Empat Tradisi Pemakaman Tak Biasa, Terakhir Sadis Banget
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seperti halnya prosesi kelahiran, upacara kematian seseorang juga punya tradisi berbeda di tiap daerah. Selain sebagai penghormatan bagi orang yang dicintai, proses pemakaman ini juga sebuah tradisi turun temurun yang terus diwariskan.
Namun, beberapa daerah punya cara yang tak biasa dalam menguburkan orang tercinta. Berikut ini lima tradisi pemakaman tak biasa dari berbagai negara, seperti dilansir dari Huffington Post.
Korea Selatan
Karena terbatasnya ruang pemakaman di Korea Selatan, sebuah undang-undang mengharuskan keluarga memindahkan jenazah yang telah dikubur setelah 60 tahun. Meski banyak yang akhirnya memilih untuk dikremasi setelah mengeluarkannya dari bumi, yang lain memilih opsi lebih unik.
Di negara ini, ada jasa yang menawarkan layanan mengambil sisa jenazah dan menjadikan abunya sebagai manik-manik. Manik-manik itu diubah dalam warna hitam, pink dan pirus. Setelah manik-manik dibuat, keluarga menggantungnya di rumah mereka.
Amerika Serikat
Perusahaan terkemuka Heart in Diamond punya alternatif inovatif untuk penguburan. Mereka membuat abu atau bahkan rambut orang yang dicintai di dalam berlian. Keluarga yang meninggal dapat membawa 'pulang' anggota keluarga yang telah meninggal bersama mereka dengan cara yang indah. Keluarga dapat memilih berlian berdasarkan berat, model dan warna serta dapat memilih ukurannya untuk disematkan sebagai berlian di cincin.
China dan Filipina
Praktik pemakaman ini berasal dari zaman dahulu tetapi masih banyak yang mempraktikannya hingga kini. Selama prosesi ini, keluarga akan menggantung peti mati di sisi tebing atau gunung. Tujuannya memastikan peti mati berada di dekat langit sehingga jenazah bisa lebih cepat sampai surga.
Fiji
Tradisi yang agak mengerikan dari Pulau Pasifik Selatan ini melibatkan pencekikan. Ketika seseorang meninggal, ada tradisi untuk membunuh seseorang yang merupakan anggota keluarga atau teman dekat. Alasannya, masyarakat tidak ingin orang-orang menghadapi kematian sendirian, sehingga mengharuskan orang lain untuk menemani yang meninggal dunia.
Sumber: Viva.co.id
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







