Lelaki Tionghoa Pembuat Batu Nisan Muslim, ini Kisahnya
INHILKLIK.COM, MALAYSIA - Adalah Kuah Leong Chuan, lelaki Tionghoa yang sudah membuat batu nisan dari granit bagi klien-klien Muslim. Mengutip Says, Kamis (23/1/2020), pekerjaan ini disebut sudah ditekuni sejak lebih dari 40 tahun lalu.
Berdasarkan laporan The Vocket, Kuah sudah bergelut di bisnis ini sedari berusia 20 tahun. Sebagai seorang remaja, ia belajar membuat batu nisan dari mendiang ayahnya.
Lelaki yang tinggal di Kuala Selangor, Malaysia, ini menggunakan metode tradisional pembuatan batu nisan dengan material utuh berupa blok granit. Dari situ, dengan menggunakan tangan, batu tersebut dibentuk sesuai pesanan.
Free Malaysia Today menulis, setiap batu nisan rata-rata memakan waktu empat hari pembuatan, tergantung ukuran yang diminta. Sedangkan, bentuk batu nisan dikatakan bergantung pada usia dan jenis kelamin mendiang.
Di usia yang sudah menginjak 64 tahun, Kuah dilaporkan masih cekatan memahat, membentuk, dan menuliskan tulisan Arab di batu nisan pesanan pelanggan.
Keterangan demi keterangan di batu nisan kurang lebih ia tuliskan dengan hati-hati, sehingga memakan waktu hingga satu jam.
Salah Satu Pembuat Batu Nisan Granit Terakhir di Malaysia
Keteguhan hati dalam mempertahankan metode dan meterial membuat Kuah disebut sebagai salah satu pembuat batu nisan granit terakhir di Malaysia.
Pada Bernama, lelaki paruh baya itu menyebut dirinya merupakan generasi kelima di keluarga yang bekerja sebagai pembuat batu nisan.
"Buyut saya dulunya membuat batu nisan untuk orang Tionghoa. Tapi, berganti klien (ke Muslim) setelah banyak permintaan yang masuk," tuturnya.
Sayang, Kuah mengatakan, ia tak bisa menurunkan keahlian membuat batu nisan dari granit ke anak-anaknya, lantaran mereka kurang tertarik.
"Dulu mungkin (mau jadi pembuat batu nisan) karena tak banyak opsi pekerjaan yang bisa dilakukan," ucapnya.
Sumber: liputan6.com
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
Tembilahan – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh Bhabin.
Menyebrangi sungai demi sampai ke lokasi ketahanan pangan Bhabinkamtibmas Polsek Tembilahan Laksanakan kontrol tanama jagung di Seberang Tembilahan Selatan
Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, BRIPTU KUKUH TRI KURNIA.
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan
Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabink.
Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
TEMBILAHAN – Menginjak usia 18 tahun pada Jumat (22/5/2026), Universitas Islam Indragiri (UNISI.
iKlik Network







