• Rabu, 22 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Pancing Harimau Pemangsa Manusia, Polisi Gunakan Parfum

Redaksi

Selasa, 09 Oktober 2018 23:50:32 WIB
Cetak
Pancing Harimau Pemangsa Manusia, Polisi Gunakan Parfum

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Selama enam bulan, para polisi hutan berkelana di kawasan pusat India untuk memburu seekor harimau yang dilaporkan membunuh 13 orang.

Mereka sudah melakukan segala cara. Mengerahkan ratusan personel gabungan polisi hutan dan tentara untuk menyisir hutan.

Menempatkan penembak jitu, memasang jebakan kamera, drone pencari panas, bulldozer, dan mengerahkan lima ekor gajah untuk mengepung harimau betina itu.

Namun semua cara itu gagal. New York Timesvia The Independent memberitakan Selasa (9/10/2018), otoritas kemudian mencoba sebuah cara tak lazim.

Sunil Limaye, salah satu polisi hutan menjelaskan, mereka sedang mencoba memancing harimau itu menggunakan sebotol parfum Calvin Klein Obsession.

"Saya tahu ini kedengarannya lucu. Namun, semua cara sudah kami gunakan. Apa lagi yang harus kami lakukan?" keluh Limaye.

Wewangian untuk pria itu mengandung civetone. Sebuah senyawa dari bau musang yang dikembangkan secara sintetis, dan dikatakan baunya sangat menarik bagi perempuan.

Namun, tidak hanya perempuan, bau civetone juga menarik bagi kucing besar. Mereka biasanya bakal mengendus, dan menikmati aroma tersebut selama beberapa menit.

Seorang pakar kucing di Australia berkata, kucing besar seperti harimau atau singa sangat menyukainya. "Mereka bagaikan di surga," ujar dia kepada Scientific American.

Dalam satu dekade terakhir, populasi harimau di India mencapai 2.500 ekor, terbanyak di dunia. Sementara populasi manusia mencapai 1,3 miliar jiwa.

Semakin banyaknya manusia membuat habitat harimau itu dikelilingi jalan raya, desa, pusat industri maupun kota, sehingga membuat kucing besar itu mulai mengincar mereka.

Ini yang terjadi pada harimau dengan kode T-1 itu. Dia hidup di hutan dekat kota Pandharkawada, India pusat. Dia sering menerkam para penduduk di leher.

Aksi T-1 yang sudah menewaskan 13 orang membuat penduduk menjadi panik. Mereka menghindari sawah mereka dan mengunci rumah mereka saat malam tiba.

Para pakar harimau India berkata mereka belum pernah melihat perilaku hewan tersebut di masa lalu, yang membuat isu bergulir hingga level Mahkamah Agung.

September lalu, setelah melalui persidangan dan mendengarkan keterangan baik dari pemerintah maupun aktivis hewan, MA India merilis keputusan.

Otoritas polisi hutan diberi kesempatan untuk menangkap harimau itu hidup-hidup, dan menyerahkannya ke pusat penangkaran atau kebun binatang.

Namun, jika mereka gagal, maka MA India memerintahkan agar hewan tersebut dibunuh. Karena itu, dalam operasi gabungan, mereka membawa senapan serbu AK-47 selain senjata pembius.

Setiap pagi saat fajar menyingsing, tim gabungan bakal menyusuri hutan yang lebat dan melawan bau tak mengenakkan untuk melacak harimau itu.

Mereka mengecek 100 jebakan kamera yang disiapkan. Mereka juga mencari jika ada bulu harimau yang tertinggal, maupun jejak yang ditinggalkan.

Dalam beberapa bulan terakhir, harimau tersebut dilaporkan terlihat beberapa kali. Mereka memancingnya keluar menggunakan kuda.

Hanya, upaya mereka gagal. Harimau itu bersama anaknya bakal membunuh kuda tersebut, makan dengan cepat, dan segera berlalu sebelum personel gabungan sampai di lokasi.

Mencoba panah bius juga tidak berhasil karena selain dia cukup gesit menghindarinya, panah itu harus ditembakkan dalam jarak 24 meter.

Nawab Shafat Ali Khan, salah satu pemburu yang berpengalaman menangani hewan liar berujar, peluang untuk membius pemangsa itu sangat sulit.

"Dia mungkin telah belajar berbagai operasi penjebakan yang kami lakukan. Ya, dia menjadi harimau pintar. Sangat pintar," tutur Khan.

Dia menjelaskan harimau itu berubah menjadi pemangsa manusia karena jumlah mangsa tradisionalnya seperti rusa mulai menipis.

Setelah mencicipi daging manusia, Khan menuturkan harimau itu bakal ketagihan karena daging itu mempunyai rasa yang lebih manis karena mengonsumsi bumbu saat makan.

"Yang bisa kami lakukan saat ini hanyalah menunggu. Kami mulai melumuri lokasi penjebakan menggunakan parfum untuk memancingnya," tutur Limaye.
 

Sumber: Kompas.com


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 2 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 3 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 4 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 5 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 6 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 7 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network