Akibat Serangan Iran, 11 Tentara Amerika Gegar Otak
INHILKLIK.COM, IRAN - Sekitar 11 anggota militer Amerika Serikat mendapat gejala gegar otak setelah serangan rudal Iran beberapa waktu lalu.
Serangan pada 8 Januari adalah pembalasan atas serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad pada 3 Januari yang menewaskan Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds elit Pengawal Revolusi Iran, dikutip dari Aljazeera, Sabtu (18/1/2020).
Presiden AS Donald Trump dan militer AS mengatakan tidak ada korban setelah serangan terhadap pangkalan udara Ain al-Asad di Irak barat dan sebuah fasilitas di wilayah Kurdi utara.
Pada saat serangan itu, sebagian besar dari 1.500 tentara AS di pangkalan telah terselip di bunker, setelah peringatan terlebih dahulu dari atasan.
"Sementara tidak ada anggota layanan AS yang tewas dalam serangan Iran 8 Januari di pangkalan udara al-Asad, beberapa dirawat karena gejala gegar otak dari ledakan dan masih dinilai," kata Kapten Bill Urban, juru bicara Komando Pusat AS, dalam sebuah pernyataan. pada hari Kamis.
Sebagai langkah kehati-hatian, beberapa anggota layanan dibawa ke fasilitas AS di Jerman atau Kuwait untuk "penyaringan lanjutan," tambahnya. "Ketika dianggap layak untuk bertugas, anggota layanan diharapkan untuk kembali ke Irak."
Dilaporkan dari Washington, DC, Gabriel Al Jazeera dari Al Jazeera mengatakan banyak dari pasukan itu disaring karena gegar otak, yang menurut otoritas AS adalah hal biasa.
"Ledakan dari rudal dapat menyebabkan bangunan berguncang dan berderak dan dapat menyebabkan gegar otak, bahkan bagi orang-orang yang berada di luar zona dampak langsung," kata Elizondo.
Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS
INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.
Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran
INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.
Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS
INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.
Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent
INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.
Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya
INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar
INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.
iKlik Network







