Dikarantina Dalam Kapal, Penumpang Mengaku Ditawari Roti Basi
INHILKLIK.COM, JEPANG - Cerita pilu datang dari para penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina oleh pemerintah Jepang sejak Selasa (4/2).
Kapal yang membawa 2.500 penumpang dan 1.000 awak tersebut dievakuasi setelah seorang penumpangnya yang turun pada akhir Januari lalu dikonfirmasi positif terpapar wabah virus novel corona (2019-nCoV).
Setelah mendapatkan informasi tersebut, pemerintah lalu mengkarantina dan mengerahkan tim medis ke dalam kapal. Hasilnya, 10 orang positif corona. Dan pada Rabu (5/2), 10 orang lainnya juga dikonfirmasi terpapar.
Semasa karantina, pihak berwenang mengharuskan semua penumpang untuk tetap tinggal di kamarnya selama 14 hari. Dimuat Business Insider, banyak penumpang akhirnya frustasi dengan keadaan tersebut.
Bukan hanya harus tinggal di tempat yang sempit dengan keadaan yang bisa dikatakan mencekam, namun makanan yang disediakan juga mulai kurang layak. Cerita ini pun sudah dibagikan oleh para penumpang kapal di media sosialnya masing-masing.
Misalnya, David Abel, yang mengunggah beberapa video ke halaman Facebooknya. Abel yang menyewa kamar yang terbilang eksklusif dengan adanya balkon mengaku khawatir dengan banyaknya penumpang lain yang dikarantina di kamar yang lebih murah tanpa jendela.
“Bisakah kamu bayangkan? Itu akan seperti dikunci dalam lemari pakaian, bukan?" ujarnya kepada Washington Post.
“Tidak ada udara segar. Tidak ada cahaya alami. Itu benar-benar harus menjadi neraka hidup bagi mereka," lanjutnya.
Selain Abel, ada juga pasangan Alan dan Wendy Steele yang bulan madunya dibayangi oleh corona.
Mereka mengaku ditawari roti basi dan ham untuk makan siang. Makanan selama karantina tersebut jauh dari makanan yang ditawarkan pada saat pelayaran.
“Kami pada dasarnya diperlakukan seperti kami adalah tahanan dan penjahat saat ini. Itulah yang kami rasakan," kata mereka.
Seorang penumpang lainnya, Masako Ishida juga mengungkapkan dia justru baru pertama kali mendengar karantina dari sebuah artikel online dan bukan dari pihak berwenang.
Sumber: Rmol.id
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







