa haid, terjadi banyak sekali perubahan hormon pada tubuh wanita. Seperti nyeri serta timbul bengkak pada payudara. Sehingga pemeriksaan tersebut menjadi kurang efektif. Maka baiknya pemeriksaan dilakukan tujuh hari setelah masa haid, saat hormon wanita telah kembali stabil," ucapnya dilaporkan viva.co.id.
Lebih lanjut dr. Yadi mengatakan, jika merasa ragu melakukan pemeriksaan sendiri sebaiknya langsung memeriksakan diri ke dokter ahli.
Dr. Yadi juga memberikan saran, bagi wanita yang berusia 20-39 tahun, sebaiknya menjalani pemeriksaan klinis payudara oleh dokter dalam medical check up setidaknya tiga tahun sekali.
Setelah melewati usia 40, sebaiknya pemeriksaan klinis payudara dilakukan setidaknya sekali setahun.
Tujuan pemeriksaan ini adalah, jika ada perubahan yang mengarah pada kondisi serius agar dapat ditangani sedini mungkin.
Inovasi Bunda Jentik UPT Puskesmas Kuala Enok Sukses Tekan Kasus DBD Selama Satu Dekade
Kuala Enok — Upaya pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di .
Putri Daerah Indragiri Hilir Gelar Penyuluhan Cegah Kanker Payudara di Desa Simpang Tiga
Indragiri Hilir – Semangat mengabdi pada kampung halaman ditunjukkan oleh Nurs.
BRI Gunungsitoli Gelar BRI Peduli Pemeriksaan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat
Gunungsitoli | Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dan sebagai bagian .
Roscik : Pilihan Menu Sehat & Lezat Saat Ramadhan
Roscik, Rotisserie Chicken, memiliki menu ‘Ayam Western’ menjadi salah satu pilihan favorit m.
Program Makan Sehat Bergizi (MBG) Dimulai di Kabupaten Sergai
SERGAI,INHILKLIK.COM,- Dapur Umum Program Makan Sehat Bergizi (MBG) di Kabupaten.
Kinerja Puskesmas Simpang Gaung Dinilai Bobrok, Diduga Lakukan Pembiaran Terhadap Pasien
TEMBILAHAN - Pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indra.
iKlik Network







