Cerita Menggugah Bocah 9 Tahun Kembalikan Utang Rp4 Juta
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang anak berusia 9 tahun di Tiongkok harus bekerja memungut sampah daur ulang. Di usia yang belum menginjak 10 tahun, dia terpaksa bekerja demi bisa membayar utang sebesar 2 ribu yuan setara Rp4,39 juta.
Tapi, ada kisah haru di baliknya.
Orang tua di Tiongkok menyuruh bocah kecil itu untuk memungut sampah. Sang anak harus membayar kembali uang yang dicuri dari dompet sang nenek.
Dilansir dari Next Shark, Minggu 14 Oktober 2018, bocah ini bernama Hanghang. Anak lelaki ini mengambil uang diam-diam dari aplikasi dompet elektronik sang nenek, WeChat, untuk membayar layanan mobile game, Golden Week. Uang yang diambilnya mencapai 2 ribu yuan (Rp4,39 juta).
Orang tua Hanghang langsung kesal ketika mengetahui perbuatan sang anak. Malah, mereka hendak memukulnya.
“ Kami sangat marah, awalnya. Hampir saja memukulnya,” kata orang tua Hanghang kepada Knews.
Tak Jadi Dipukul Tapi Diberi Hukuman
Beruntung, kesadaran orang tua masih tersisa. Mereka tak memukulnya tapi memberikan hukuman. Sang anak harus mengembalikan uang yang diambil dari neneknya.
Hanghang dihukum mengumpulkan sampah daur ulang agar bisa membayar utang. Dia harus memungut sampah di lingkungan rumahnya di Chongqing, Tiongkok.
Tak jelas berapa banyak uang yang didapatkan Hanghang ketika “bekerja”. Yang jelas, dia memerlukan waktu setahun untuk membayar kembali utangnya.
“Kami ingin membuatnya sadar bahwa uang sangat berharga. Jadi, kami berpikir bagaimana caranya membuatnya bekerja dan menghasilkan 2 ribu yuan,” kata sang orang tua.
Warganet Apresiasi Orang Tua
Warganet sosmed Tiongkok, Weibo, angkat topi dengan hukuman yang dikenakan orang tua kepada sang anak. Mereka menganggap cara yang dilakukan orang tua Hanghang sangat tepat.
“Pendidikan orang tua ini lebih baik daripada mereka yang mencari pengembalian uang dari perusahaan game. Ketika bisa melakukan sendiri, kamu harusnya belajar untuk bertanggung jawab. Anak ini akan terdidik dengan baik,” tulis @a_fat_ball.
“Bagi orang tuanya, cara ini sangat mendidik,” tulis @Squid_Mulberry.
“Cara yang baik untuk menghukum (anak),” tulis @Smy_Xiamu.
Sumber: dream.co.id
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







