Rumah Sakit Indonesia di Gaza Rusak Akibat Serangan Udara Israel
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Serangan udara tentara Israel kembali terjadi di Jalur Gaza, Palestina, pada Sabtu (27/10) pagi waktu setempat. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat serangan ini, termasuk Rumah Sakit Indonesia di Bayt Lahiya, Gaza Utara.
Reza Aldilla Kurniawan, relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Gaza mengatakan, pesawat tempur F16 Israel menjatuhkan lima roket yang di dekat lokasi Rumah Sakit Indonesia, sejak Jumat (26/10) malam.
"Dentuman keras kelima roket tersebut menyebabkan guncangan keras di area sekitar, bahkan mengakibatkan kerusakan di beberapa bagian RS Indonesia. Ruangan yang mengalami kerusakan di antaranya ruangan kantor administrasi, toilet, koridor, ICU, dan lainnya," jelas Reza dalam keterangan tertulis MER-C, Sabtu (27/10).
Reza yang saat itu berada di dalam Wisma Rakyat Indonesia di Rumah Sakit Indonesia, mengaku guncangan akibat ledakan roket terasa sangat kuat. Saat itu juga ia bersama para relawan menyelamatkan diri keluar dari dalam gedung.
“Guncangan besar sekali, debu-debu jatuh dari atap. Saya langsung keluar dari wisma dan melihat kondisi Rumah Sakit Indonesia mengalami kerusakan di beberapa bagian,” ungkapnya.
Akibat serangan yang terjadi di dekat Rumah Sakit Indonesia, para pasien dipindahkan dan ditempatkan di lorong-lorong yang aman untuk menjaga keselamatan mereka.

Reza mengaku hingga saat ini, suara deru pesawat tempur masih terdengar jelas mengitari langit Gaza. Meski demikian, Reza memastikan tak ada korban jiwa dalam serangan ini, termasuk para pasien dan relawan yang berada di Rumah Sakit Indonesia.
Rumah Sakit Indonesia di Gaza merupakan rumah sakit asing terakhir di wilayah tersebut. Rumah sakit itu diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 2016.
Sementara itu, dilansir Reuters, Sabtu (27/10), serangan udara ini terjadi akibat serangan balasan kepada kelompok bersenjata di Gaza, Jihad Islam, yang meluncurkan beberapa roket ke Israel. Serangan kelompok bersenjata itu dipicu oleh serangan tentara Israel yang mengakibatkan 4 warga Palestina meninggal saat aksi demonstrasi, pada Jumat (26/10).

Di sisi lain, militer Israel mengatakan, pihaknya menganggap Hamas bertanggungjawab atas serangan di Gaza. Israel mengklaim telah mengenai 80 target dalam serangan pagi ini, termasuk sebuah gedung empat lantai yang digunakan Hamas sebagai markas. Sedangkan, Hamas hingga saat ini belum berkomentar terkait serangan ini.
Palestina telah melakukan aksi protes di sepanjang Gaza sejak 30 Maret, menuntut diakhirinya blokade Israel atas wilayah Palestina. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, 213 warga Gaza telah dibunuh oleh pasukan Israel selama protes itu. Sementara, seorang tentara Israel tewas di tangan seorang penembak jitu Palestina.
sumber: kumparan
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







