• Sabtu, 18 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

Presiden Jokowi Kaget Saat Tahu Petani di Riau Ini Bergelar Profesor Doktor

Redaksi

Jumat, 29 Juni 2018 23:25:50 WIB
Cetak
Presiden Jokowi Kaget Saat Tahu Petani di Riau Ini Bergelar Profesor Doktor

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo terlihat kaget dan penasaran ketika seorang petani asal Riau memperkenalkan diri lengkap dengan gelarnya profesor dan doktor. Ada satu lagi yang tidak disebutkan, master agama (M.Ag).

Ini berlangsung ketika terjadi dialog antara Presiden yang beken disapa dengan pangilan Jokowi dengan petani saat membuka Asian Agriculture & Food Forum (ASAFF) Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (28/6).

Setelah memberikan arahan, seperti biasa Kepala Negara memanggil sejumlah petani sesuai komoditas yang ditanami.

Nah, Prof DR Akhmad Mujahidin M.Ag merupakan yang pertama tampil ke depan. Usahanya berkebun buah lengkeng. Selain itu ada petani cabai, lada dan kopi.

Setelah berada di samping Jokowi bersama tiga rekannya, pertani bergelar profesor yang berasal dari Kabupaten Kampar ini diminta memperkenalkan diri terlebih dahulu. “Prof DR Akhmad Mujahidin,” ucapnya seperti dilansir Jpnn.

“Siapa tadi?” ucap Presiden Jokowi kembali bertanya sembari melirik, dan nada penasaran.

“Profesor Doktor Akhmad Mujahidin. Panggilan Mujahidin. Saya dari Riau. Dulu asal dari Malang, ikut transmigrasi orang tua tahun 1981 ke Provinsi Riau, sejak umur sepuluh tahun,” ucapnya.

Pria berpeci hitam yang sudah berada di Riau selama 35 tahun ini pun bersyukur, karena dia tidak hanya sebagai petani, tapi juga mengajar di universitas.

“Dengan izin Allah saya menjadi dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau,” lanjut Mujahidin.

“Sebentar-sebentar, dosen apa petani?” ucap Jokowi kembali menimpali dengan pertanyaan. Sekaligus meyakinkan yang dipanggilnya ke depan benar-benar petani.

“Saya sekarang sudah jadi dosen, tapi basic-nya petani. Tetap bertani walau jadi dosen,” jelas pemilik kebun di Lipat Kain, Sungai Geringging, Kampar.

Kepada Presiden, Mujahidin bercerita memiliki lahan seluas 30 hektare, tapi hanya 7,5 hektare yang ditanaminya dengan lengkeng sejak dua tahun lalu.

Saat ini, buah-buahan itu sudah belajar berbunga. Dia memperkirakan sekitar 6 bulan ke depan mulai panen.

“Sebentar, tujuh setengah hektare ditanami lengkeng. Dua tahun sudah berbunga, kok cepat sekali? Terus, perkiraan nanti bisa produksi satu hektarenya lengkeng bisa dapat berapa ton?” tutur mantan pengusaha mebel ini bertanya.

“Ini saya memanggil konsultan yang dari Malang juga,” ucap Mujahidin yang punya kebun di Lipat Kain, Sungai Geringging, Kampar.

“Sebentar, Bapak Profesor masih memakai konsultan?” ucap Jokowi kembali bertanya, diiringi tawa peserta ASAFF 2018. Pertanyaan itu dibenarkan pengajar di Fakultas Syariah dan Hukum tersebut.

Dia melanjutkan, dalam satu hektare lahan ditanaminya sekitar 200 batang lengkeng.

Setelah berbuah nanti setiap batangnya bisa menghasilkan sekitar 75 kg sekali panen. Itu sesuai dengan contoh yang ada di tempat konsultannya di Pekanbaru.

“Berarti (75 kg) dikali 200 (batang-red)?” Presiden kembali bertanya.

Pertanyaan itu dijawab enteng oleh Mujahidin. “Dikalikan saja Pak,” katanya dengan nada memerintah, dan tanpa beban.

Seisi ruangan kembali terbahak. Presiden Ketujuh RI pun meliriknya sambil tertawa.

Mantan gubernur DKI itu lantas mengira-ngira bahwa dalam satu hektare kebun lengkeng itu bisa menghasilkan 15 ton sekali panen.

Mujahdin kemudian menyebut pada saat ini harga per kilogramnya Rp 35 ribu dipetik di pohonnnya.

“Sekarang lengkeng dipetik di pohon 35 ribu Pak, per kilogram. Makanya menanam lengkeng lebih produktif dibandingkan sawit sekalipun,” jelas Mujahidin.

“Coba dihitung lagi. Tadi satu kilogram 35 ribu, satu ton, dikali seribu berarti 35 juta. 35 juta, satu hektare, kali tujuh setengah hektare,” tutur mantan wali kota Surakarta itu.

Jika dihitung dengan harga Rp 35 ribu/kg, untuk 1 hektare kebun yang menghasilkan 15 ton sekali panen, uangnya mencapai Rp 525 juta.

Benih unggul yang ditanam Mujahidin ini panennya dua kali dalam satu tahun.

Selain itu, dia juga mengungkap bahwa konsultan pertaniannya telah mengatur periode panen untuk lengkeng yang totalnya berjumlah 1.850 pohon di lahan seluas 7,5 hektare.

“Periodenya oleh konsultannya dibuat panen enam bulan sekali. Panennya disesuaikan dengan kondisi pasar. Jadi misalnya panen satu hektare, yang lain diistirahatkan, sehingga sepanjang tahun bisa panen,” pungkasnya.


sumber: riausky.com


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network