Warganet Temukan Burung Berjatuhan dari Langit karena Kabut Asap
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Bukan cuma manusia yang terdampak dari kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Namun hewan termasuk burung juga merasakan dampak negatifnya.
Seperti kabut asap dari kebakaran hutan yang melanda Sumatera dan Kalimantan. Membuat sejumlah burung mengalami hal buruk.
Sebuah video berhasil viral di Twitter setelah memperlihatkan banyak burung berjatuhan dari langit karena kabut asap.
Seorang warganet asal Malaysia bernama Susan Lankester dengan akun Twitter bernama @suelanks membagikan video yang disertai caption cukup menohok terkait kejadian kabut asap.
Video yang ia bagikan berhasil viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 15 ribu Retweet dan 7.200 Like.
Belasan ribu warganet juga ikut mengecam perilaku pembakaran lahan yang dilakukan oleh oknum tertentu melalui kolom komentar di bawahnya.
Susan Lankester dikenal aktif dalam ikut menyuarakan petisi di Change.org terkait dengan kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera yang menyebabkan bencana kabut asap.
![]()
Video yang memperlihatkan banyak burung mati karena kabut asap viral di Twitter. (Twitter/ suelanks)
Dikutip dari World of Buzz, petisi dengan nama "Holding Indonesian and Malaysian governments accountable for the current forest fires/haze" kini telah ditandatangani oleh ribuan orang.
Mereka menyuarakan bahwa kejadian kabut asap sudah melanda Singapura, Malaysia, dan Indonesia selama 20 tahun sehingga beberapa perusahaan yang diduga melakukan pembakaran lahan harus ditindak secara tegas.
Dalam thread serta video yang viral di Twitter, Susan Lankester juga membagikan caption yang bertuliskan "Burung jatuh dari langit karena udara beracun yang kita hirup? Ini karena bisnis tidak bertanggung jawab yang membahayakan manusia & hewan".
![]()
Netizen ini juga aktif menyarakan petisi agar pemerintah Indonesia dan Malaysia bertindak tegas pada perusahaan yang merusak lingkungan dan menyebankan kabut asap. (Twitter/ suelanks)
Masih belum jelas di mana video tersebut diambil, namun dari logatnya, video ini berasal dari sebuah daerah di Indonesia, bukan di Malaysia.
"Kabutnya menggila bung! Gara-gara kabut banyak burung mati. Whuuy, ini burung walet kayaknya ini. Banyak bos..," kata seorang pria di dalam video itu.
Thread dan video tersebut mendapatkan beragam komentar dari warganet.
"Bagian sedihnya, kita harus toleransi pada hal seperti ini setiap tahunnya. Apa yang kira-kira pemerintah lakukan di luar sana?" kata warganet Malaysia bernama @JosephR13358827.
"Ini sangat menyedihkan, lagi-lagi kekejaman manusia membuat makhluk lain menderita," tulis @lamkanahraf.
"Penyu di laut tercekik sampah plastik, kini burung di langit pun mati karena lemas. Hidup manusia modern!" balas @ahnewyear.
sumber: suara.com
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







