Ustaz Maaher Sebut Bom Surabaya Settingan, Ini Tujuannya
INHILKLIK.COM, JAKARTA- Ustaz Maaher angkat bicara terkait serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya Jawa Timur, Minggu (13/5) kemarin. Lewat video yang diunggah di youtube dan Facebook Ustadz Maaher At-Thuwailibi, ia mengatakan bahwa dalam syariat jihad, ada lima hal yang tidak boleh dilakukan.
Pertama, tidak boleh membunuh anak-anak. Kedua, tidak boleh membunuh orang tua jompo. Ketiga, tidak boleh membunuh para wanita. Keempat, tidak boleh merusak tanaman dan pepohonan. Dan kelima, tidak boleh merusak rumah ibadah, apalagi melakukan pengeboman di rumah-rumah ibadah non muslim orang kafir.
Menurut Ustaz Maaher, empat mazhab dalam Islam sepakati bahwa lima hal itu tidak boleh dilakukan dalam konteks jihad atau peperangan.
“Pertanyaan besar yang perlu kitarenungkan, bagaimana mungkin ada jihad dilakukan dengan cara melakukan pengeboman di rumah ibadah orang kafir, melakukan pengrusakan di rumah ibadah non muslim, orang kafir. Ini bukan jihad fisabilillah,” ucap Maaher.
Ustaz Maaher menyebut pengeboman di gereja bukan jihad, melainkan tindak terorisme dan radikalisme. Menurutnya, Islam bukan terorisme dan Islam bukan radikalisme.
“Ini settingan yang sengaja dibuat untuk membuat Islam ini menjadi tercoreng, citranya menjadi jelek dan buruk. Padahal Islam agama yang rahmatan lil alamin,” tandas Ustaz Maaher.
Sebelumnya, Ustaz Maaher membuat heboh jagad maya saat mengomentari kerusuhan di Mako Brimob, kelapa Dua Depok.
Melalui Facebook Ustadz Maaher At-Thuwailibi, ia menyindir aparat kepolisian dengan menggunakan metafora ‘pahlawan’ dan ‘gerombolan monyet berseragam bencong.’
Ustadz Maaher seolah-olah menggambarkan napi teroris sebagai pahlawan dan polisi sebagai gerombolan monyet berseragam bencong.
“Kabar sementara yang beredar, satu orang di antara pasukan berjubahkan pahlawan dari bumi lancang kuning gugur dijemput makhluk surgawi ke alam kebahagiaan abadi. 16 ekor monyet berseragam bencong dikabarkan tewas mengenaskan,” tulisnya.
sumber: pojoksatu
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







