• Ahad, 26 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home

Musik Pada Masa Nabi SAW

Redaksi

Kamis, 03 Januari 2019 23:55:26 WIB
Cetak
Musik Pada Masa Nabi SAW

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Imam Al-Bukhari meriwayatkan bahwa, secara maknawi, Nabi SAW  pernah suatu ketika mengatakan akan terdapat dikalangan umatnya golongan yang menghalalkan zina, sutera, arak, dan alat permainan musik. Hadis dengan makna yang hampir sama juga dapat dijumpai dalam Sunan Abu Daud, Ibn Majah, dan Musnad Ahmad. Ibn Hibban menilai bahwa hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari adalah shahih karena perawi-perawinya termasuk perawi yang tsiqah.

Imam Al-Bukhari, dalam riwayat lain, menceritakan bahwa konon pernah suatu ketika Abu Bakar  melarang dan menghardik kedua budak yag sedang bermain rebana. Mendengar hardikan Abu Bakar, Nabi SAW memerintahkan Abu Bakar untuk membiarkan kedua budak itu memainkan rebana.

Selain riwayat Imam Al-Bukhari, Imam Ahmad juga meriwayatkan bahwa  Nabi SAW pernah pada suatu ketika mengatakan demi zat yang jiwaku dalam genggamannya. Pasti akan datang manusia dari ummatku yang bersuka ria, berbuat bodoh, bermain-main, dan bersendau gurau. Kemudian esoknya mereka berubah menjadi kera dan anjing karna perbuatan mereka yang menghalalkan perkara haram dan nyanyian, meminum-minuman keras, memakan riba, dan memakai sutra. Namun, hadis ini dinilai lemah, oleh Al-Araqi dan Ibnu Hajar.

Secara bahasa, kata musik dalam tradisi hadis Nabi SAW seringkali disejajarkan dengan kata Al-Ma’azif. Imam Ibnu Hajar berpendapat bahwa Al-Ma’azif berarti alat-alat musik. Sementara dalam Al-Qamus, kata Al-Ma’azif berarti alat musik sejenis rebab dan gitar. Berbeda dengan Ibnu Hajar, Al-Qurtuby, mengutip Al-Jauhari, memaknai lafadz Al-Ma’azif dengan nyanyian. Senada dengan Ibn Hajar, Al-Zahabi berpendapat bahwa Al-Ma’azif adalah nama bagi setiap alat musik yang dimainkan seperti seruling, rebeb atau gitar, terompet, simbal atau kecrekan.

Secara umum, musik sudah dikenal oleh bang Arab sebelum kedatangan Islam. Bangsa Arab sendiri konon adalah bangsa yang  mahir dalam bersyair, bernyanyi dan berpidato. Bahkan, bernyanyi dan bermain musik saat itu tidak hanya dilakukan kaum laki-laki saja, tetapi juga kaum wanita yang mahir memainkan musik rumah seperti duff (tamborin) qussaba dan muzma (alat-alat musik sejenis seruling).

Dikutip inhilklik.com dari laman islami.co, musik barangkali menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan Nabi SAW. Nabi sendiri dalam beberapa kesempatan seperti melarang, sementara dalam kesempatan lain Nabi membolehkan. Musik sebagai tradisi Arab tidak serta merta dihapus oleh Nabi SAW. Dalam beberapa kesempatan Nabi SAW melarang musik karena musik menjadi salah satu misalnya kaum Muslim lalai terhadap kewajibannya. Dengan kata lain, pelarangan atas musik selalu identik dengan sebab-sebab lain yang bertentangan dengan nilai-nilai universalisme ajaran Islam seperti kelalaian.

Di dalam Q.S. Lukman ayat 19 misalnya, dikatakan “Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara Keledai. Mengomentari ayat tersebut Al-Ghazali dengan mengambil mafhum mukhalafah berpendapat bahwa Allah SWT memuji suara yang baik, atau dengan kata lain Allah SWT membolehkan mendengarkan nyanyian yang baik. Indikasi lain dari narasi Alquran adalah tertuang dalam Q.S. Lukman ayat 6. Dalam ayat tersebut dikatakan “Dan di antara manusia ada yang membeli (menukar) lahwal hadis untuk menyesatkan orang dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikannya ejekan. Bagi mereka siksa yang menghinakan”.

Musik di dunia modern sangat gampang untuk dijumpai seperti misalnya di tempat-tempat perbelanjaan, warung-warung kopi, dan sebagainya, dengan beragam jenis dari musik jazz, dangdut, hingga pop. Di dunia modern pula musik menjadi bagian dari dakwah Islam. Fenomena misalnya seperti pengikut Habib Syekh dan adanya fenomena shalawat modern seperti Nisa Sabyan, Gambus, dan sebagainya. Selain itu, di dunia modern musik juga bisa menjadi media terapi untuk penyembuhan penyakit-peyakit tertentu.

Hadis-hadis tentang musik secara tekstual menimbulkan pemahaman bahwa  musik tidak diperbolehkan dalam Islam. Musik adalah salah satu tradisi bangsa Arab yang tidak bisa tidak meski dijauhi oleh kaum Muslim. Muslim manapun yang mencoba untuk tidak mengindahkan perkataan sang Nabi SAW berarti  ia menetang hukum Tuhan. Muslim di masa Nabi SAW adalah muslim yang benar-benar taat. Taat kepada Nabi SAW dan hukum Tuhan. Apapun yang Nabi SAW katakan, mereka akan dengan serta merta mengikutinya. Tidak ada satupun yang kemudian mempertanyakan, apalagi menentangnya.

Nabi SAW sendiri kini sudah tidak dapat dijumpai lagi, hanya konon segelintir saja yang dapat menemuinya, melalui mimpi. Tentang pribadi dan ajaran-ajaranya kini hanya bisa dinikmati melalui teks-teks warisan para ulama, sebagian, atau bahkan mayoritas kaum Muslim menyebutnya dengan hadis, landasan otoritatif pertama kaum Muslim setelah Alquran. Tradisi Arab tempat di mana Nabi SAW menghabiskan seluruh masa hidupnya adalah satu-satunya pahatan tentang bagaimana hukum-hukum Tuhan dibentuk dan menjadi cermin bagi kaum Muslim saat ini.

Di dunia modern, musik barangkali sesuatu yang kehadirannya telah dulu ada sejak sebelum misalnya, bayi dilahirkan. Musik di dunia modern ini telah memenuhi dan menemani keseharian kaum Muslim. Tradisi bermusik telah menjadi tradisi manusia modern dalam menemani segala aktivitas kesehariannya. Bahkan di kalangan tertentu, musik merupakan sesuatu yang dapat menjadi alternatif pelepas penat, stres, dan sebagainya. Dengan kata lain, musik merupakan sesuatu yang mendatangkan kebaikan. Meskipun di tempat-tempat tertentu, musik menjadi bagian sesuatu yang tidak diperkenankan agama.

Dengan menimbang aspek ajaran universalisme Islam,yang lebih menekankan pada tatanan moral, ketimbang hukum,  melalui pembacaan atas hadis-hadis Nabi SAW musik di dunia modern ini, tidak serta merta dilarang. Musik yang telah menjadi bagian dari kehidupan dunia modern, merupakan hal yang justru meski dimanfaatkan dan dapat mendatangkan kebaikan.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pemkab Sergai Gelar Isra Mi’raj di Serbajadi

Jumat, 11 Maret 2022 - 08:13:13 WIB

INHIKLKLIK.COM, SERGAI, -Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya dan Wak.

Raden Cici Sistiansyah: Sukseskan FSQ ke-XVIII Tahun 2021 Kabupaten Serdang Bedagai

Kamis, 23 September 2021 - 20:08:42 WIB

INHILKLIK.COM, SERGAI,| Dalam mensukseskan penyelenggaraan Festival Seni Qasidah.

Potret Kolam Mewah Kerajaan Majapahit, Ditemukan Usai Ratusan Tahun Tertimbun Lahar

Jumat, 26 Maret 2021 - 17:40:46 WIB

INHILKLIK.COM- Sejarah bangsa Indonesia memang sangat menyenangkan unt.

Bhabinkamtibmas Desa Igal Bripka Firdaus Khotbah Keliling Masjid

Ahad, 21 Maret 2021 - 13:36:21 WIB

INHILKLIK.COM, MANDAH - Bhabinkamtibmas Bripka Firdaus Agusril melaksanakan shalat Jumat keliling.

Kawasan Candi Borobudur akan Dipugar Jadi Cagar Budaya Kelas Dunia

Ahad, 14 Maret 2021 - 14:03:49 WIB

INHILKLIK.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan revitalisasi t.

Arkeolog Temukan Harta Karun dari Periode Awal Islam di Israel

Jumat, 12 Maret 2021 - 13:16:02 WIB

INHILKLIK.COM YERUSALEM - Arkeolog yang menggali kota Ramla di Israel te.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 2 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 3 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 4 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 5 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 6 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 7 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network