• Ahad, 16 Agustus 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Ragam
  • Inhil

Kisah 4 Anak di Inhil, Dulu Mengemis Sampai Tidur di Jalan, Kini Sudah Jadi Anak Sekolahan

Redaksi

Rabu, 07 November 2018 11:36:54 WIB
Cetak
Kisah 4 Anak di Inhil, Dulu Mengemis Sampai Tidur di Jalan, Kini Sudah Jadi Anak Sekolahan
Nuri (12), M Fadel (10), M Fadli (8) dan M Farel (6) kini tak lagi menjadi pengemis. Kepedulian kelompok masyarakat menyelamatkan masa depan mereka lewat pendidikan.

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Masih ingat dengan empat dari sembilan bersaudara ini? Kisah hidup mereka sempat membuat semua kita merasa prihatin dan terpukul.

Di tengah situasi dimana anak-anak seusia mereka disibukkan dengan mengenyam dunia pendidikan, mereka menjadi peminta-minta dan pemulung untuk mendapatkan uang.

Aksi mereka bukan saja sempat menjadi perhatian warga di sepanjang Jalan M Boya, Kota Tembilahan, bahkan mereka tak segan meminta-minta hingga di depan kantor Bupati Indragiri Hilir. 

Bukan untuk hidup, bukan pula untuk menyambung pendidikan. Anak-anak yang kemudian diketahui bernama Nuri (12), M Fadel (10), M Fadli (8) dan M Farel (6) ini menjalani kehidupan yang maha keras itu sebagai cara untuk bisa jajan dan main game. Miris...

Tapi itu beberapa minggu lalu. Senin (5/11/2018) pagi lalu, keempat anak-anak yang tidak pernah mengenyasm pendidikan tersebut akhirnya resmi berseragam sekolah.

Wajah mereka yang dulunya kumuh, dibaluti pakaian kotor berdebu, kini terlihat sumringah dibaluti kemeja putih dan celana serta rok merah berlambang sekolah dasar.

Ya, berkat kepedulian dari sejumlah komponen masyarakat, diantaranya Karang Taruna Kabupaten Indragiri Hilir, anak-anak dari keluarga tak mampu, dari pasangan Nurita  dan suaminya itu kini akhirnya bisa mengenyam pendidikan.

Mereka didaftarkan oleh organisasi sosial kemasyarakatan pemuda itu di SD Negeri 010, Parit 6, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Sang kakak, Nuri ditempatkan di kelas 2 SD, sedangkan tiga adiknya, Fadel, Fadli dan Farel memulai pendidikan di jenjang kelas I.

Sebelum memeutuskan menjadi fasilitator untuk menyekolahkan bocah-bocah dari keluarga tak mampu ini, pihak Karang Taruna memang terlebih dahulu memastikan kepada para bocah tentang keinginan mereka.

''Ternyata, semua mereka sepakat ingin sekolah. Mereka begitu semangat ketika ditanyakan apakah ingin sekolah,dan itu sungguh menggugah perasaan,'' ungkap Ketua Karang Taruna Inhil, Syahjuri.

Karena keinginan kuat dari mereka, dikatakan Syahjuri mereka pun mencoba membantu mencarikan sekolah dan dana dari donatur untuk membelikan keperluan sekolahnya.

"Kita sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu, semoga adik-adik kita ini tidak kembali lagi ke jalanan, dan menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa," harap Syahjuri.

Sementara itu, Kepala SDN 010 Tembilahan Hulu, Suhaimi menjelaskan, dirinya selalu menerima dengan tangan terbuka bagi anak-anak tidak mampu yang ingin mengenyam pendidikan.

"Ini merupakan kewajiban kita untuk memeberikan pendidikan terhadap anak-anak kita. Makanya ketika Karang Taruna datang dan ingin meyekolahkan mereka saya langsung terima," ujarnya.

Meskipun proses belajar mengajar sudah berlangsung cukup lama, dia mengaku tetap menerima keempatnya untuk bersekolah di sekolah yang dibimbingnya.

"Mereka berempat kita letakan dikelas yang berbeda, yang perempuan di kelas 2 dan yang laki-laki bertiga di kelas 1. Kita juga akan terus melaporkan perkembangan mereka ke Karang Taruna Inhil," tegas Suhaimi.


Kilas Masa Lalu 9 Bersaudara Tanpa Pendidikan

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, keberadaan Bocah empat bersaudara ini sempat mengusik perhatian dan perasaan warga di Kota Tembilahan. 

Sering mereka terlihat duduk menunggu belas kasihan para pengguna jalan yang melintas di kawasan Lampu Merah Jalan M Boya Tembilahan. 

Tidak hanya di kawasan lampu merah tersebut, mereka juga beberapa kali sempat terlihat meminta-minta di depan kediaman dinas Bupati Inhil.

Apa yang dilakukan para bocah tersebut banyak mengundang simpati warga, apalagi mereka sering terlihat tidur di jalanan hingga malam hari.
Keseharian para bocah tersebut, ternyata sungguh memprihatinkan. Mereka tinggal di sebuah rumah petak yang terletak di Parit 7 Tembilahan.

Di rumah yang terbilang sempit tersebut, tidak terlihat ada perabotan. Harta yang ada hanya sebuah kasur, rak baju dan kompor gas.

Salah seorang anak, Nuri mengatakan, penghasilan mereka dari meminta-minta setiap hari Rp20 hingga Rp30 ribu. 

"Untuk jajan, untuk main game di warnet. Tapi sekarang kami sudah tidak ke sana (lampu merah) lagi, karena dilarang", ungkapnya.

Karena sudah tidak meminta-minta di lampu merah lagi, ia mengatakan bersama tiga adiknya saat ini hanya memulung sampah di jalanan.

Ibu dari para bocah tersebut bercerita, dirinya tidak pernah meminta anak-anaknya untuk menjadi pengemis di jalanan. 
Ia mengatakan, anak-anaknya tersebut melakukan hal tersebut untuk jajan mereka sehari-hari.

"Saya tidak pernah suruh, mereka sendiri aja. Uangnya pun mereka sendiri yang pakai," cerita wanita bernama Nurita tersebut sambil memegang anaknya yang paling bungsu berumur 1 tahun.

Bukannya tidak ingin mencukupi semua kebutuhan anak-anaknya, dikatakan wanita yang juga mengalami kelainan pada jantung tersebut, penghasilan suaminya yang hanya tukang sol sepatu tidak bisa mencukupi kebutuhan semua anak-anaknya yang berjumlah 9 orang.

Bahkan dikatakannya, satu pun anak-anaknya tidak ada yang mengenyam pendidikan karena keterbatasan biaya yang mereka miliki. ''Mereka semua mau sekolah. Tapi tak bisa sekolahkan. Rumah yang kami tempati ini saja nyewa perbulan Rp200 ribu,'' lanjutnya.

Sementara bantuan dari Pemkab Inhil, dikatakan sang ibu pernah sekali ia dapatkan. Sedangkan untuk yang lain, biasanya hanya beras miskin yang ia dapatkan dari Ketua RT setempat.

Ditengah hidup yang serba kekurangan tersebut, Nurita mengaku tidak memiliki banyak keinginan, ia hanya ingin anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan. "Seandainya bisa dibantu, saya ingin mereka semua bisa sekolah," harapnya. (Rsky)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ragam

Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung

Selasa, 07 Juli 2026 - 14:57:23 WIB

INDRAGIRI HILIR – Panglima DPD Laskar Melayu Riau Kabupaten Indragiri Hilir, D.

Ragam

Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Sabtu, 04 Juli 2026 - 18:17:38 WIB

Siak- Personel Polsek Sabak Auh melaksanakan pemantauan lahan tanaman jagung pipil sebagai bagian.

Ragam

Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung

Kamis, 02 Juli 2026 - 11:42:41 WIB

Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Setelsel.

Ragam

Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung

Kamis, 02 Juli 2026 - 11:41:42 WIB

Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibma.

Ragam

Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:37:14 WIB

Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.

Ragam

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:17:07 WIB

SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
14 Agustus 2026
Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
04 Agustus 2026
LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
01 Agustus 2026
Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove
26 Juli 2026
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
  • 2 LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
  • 3 Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove
  • 4 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 5 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 6 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 7 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network