• Sabtu, 18 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Candaan Teman Makan Korban, Sinta Lumpuh dan Anggun Patah Tulang Belakang Gara-gara Kursi Ditarik

Redaksi

Senin, 30 Desember 2019 23:57:24 WIB
Cetak
Candaan Teman Makan Korban, Sinta Lumpuh dan Anggun Patah Tulang Belakang Gara-gara Kursi Ditarik

INHILKLIK.COM, MADURA - Bercanda tarik kursi saat teman atau kenalan hendak duduk sering dilakukan di masyarakat kita.

Candaan seperti ini biasa dilakukan anak remaja usia sekolah.

Tapi ternyata menarik kursi saat teman hendak dukuk ini berbahaya.

Teman anda bisa mengalami kelumpuhan. Tidak percaya?

Pertama, menimpa Sinta Auliya warga Jakarta Selatan.

Peristiwa kedua dialami Anggun siswi di SMAN 1 Pademawu, Pamekasan, Madura.

Kasus candaan tarik kursi yang dialami Sinta Auliya saat ini sedang ramai diperbincangkan di Twitter.

Perempuan ini mengalami lumpuh selama 3 bulan akibat terjatuh dari kursi yang ditarik temannya.

Cerita itu dibagikan akun Twitter @jelebgt, Sinta Auliya, warga Jakarta Selatan. Ia pernah mengalami kelumpuhan akibat gurauan temannya.

Cerita Sinta dibagi ulang lebih dari 26.000 kali dan disukai lebih dari 30.000 akun.

Kisah Sinta ini menjadi pengingat, agar berhati-hati melakukan candaan yang kerap dilakukan ini.

Peristiwa 9 tahun lalu

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Sinta mengatakan, kejadian itu benar dialaminya pada 2013.

Ia jatuh saat kursi yang akan didudukinya ditarik oleh temannya. Kala itu, Sinta duduk di Kelas 7 SMP.

Kelumpuhan Sinta tidak langsung terjadi. Sejak jatuh, ia merasakan efek rasa sakit. Sejumlah pengobatan ia jalani.

Namun, ia tidak bisa berjalan dan rasa sakit semakin parah ketika dirinya memasuki kelas 10 SMA.

“Jatuh tahun 2013, operasi tahun 2016,” ujar Sinta, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (27/12/2019).

Setelah terjadinya peristiwa itu, Sinta berobat ke rumah sakit dan pengobatan alternatif. Namun, sakit yang ia rasakan semakin parah.

“Setelah dirontgen dan MRI dan baru tahu penyakitnya,” kata dia.

Setelah mengetahui kondisi tulangnya, dokter menyarankan agar dilakukan operasi. Akan tetapi, Sinta menghendaki terapi ringan saja.

Ia kemudian disarankan untuk melakukan fisioterapi. Namun keadaan tulangnya tak kunjung membaik.

“Akhirnya dokter nyuruh aku buat operasi, aku sempat enggak ke rumah sakit 1 bulan karena aku takut. Itu bukan operasi biasa. Tulang ekor itu katanya bahaya banget makanya aku takut di situ dan makin depresi,” ujar dia.

Sinta akhirnya mengikuti anjuran dokter untuk dioperasi setelah kondisinya semakin parah, tak bisa jalan dan duduk.

Operasi yang ia lakukan adalah operasi tulang ekor dan perbaikan tulang belakang.

“Alhamdulillah operasi lancar, aku dioperasi selama 5 jam di RS Pelni Jakarta Barat , Desember tahun 2016,” kisah Sinta.

Kepada Sinta, dokter mengatakan, tulangnya tak akan sembuh total dan sewaktu-waktu akan kambuh kembali.

Putus asa

Ketika kondisinya semakin parah, Sinta sempat tiga bulan mengalami kelumpuhan. Ia mengalami stress dan putus asa.

Sejak itu, ia harus terus-terusan minum obat penenang dan tak bisa melakukan apa-apa.

Jangankan untuk berjalan, berdiripun Sinta mengaku tak bisa. Sinta mengatakan, ia harus berjalan ngesot ketika akan ke toilet.

“Selama sakit aku cuma tiduran aja di kasur dan aku ngerasa enggak berguna dan hampir nyerah waktu itu,” kata Sinta.

Kekhawatiran juga menghampiri ketika gurunya menyebutkan bahwa masalah di tulang ekor akan menyebabkan susah untuk memiliki anak.

“Disitu letak ingin berhenti hidup hahahah setelah guru gue ngomong gitu gue enggak masuk sekolah 2 minggu karena stress,” ujar Sinta.

Akibat kejadian ini, Sinta juga harus mengubur impiannya untuk mendaki gunung.

Ia tak boleh membawa barang berat dan tak bisa berjalan jauh.

“Kalau naik gunung kan bawa carrier berat, terus trek gunung enggak mungkin banget bisa aku laluin,” cerita Sinta.

Melalui akun Twitter-nya, Sinta mengatakan, membagikan kisahnya agar menjadi pelajaran orang lain agar tidak sembarangan dalam bercanda.

Selain itu, ia juga menyarankan agar tidak menyepelakan jika terjatuh dan mengalami rasa sakit pada tulang.

“Oh iya, tolong, tolong banget. Kalau kamu pernah jatuh entah jatuh duduk atau jatuh yang bikin tulang kamu sakit. Cepat-cepat bilang ke orangtua sebelum terlambat,” kata Sinta.

Saat ini, Sinta mengaku kondisinya sudah membaik. Sinta sudah menjalani hari seperti biasa dan kini tengah kuliah semester 3 di salah satu universitas di Jakarta Selatan.

Anggun Patah Tulang Belakang

Beberapa waktu yang lalu beredar sebuah video sebuah candaan anak SMA yang berakibat fatal, viral di media sosial.

Dalam video tersebut memperlihatkan seorang remaja perempuan yang dikabarkan adalah seorang anak SMA sedang menangis kesakitan karena mengalami cedera tulang belakang.

Awalnya video ini diunggah oleh sebuah akun Facebook Andy Shubhan pada Rabu (4/9/2019) lalu dilansir Suar pada (5/9/2019).

Namun video ini telah direpost dan dibagikan oleh warganet untuk di sebarluaskan dan memberi peringatan bagi yang sering bercanda bermain menggeser kursi.

Remaja perempuan dalam video tersebut diketahui bernama Anggun.

Anggun merupakan seorang siswi di SMAN 1 Pademawu, Pamekasan, Madura.

Anggun dikabarkan mengalami cidera tulang belakang ini akibat ulah candaan yang terjadi di sekolahnya.

Candaan tersebut diketahui adalah dengan cara menarik kursi hingga mengakibatkan korban jatuh di lantai.

Anggun yang tidak mengetahui apa-apa pun akhirnya menjadi korban candaan tersebut.

Anggun yang terjatuh karena candaan kursi yang digeser tersebut akhirnya terjatuh dan mengerang kesakitan setelahnya.

Menurut postingan yang beredar, Anggun kini tidak bisa duduk dan menangis kesakitan karena cedera patah tulang belakang karena candaan tersebut.

Pada video yang diposting tersebut Anggun pun terdengar menangis dan mengeluh kesakitan dengan sedikit kurang bisa berbicara karena rasa sakitnya tersebut.

Dalam unggahan ini warganet @makassar_iinfo menuliskan: "SEBAGAI RENUNGAN BERSAMA

Hati-Hati jangan sampai terulang kembali.

Menarik kursi saat temannya mau duduk, mengakibatkan orang lain mengalami kecelakaan

Hingga menyebabkan patah tulang belakang.

KRONOLOGIS:

Pada hari Selasa tgl 03-09-2019 pkl 10.15 WIB, Kejadian di SMAN 1/Pademawu.

Anggun, Mengalami patah tulang belakang akibat candaan temannya yang kelewatan.

Saat mau duduk, kursinya ditarik oleh salah satu temannya.

Akibatnya, Anggun terjatuh dan mengerang kesakitan.

Anggun merupakan siswi kelas 1 SMAN 1/ Pademawu putri dari Bapak Abd.Qafur warga Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu - Pamekasan.

Sampai saat ini yg bersangkutan tidak bisa duduk dan terus-menerus menangis kesakitan akibat tulang belakang nya patah," tulis akun Andy Shubhan.

Postingan pun menjadi viral dan menjadi bahan renungan bersama.

Lebih berbahaya lagi jika tidak hanya tulang malah saraf pada tulang belakang ikut tercederai karena candaan tersebut.

Apa Itu Cedera Saraf Tulang Belakang?

Dikutip dari Alodokter, cedera saraf tulang belakang adalah kondisi di mana terjadi kerusakan atau luka pada saraf yang terletak di saluran (kanal) tulang belakang.

Rusaknya saraf tulang belakang umumnya disebabkan oleh kecelakaan saat berkendara, berolahraga, atau kekerasan fisik.

Saraf tulang belakang adalah saraf yang berperan pada proses pengiriman sinyal dari otak ke seluruh tubuh, dan begitu pun sebaliknya.

Jika saraf tulang belakang mengalami kerusakan, akan menyebabkan gangguan pada beberapa fungsi tubuh, seperti hilangnya sensor motorik dan kendali gerak.

Pada dasarnya gejala yang muncul akibat cedera saraf tulang belakang dapat berbeda-beda pada tiap orang, tergantung letak cedera dan keparahan kondisi yang diderita.

Beberapa gejala yang umum muncul pada penderita cedera saraf tulang belakang adalah:

1. Kehilangan kemampuan mengendalikan gerak.

2. Mengalami impotensi.

3. Sakit kepala.

4. Kehilangan kendali pada proses buang air kecil atau besar.

5. Mengalami gangguan pernapasan.

6. Batuk.

7. Pingsan.

8. Posisi kepala yang tidak normal.

9. Terdapat bagian tubuh yang terasa sakit atau nyeri.

10. Kehilangan indera peraba atau sensorik, seperti tidak bisa merasakan panas, dingin, atau sentuhan.

 

 

Sumber : bangkapos.com
https://bangka.tribunnews.com/2019/12/28/candaan-teman-makan-korban-sinta-lumpuh-dan-anggun-patah-tulang-belakang-gara-gara-kursi-ditarik?page=4


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network