Gadis yang Dilamar Tak Sesuai Harapan, Pria Ini Gantung Diri
INHILKLIK.COM, SINTANG - Pria inisial KL, warga Dusun Lubuk Tapan, Desa Empunak Tapang Keladan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, gantung diri setelah gagal nikah, Senin (24/12) sekira pukul 19.15 WIB.
Kapolsek Kayan Hilir, Iptu Ya Yanto saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia menerangkan, pihaknya mendapat laporan dari warga Dusun Kelangau, Desa Jaya Sakti, Kecamatan Kayan Hilir bahwa ada warga yang belum dikenal, gantung diri.
“Dengan adanya informasi melalui telepon tersebut, kita bersama anggota dan dokter di puskesmas serta paramedis mendatangi lokasi penemuan mayat,” ujar Yanto, kemarin.
Dikutip inhilklik.com dari laman pojoksatu.id/, sekira pukul 20.00 WIB, Yanto mengatakan, pihaknya tiba di lokasi kejadian. Ternyata jenazah sudah diturunkan dari jeratan tali. Korban saat itu sudah dalam posisi terbaring di tanah. Tepatnya di halaman SDN 17 Kelangau.
Diceritakan Yanto, diketahui bahwa pada Senin (24/12), korban bersama orangtua laki-laki dan pamannya serta ketua adat datang dari Dusun Lubuk Tapang datang ke Desa Kelangau, Kecamatan Kayan Hilir untuk melamar seorang wanita yang akrab disapa Ita.
“Korban ini berkenalan dengan Ita melalui handphone. Sedangkan nomor handphone Ita itu didapat oleh bapak korban dari siaran radio, RRI,” ujarnya.
Kemudian, lanjutnya bercerita, terjalin komunikasi berkelanjutan. Akhirnya korban siap datang ke desa pujaan hatinya itu, untuk melamar sekaligus mengajak menikah.
Namun tak disangka, setelah bertemu dengan wanita pujaan hatinya itu, semua harapan kandas.
“Ternyata Ita mengalami cacat mata permanen. Kemudian setelah itu korban menelepon kakaknya yang ada di Ketungau Hulu, kalau dia gagal kawin dengan Ita dan dia sempat mengatakan akan bunuh diri. Setelah itu handphone-nya dinonaktifkan sehingga tidak dapat dihubungi kembali,” terangnya.
Yanto mengatakan, bahwa Ita juga sempat menelepon kakaknya untuk memberitahukan bahwa dia gagal dinikahi tanpa tahu sebab akibatnya.
Setelah handphone korban dihubungi juga tidak aktif, bapak dan pamannya mencari di sekitar desa tersebut. Tepat pukul 18.00 Wib, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah tergantung di belakang bangunan SD. Tepat di depan WC.
“Dugaan sementara penyebab kematian korban adalah murni karena gantung diri. Dari pihak keluarga korban menganggap masalah ini murni gantung diri dan tidak ada rencana untuk melaporkan atas kematian tersebut,” katanya.
Dengan adanya temuan mayat ini, langkah-langkah yang diambil kepolisan, kata Yanto, mendatangi lokasi, mengamankan barang bukti, mencatat identitas koban dan saksi serta melakukan pemeriksaan akibat kematian oleh dokter Puskesmas Nanga Mau.
“Jenazah akan dibawa kembali ke kampung asalnya di Dusun Lubuk Tapang Desa Empunak Tapang Keladan untuk dimakamkan,” pungkasnya.
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







