• Selasa, 21 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Kisah Nyata! Perjuangan 26 Anak-anak Menyelamatkan Diri Setelah Dikubur Hidup-hidup

Redaksi

Sabtu, 12 Oktober 2019 00:02:35 WIB
Cetak
Kisah Nyata! Perjuangan 26 Anak-anak Menyelamatkan Diri Setelah Dikubur Hidup-hidup

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Pada 15 Juli 1976 sebuah kejadian mengerikan terjadi AS, di mana sekelompok anak-anak sekolah dasar diculik dari bus, lalu dikubur hidup-hidup.

Peristiwa itu dikenang sebagai penculikan massal paling terkenal di Amerika. Selama beberapa tahun, mereka yang selamat dari cobaan mengerikan itu telah menyimpan sendiri mimpi buruk mereka.

Tapi minggu ini, mereka dipaksa untuk menghidupkan kembali memori traumatis itu, karena si penjahat telah mengajukan tawaran pembebasan bersyarat.

Ceritanya dimulai ketika para siswa Sekolah Dasar Dairyland, Chowchilla, di California tengah, melakukan perjalanan ke kolam renang. Mereka berusia lima hingga 14 tahun.

Pada pukul 4 sore, sopir bus, Ed Ray, terpaksa berhenti di jalan berdebu karena dihentikan oleh tiga pria bersenjata.

Mereka memerintahkan Ray, yang saat itu berusia 52 tahun, bersama dengan penumpangnya (tujuh bocah lelaki dan 19 perempuan) untuk masuk ke dua van putih.

Mobil itu kemudian menempuh perjalan selama lebih dari 11 jam ke sebuah tambang batu terpencil di barat Livermore.

Selama perjalanan, beberapa anak muda yang ketakutan mengotori diri mereka sendiri dan muntah karena mabuk.

Jadi untuk menenangkan mereka, anak-anak yang lebih besar mulai bernyanyi. Mereka menyanyikan lagu-lagu seperti Love Will Keep Us Together dan If You're Happy And You Know It.

Meski demikian, tidak ada yang bisa menggoyahkan rasa takut mereka yang terus tumbuh.

 

Kisah Nyata Perjuangan 26 Anak-anak Menyelamatkan Diri Setelah Dikubur Hidup-hidup

Berbicara kepada Daily Mirror, salah satu korban, Larry Park, yang kini berusia 49 tahun, mengataka: “Awalnya kami mengira itu mungkin lelucon yang dilakukan oleh beberapa orangtua tetapi dengan cepat berubah menjadi horor."

“Salah satu dari pria itu memiliki senapan laras ganda, dan gergaji. Saya ingat bahwa pistol diarahkan ke saya seolah-olah itu akan memakan jiwa saya."

“Saat itulah saya menyadari itu sangat buruk dan sangat nyata."

Para penculik telah merencanakan kejahatan mereka selama lebih dari 18 bulan. Mereka terinspirasi oleh film Clint Eastwood 1971 Dirty Harry, di mana seorang pembunuh bernama Scorpio menculik satu bus penuh anak sekolah untuk tebusan.

Mereka menargetkan bus karena mereka percaya anak-anak itu berasal dari daerah kaya.

Setelah tiba di lokasi persembunyian, para penculik meminta anak-anak menyebutkan nama mereka, dan memberikan sepotong pakaian. Itu akan digunakan untuk meminta tebusan.

Selanjutnya, para sandera muda dipaksa untuk menuruni tangga dan masuk ke trailer. Di dalamnya, mereka menemukan beberapa kasur bernoda dan kotor, serta wadah berisi air.

Setelah masuk ke trailer, mereka mendengar para penculik melemparkan tanah, bersama dengan dua baterai traktor untuk menutup lubang palka. Mereka maskud untuk mengubur mereka hidup-hidup, sambil menunggu tebusan.

Orang-orang itu melengkapi trailer dengan kipas bertenaga baterai untuk memberi mereka udara. Tapi suhu di dalam trailer sangat panas.

Anak-anak mulai meraung-raung dalam suhu seperti oven. Sang supir juga ada bersama mereka, dan dia berusaha menghibur mereka. Tapi dia sendiri juga menangis, dan yakin bahwa atapnya akan runtuh.

 

Kisah Nyata Perjuangan 26 Anak-anak Menyelamatkan Diri Setelah Dikubur Hidup-hidup

Ray, yang meninggal pada tahun 2012 dalam usia 91, pernah bercerita bahwa: “Saya ingat anak-anak hanya menjerit dan menangis. Sisi van membungkuk. Aku tahu aku akan mati. Aku tahu itu."

Akhirnya, anak tertua, Michael Marshall yang berusia 14 tahun mengumumkan bahwa dia tidak akan mati tanpa melakukan perlawanan.

Jadi, dia, Ray dan anak sekolah yang lebih tua lainnya mulai menumpuk kasur satu sama lain.

Mereka kemudian naik ke atas dan menggunakan bilah kayu untuk mencoba mendorong piring baja di atap trailer.

Mereka bekerja keras dalam panas yang luar biasa. Anak-anak itu kemudian mengambil air dari wadah dan menuangnya di kepala mereka untuk melawan kelelahan.

Mereka terus mendorong sampai lubang palka terbuka. Setelah itu, mereka terus menggali dari bawah agar bisa keluar dan melarikan diri. Setelah 16 jam dikubur hidup-hidup, Ray dan anak-anak berhasil sampai di atas tanah.

Dan mereka diberkati karena pada saat itu para penculik sedang tidur siang. Jadi mereka dengan tenang melarikan diri ke pos jaga tambang. Di sana mereka meminta pertolongan, dan pihak berwenang dipanggil.

Pada tahap tertentu, para penculik terbangun dan melarikan diri sebelum polisi tiba di tempat kejadian.

Penyelidikan polisi menemukan bahwa trailer tersebut adalah milik putra pemilik tambang, Frederick Woods. Mereka juga menemukan draft catatan tebusan.

Setelah kejadian mengerikan itu, Ed Ray mengalami trauma dan tidak dapat mengingat detail apa pun untuk membantu pihak berwenang menangkap para penculik.

Jadi dia menjalani hipnosis dan bisa mengingat plat nomor salah satu van penculik yang membawa mereka ke tambang.

Sekitar dua minggu kemudian, Woods ditangkap setelah melarikan diri ke Vancouver, British Columbia.

Kaki tangannya, Richard dan James Schoenfeld, menyerah setelah hanya beberapa hari bersembunyi. Ketiganya menerima hukuman penjara seumur hidup setelah mengaku bersalah atas 27 tuduhan penculikan.

Kisah Nyata Perjuangan 26 Anak-anak Menyelamatkan Diri Setelah Dikubur Hidup-hidup

Namun, sejak saat itu, hampir semua anak dihantui dengan cobaan mengerikan itu.

Larry, yang diculik bersama adik perempuannya mengakui bahwa penculikan itu sangat mempengaruhi hubungan mereka berdua.

“Dia belum memeluk saya sejak 1976. Efeknya pada keluarga dan saya sangat besar. Setiap malam sebagai seorang anak, saya akan mendapat mimpi buruk melawan zombie. Berdarah, berdarah, dan menakutkan," katanya.

"Jika ruangan itu gelap, aku akan melihat wajah-wajah zombie di atas tempat tidurku. Jadi saya selalu tidur dengan lampu menyala."

Dan ketika dia besar, Larry beralih ke narkoba untuk mematikan ingatannya tentang apa yang telah terjadi.

“Saya kecanduan narkoba selama lebih dari 20 tahun karena apa yang terjadi. Kami semua menemukan cara untuk menyembunyikan rasa sakit, dan cara saya adalah narkoba."

“Saya tidak hanya menggunakan narkoba, saya juga menjual narkoba untuk mendukung kebiasaan saya. Jadi, saya menghabiskan seumur hidup masuk dan keluar dari penjara dan institusi mental.”

Satu dekade yang lalu akhirnya Larry memutuskan untuk membalikkan keadaannya.

“Saya bangun pada suatu pagi dan menyadari bahwa semua rasa sakit, kebencian dan kepahitan yang saya pegang tidak menghukum para penculik. Sebaliknya, itu membunuhku."

Setelah sembilan tahun, Larry sekarang telah bersih dan telah menulis sebuah buku tentang pengalaman traumatisnya.

Luar biasanya, ia juga bertemu dengan para penculik secara berhadap-hadapan, termasuk Richard Schoenfeld setelah ia dibebaskan bersyarat pada tahun 2012 dan James yang dibebaskan pada 2015. Namun hal itu akhirnya membuatnya tenang.

”Kisah ini bagi saya adalah penebusan dan pengampunan. Saya telah mengunjungi masing-masing penculik. Saya telah mengampuni mereka dan saya telah meminta pengampunan untuk mereka."

Minggu ini, 43 tahun setelah penculikan, Woods mengajukan tawaran untuk pembebasan.

Namun, pada hari Selasa, permohonan berusia 67 tahun itu ditolak untuk ke-17 kalinya. Dan dia diberitahu bahwa dia akan tetap berada di balik jeruji besi setidaknya selama lima tahun lagi, karena perilaku buruk.

Langkah ini disambut baik oleh sebagian besar korban. Tapi Larry percaya bahwa penculiknya harus diberi kesempatan kedua.


sumber: Rakyatku.com/Gil


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

Peristiwa

Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius

Jumat, 12 September 2025 - 21:15:15 WIB

Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .

Peristiwa

SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:21:10 WIB

TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.

Peristiwa

Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran

Jumat, 09 Mei 2025 - 11:55:51 WIB

Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.

Peristiwa

Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo

Kamis, 08 Mei 2025 - 22:40:03 WIB

Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
18 Maret 2026
Pemdes Sungai Intan Gelar Patroli Poskamling, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di Bulan Ramadhan
12 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 2 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 3 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 4 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
  • 5 DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
  • 6 PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
  • 7 Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network