Amerika Serikat 'Serang' Industri Baja dan Besi Iran
INHILKLIK.COM, IRAN - Pemerintah Amerika Serikat memberikan serangan balik terhadap Iran. Namun serangan kali ini bukanlah sebuah roket. Melainkan sanksi.
Amerika Serikat memberlakukan sanksi tambahan terhadap Iran. Hukuman ini diberikan akibat serangan terhadap pasukan AS di Irak pekan ini.
Hal itu dibenarkan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan pada hari Jumat lalu, dikutip dari Aljazeera, Sabtu (11/1/2020).
"Kami mengumumkan sanksi tambahan terhadap rezim Iran," kata Mnuchin pada konferensi pers Gedung Putih dengan Sekretaris Negara Mike Pompeo.
Sanksi itu akan menargetkan industri Iran, termasuk produsen baja dan besi, serta setidaknya delapan pejabat senior Iran, Mnuchin menambahkan.
Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS
INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.
Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran
INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.
Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS
INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.
Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent
INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.
Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya
INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar
INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.
iKlik Network







